• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkait Penempatan Lapak Pasar Rawa Indah, UPTD Pasar Prioritaskan Pedagang Lama 

by BontangPost
1 Oktober 2017, 11:54
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BAKAL DITEMPATI: Hanya pedagang lama yang terdaftar sebelum peristiwa kebakaran Pasar Rawa Indah pada tanggal 12 Juni 2013 dan yang masih mempunyai surat sewa lapak nantinya yang berhak menduduki lapak bangunan pasar baru.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

BAKAL DITEMPATI: Hanya pedagang lama yang terdaftar sebelum peristiwa kebakaran Pasar Rawa Indah pada tanggal 12 Juni 2013 dan yang masih mempunyai surat sewa lapak nantinya yang berhak menduduki lapak bangunan pasar baru.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

“Intinya yang akan kami prioritaskan di Pasar Rawa Indah yang baru adalah pedagang lama sebelum kebakaran, yang masih aktif dan punya surat,” Haedar– Kepala UPTD Pasar

BONTANG – Bangunan Pasar Rawa Indah baru nantinya akan diprioritaskan untuk pedagang lama. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar, Haedar mengatakan hal tersebut mengacu pada saat peristiwa kebakaran dahulu yang terjadi pada 12 Juni 2013.

“Intinya yang akan kami prioritaskan di Pasar Rawa Indah yang baru adalah pedagang lama sebelum kebakaran, yang masih aktif dan punya surat,” kata Haedar.

Sehubungan dengan perubahan jumlah pedagang nantinya akan tetap diakomodir setelah kuota prioritas itu terpenuhi. Nantinya UPTD Pasar melakukan verifikasi data berdasarkan waktu yang tertera surat sewa lapak yang dimiliki pedagang.

Baca Juga:  Dampak Banjir, Pasar Jadi Sepi Pembeli 

“Kami mungkin ada kebijakan buat pedagang baru,” ungkapnya.

Menurutnya, jumlah lapak bangunan pasar baru terdapat 1.000 lebih, sedangkan jumlah lapak pada saat kebakaran di bawah angka 1.000. Jumlah pedagang di pasar sementara berkisar 700 orang.

Permasalahannya bisa saja satu pedagang mempunyai lebih dari satu lapak. Menanggapi hal ini, pihak UPTD Pasar akan mengambil keputusan saat bangunan baru tersebut selesai, tentunya dengan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diatasnya.

“Pedagang bisa mempunyai lebih dari 1 petak , tapi yang jelas pemerintah membangun petak ini sesuai yang terbakar dulu itu, tapi ini kan nanti berkembang, nanti kami diskusi ke pimpinan dahulu. Adapun nanti apabila ada yang tidak mendapat, pedagang apa dulu, apakah pedagang sekarang, yang kita utamakan pedagang aktif saat itu,” ujarnya.

Baca Juga:  800 Lapak di Pasar Taman Rawa Indah Bontang Tidak Aktif Disegel UPT

Ia menambahkan dari jumlah pedagang pada saat kebakaran, terdapat beberapa pedagang yang izin kepadanya dikarenakan kekurangan modal untuk membuka lapaknya di pasar sementara. Ia mengapresiasi tindakan tersebut dikarenakan tidak menyewakan kepada pedagang lainnya, tetapi diserahkan kembali ke UPTD Pasar.

“Saya salut seperti itu, artinya tidak disewakan ke orang lain,” paparnya.

Dikatakannya, harga sewa lapak di Bontang sangatlah murah, jika dibandingkan dengan daerah lain di Prov Kaltim. Oleh karena itu, ia heran jika masih ada warga yang menyoroti kebijakan pemerintah daerah.

“Di Bontang tarif paling murah, jadi kalau dibilang pemerintah disini tidak berhasil, keliru itu,” tuturnya.

Ke depan, pengelolaan pasar akan diubah berdasarkan sistem teknologi yang berkembang. Salah satunya pembayaran biaya retribusi pedagang bisa langsung bekerja sama dengan perbankan dan akses masuk kendaraan akan melalui portal yang telah disediakan.

Baca Juga:  Dipercaya Cegah Corona, Kunyit, Jahe dan Temulawak Diincar Warga

“Manajemen pasar akan meningkat, kemungkinan kami akan kerja sama dengan perbankan, siapa yang tidak membayar bulan itu kelihatan. Sistem diubah menyesuaikan perkembangan teknologi,” ujar Haedar. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Lapak PedagangPasarrawa indah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

1.500 Blangko Sudah Tiba dari Provinsi, Pencetakan KTP-el Dilanjutkan

Next Post

APBD-P Berpotensi Alami Penurunan 

Related Posts

800 Lapak di Pasar Taman Rawa Indah Bontang Tidak Aktif Disegel UPT
Bontang

800 Lapak di Pasar Taman Rawa Indah Bontang Tidak Aktif Disegel UPT

8 Juni 2025, 11:28
Pedagang di Jalan KS Tubun Dapat Surat Peringatan Kedua
Bontang

Pedagang di Jalan KS Tubun Dapat Surat Peringatan Kedua

12 Desember 2022, 11:00
Material Bangunan Pasar Sementara Rawa Indah Dibongkar
Bontang

Material Bangunan Pasar Sementara Rawa Indah Dibongkar

17 Juni 2021, 15:00
Program Betah Dinilai Tak Efektif
Advertorial

Program Betah Dinilai Tak Efektif

6 Oktober 2020, 10:00
Geliatkan Perekonomian, OPD Diberi Jadwal Belanja di Pasar
Bontang

Geliatkan Perekonomian, OPD Diberi Jadwal Belanja di Pasar

23 September 2020, 12:30
Kebakaran di Tanjung Laut Indah, 12 Rumah Dilahap Jago Merah
Bontang

Kebakaran di Tanjung Laut Indah, 12 Rumah Dilahap Jago Merah

12 Agustus 2020, 07:27

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.