• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

WASPADA!!! Di Kutim, Kejahatan Seksual pada Anak Meningkat

by BontangPost
27 Agustus 2017, 12:04
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Delapan Bulan, Kejari Catat  25 Kasus

SANGATTA – Kejahatan seksual terhadap anak makin menjadi. Pasalnya, hingga Agustus sebanyak 25 kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Kutai Timur (Kejari Kutim).

Kajari Kutim Mulyadi mengaku, miris dengan fenomena  kasus kejahatan seksual terhadap anak di Kutim. Karena, untuk tahun ini terjadi peningkatan jumlah kasus.

“Selama satu dua bulan ini, lagi banyak kasus asusila yang kami terima,” aku Mulyadi didampingi Kasi Pidana Umum Amanda.

Mirisnya, lanjut dia, dari beberapa kasus ternyata pelakunya merupakan orang dekat korban sendiri. Seperti ayah tiri, saudara, atau majikan tempat orang tua korban bekerja.

“Makanya kami lihat kasusnya. Jika perbuatan pelaku berat dan berulang, apalagi punya hubungan keluarga dengan korban, pemberian hukuman berat jadi pertimbangan. Termasuk penerapan pasal kebiri. Seperti kasus ayah yang menyetubuhi anak tirinya, yang kami tuntut dua belas tahun,” sebutnya.

Baca Juga:  Pembenahan Infrastruktur dan Sungai Diprioritaskan 

Mulyadi mengatakan, fenomena tingginya kasus kejahatan seksual terhadap anak ini, kuat dugaan karena lemahnya pengawasan orang tua terhadap anak mereka. Padahal orang tua wajib memantau perilaku dan kondisi anak.

Selain itu, juga perlunya pengawasan terhadap perilaku orang-orang dekat, seperti tetangga dan juga teman dekat atau teman sepermainan anak. Terlebih, perilaku salah orang tua dengan membebaskan anak berpacaran juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kejahatan seksual terhadap anak.

“Lemahnya pengawasan dan perhatian orang tua terhadap anak juga menjadi penyebab anak berperilaku menyimpang dalam pergaulan. Sehingga membuat anak terjerumus pada upaya kejahatan atau kriminal,” ujar Mulyadi.

Selain itu, sebagai upaya pencegahan, tambah dia, sosialisasi terkait pencegahan tindak pelecehan dan kekerasan terhadap anak dan perempuan, serta kenakalan anak juga perlu ditingkatkan. Meskipun benteng utama dalam mencegah kasus tersebut adalah kembali lagi pada orang tua dan keluarga.

Baca Juga:  Bawa Sabu 0,42 Gram, Pria Pengangguran Dibekuk Polisi

Serta anak selalu diiringi penguatan pada pembekalan agama di lingkungan keluarga. Sehingga tak hanya orang tua sebagai panutan, akan tetapi anak juga memahami bahwa harus berperilaku hidup dan berteman secara sehat.

“Penguatan terhadap anak itu harus dari dalam rumah. Kami dan pemerintah itu sifatnya hanya membantu,” tutupnya. (aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: asusilakriminalSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pedagang Sapi Kurban Keluhkan Minim Keuntungan

Next Post

Hasil Sidak Polres Kutim di THM, Tiga Orang Positif Konsumsi Sabu

Related Posts

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat
Bontang

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat

30 Desember 2025, 13:29
Tiga Kasus Kriminalitas Tertinggi di Bontang Tahun Ini, Mulai Curanmor hingga Penggelapan
Kriminal

Tiga Kasus Kriminalitas Tertinggi di Bontang Tahun Ini, Mulai Curanmor hingga Penggelapan

31 Desember 2024, 11:38
Tak Terima Diputusin, Pemuda asal Balikpapan Sebar Video Asusila dengan Mantan
Kriminal

Tak Terima Diputusin, Pemuda asal Balikpapan Sebar Video Asusila dengan Mantan

4 September 2024, 11:12
Pecahkan Kaca Rumah, Warga Berbas Pantai Tewas Bersimbah Darah
Bontang

Pecahkan Kaca Rumah, Warga Berbas Pantai Tewas Bersimbah Darah

30 Oktober 2022, 14:21
Usai Bakar Istri, Suami di Balikpapan Berusaha Bunuh Diri
Kriminal

Usai Bakar Istri, Suami di Balikpapan Berusaha Bunuh Diri

20 September 2022, 21:29
Usai Kepergok Bercumbu dengan Pacar, Malah Diperkosa
Kriminal

Usai Kepergok Bercumbu dengan Pacar, Malah Diperkosa

28 Maret 2022, 17:19

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.