• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Supaya Pembayaran Gaji dan Insentif Tak Tertinggal, Sekda Minta Data TK2D Diserahkan

by BontangPost
10 Agustus 2017, 12:07
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Foto wajah: Irawansyah (DOK)

Foto wajah: Irawansyah (DOK)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Timur (Kutim) Irawansyah meminta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) setempat untuk dapat segera menyerahkan validasi data Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D). Sebab, data tersebut menjadi acuan pemerintah untuk menganggarkan alokasi dana pembayaran gaji dan insentif pegawai tersebut.

“Jadi datanya harus benar-benar dicek. Supaya nanti di perubahan semuanya bisa masuk. Jadi bisa dihitung berapa dana yang harus dialokasikan,” ucap Irawansyah.

Khusus untuk Dinas Pendidikan, kata dia, data TK2D harus benar-benar dicek. Sebab, jumlahnya cukup banyak. Selain itu anggaran yang dialokasikan juga cukup besar. Karena tidak hanya gaji yang diberikan, namun juga insentif.

“Begitu juga dengan TK2D di Dinas Kesehatan juga perlu diperhatikan. Kami tidak ingin ada lagi yang tertinggal,” sebutnya.

Baca Juga:  Kenyamukan Dilirik jadi Kampung Wisata 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim Zainuddin Aspan mengatakan, jumlah TK2D yang terdata saat ini sebanyak 8.884 orang. Jumlah ini meningkat lebih banyak dari 2016 yang sekitar 6.000 orang. Penambahan ini terjadi karena adanya pengangkatan baru bagi guru, penyuluh pertanian, dan tenaga kesehatan. Terutama mereka yang selama ini bertugas di pedalaman dan sudah mengabdi hingga puluhan tahun.

“Jadi kebijakan ini diambil karena setelah melakukan kunjungan di kecamatan, bupati banyak menemukan tenaga di sekolah, puskesmas atau desa dan kecamatan yang masih berstatus honor. Padahal mereka sudah lama mengabdi. Makanya agar statusnya jelas, bupati mengambil kebijakan agar mereka bisa diangkat jadi TK2D,” sebut Zainuddin.

Baca Juga:  PDAM Ubah Haluan dari Solar ke PLN 

Lanjut Zai, penambahan tenaga honorer daerah ini sebenarnya masih sejalan dengan program Bupati Kutim dalam melakukan pembangunan terutama mulai dari daerah pinggiran. Maksudnya, bukan hanya sekedar membangun sarana fisiknya saja, namun juga peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Jadi fasilitasnya ada, tenaganya juga siap,” kata Zai. (aj)

Tags: gajiSangatta Posttk2d
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Utang Lahan Pemkab Dibayarkan di 2018 

Next Post

WASPADA!!! Makan Permen Tengkorak,  7 Siswa Keracunan 

Related Posts

Gaji Rp 5 Juta Bakal Kena Pajak 5 Persen
Nasional

Gaji Rp 5 Juta Bakal Kena Pajak 5 Persen

3 Januari 2023, 12:00
Rencana Pengangkatan Guru Honorer jadi TK2D, Prioritaskan yang Telah Lama Mengabdi
Bontang

Rencana Pengangkatan Guru Honorer jadi TK2D, Prioritaskan yang Telah Lama Mengabdi

19 Mei 2020, 14:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.