• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Gara-gara ada Aksi Lain, Sopir Truk Tunda Demo

by BontangPost
9 September 2017, 11:49
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
TUNDA : Sekelompok warga Bontang Lestari yang memiliki profesi sebagai sopir truk batu memastikan menunda aksi demo sembari menunggu hasil rapat yang digelar Senin depan.(DOK/BONTANG POST)

TUNDA : Sekelompok warga Bontang Lestari yang memiliki profesi sebagai sopir truk batu memastikan menunda aksi demo sembari menunggu hasil rapat yang digelar Senin depan.(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Senin Rapat di Setwan, Berharap Petinggi Indominco Hadir

Aksi turun ke jalan yang digagas oleh sopir truk pengangkut batu di pos kilometer 10 PT Indominco Mandiri (IMM) urung digelar. Semula aksi ini akan dilakukan Kamis (7/9), namun menurut perwakilan warga, Ichal penundaan akibat adanya aksi di tempat lain. Sehingga setelah koordinasi dengan pihak Polres Bontang disarankan agar diundur.

“Karena ada agenda lain yaitu aksi Aliansi Bontang Peduli Rohingya. Saya menghargai kepolisian, karena kalau kami paksakan jumlah personel aparat akan terpecah,” kata Ichal.

Di samping itu, penundaan juga lantaran wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif juga menghimbau agar dilakukan pertemuan sekali lagi antara perwakilan warga dengan manajemen perusahaan PT IMM. Harapannya, pada saat rapat yang rencananya akan digelar Senin depan, muncul sebuah keputusan dari petinggi manajemen.

“Rabu saya dihubungi oleh Bakhtiar Wakkang (anggota DPRD Bontang, Red.) meminta aksi demo tunda dulu, karena petinggi Indominco yang sedang menjalankan ibadah haji dipastikan sudah datang,” ungkap pria berdomisili di RT 10 Nyerakat Kiri ini.

Baca Juga:  Taman Bersemi Perlu ‘Campur Tangan’ Pemkab

Pada saat itu, ia dan perwakilan warga langsung melakukan rapat koordinasi. Disepakati penundaan aksi demo dilakukan sembari menunggu hasil rapat yang akan digelar di Sekretariat DPRD.

Menurutnya, jikalau hasil rapat tidak memihak kepada perwakilan warga maka ada dua langkah yang akan dilakukan oleh mereka. Yakni berkoordinasi dengan DPRD untuk dapat bertemu dengan manajemen pusat PT IMM di Jakarta dan tetap menggelar aksi demo pekan depan.

Diwartakan, keputusan yang diberikan oleh PT Indominco Mandiri (IMM) atas permasalahan penghadangan truk pengangkut batu milik warga Bontang Lestari nampaknya tidak sesuai dengan keinginan warga. Menurut keterangan warga, Ichal, PT IMM tetap tidak memperbolehkan warga melintas Jalan hauling melalui pos kilometer 10, setelah diberi deadline oleh DPRD sebelum Iduladha agar kasus ini diselesaikan.

“Ada informasi dari Lurah Bontang Lestari, pihak manajemen bertamu pada Kamis (31/8) membawa penyampaian manajemen. Warga tetap tidak bisa melalui jalan hauling, sedangkan pembuatan jalan khusus, mereka (manajemen, Red.) akan mempertimbangkannya,” ujar Ichal.

Baca Juga:  Dokumen Perda RTRW Diminta Dievaluasi

Menanggapi keputusan manajemen, malam harinya para sopir truk melakukan koordinasi dengan mengelar rapat. Hasilnya diputuskan bahwa sopir truk akan menggelar aksi pada Kamis (7/9) mendatang dengan kekuatan personel sejumlah 300 orang dan 50 truk.

Warga menuntut tiga hal, pertama diperbolehkannya kembali warga melewati jalan hauling melalui pos kilometer 10. Menurut pria yang berdomisili di RT 10 Nyerakat Kiri ini, ada aturan spesial yang diterapkan oleh pihak perusahaan.

“Dari total jalan 18 kilometer yang ada, kenapa satu kilometer saja yang tidak diperbolehkan dilewati, sementara sisanya boleh. Mengapa saya bisa bilang begitu, karena samping kiri-kanan dari jalur tambang ialah kebun milik warga,” ungkapnya.

Kedua, terjadi kesenjangan perihal jumlah tenaga kerja yang ada di perusahaan batu bara tersebut. Ia berani memastikan bahwa sejumlah 95 persen tenaga kerja berasal dari luar pulau Kalimantan.

Baca Juga:  Ratusan Pendemo Bentrok dengan Polisi

“Saya sering bertanya kepada mereka (karyawan, Red.) mengenai asal mereka. Rata-rata menjawab dari pulau Jawa,” tambahnya.

Tuntutan yang terakhir berkaitan dengan fasilitas sarana yang didapatkan oleh masyarakat Bontang Lestari yang sebagian besar menjadi petugas perlindungan masyarakat (Linmas). Mereka tidak memperoleh fasilitas antar-jemput. Hal tersebut yang membuat terjadi kecelakaan sebulan yang lalu.

“Jadi saya tekankan alasan bahwa penutupan jalan karena keselamatan itu salah. Karena kecelakaan terjadi satu bulan yang lalu, sementara penutupan sudah terjadi sekitar dua bulan,” papar pria yang juga berprofesi menjadi sopir truk ini.

Disamping itu, warga Nyerakat Kiri juga dirugikan dengan akses jalan yang ada, mengingat kondisi bahu jalan menjadi sempit. Ditambah dengan tidak ada rambu-rambu lalu-lintas. Sementara, kecepatan kendaraan perusahaan tergolong masih terlalu cepat yakni 50 kilometer per jam. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: demodprdsopir
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WASPADA!!! Kasus Pelecehan Turun, Narkoba Naik, KPAI Klaim Dampak Sosialisasi

Next Post

Yusuf Mansur Palsu Ngibul soal TNI

Related Posts

Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur
Kaltim

Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur

12 April 2026, 21:40
Aktivis Mahasiswa Khariq Ditangkap Polda Metro Jaya di Bandara, tanpa Surat Perintah
Nasional

Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Tiga Orang Tewas

30 Agustus 2025, 09:09
Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Demo Mahasiswa Bontang Tuntut Tuntaskan Banjir, Ini Kata Pemkot
Bontang

Demo Mahasiswa Bontang Tuntut Tuntaskan Banjir, Ini Kata Pemkot

12 September 2022, 15:43
Dinkes-KB Dinilai Kecolongan
Bontang

Dinkes-KB Dinilai Kecolongan

22 Desember 2018, 17:50
Lintas Komisi ke Karang Paci
Bontang

Lintas Komisi ke Karang Paci

21 Desember 2018, 17:30

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.