Siap Sinergikan Command Center Polres dan Pemkot Bontang
BONTANG – Pemkot Bontang menyambut baik kedatangan Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin yang melakukan roadshow Kamtibmas di Bontang. Tiba di Bontang sejak Jumat (27/10), Safaruddin disambut Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bersama suaminya Sofyan Hasdam dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Bandara Badak LNG.
Neni menyambut baik kedatangan Kapolda Kaltim ke wilayah teritorialnya, yakni Kota Taman. “Ini merupakan hal yang bagus. Lebih-lebih untuk wawasan kebangsaan,” tutur Neni.
Selain itu, Neni pun menyatakan pihaknya siap menyinergikan Bontang Command Center milik Polres dan Pemkot Bontang.
Acara Silaturahim Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin di Auditorium Taman 3 Dimensi Bontang dengan dihadiri FKPD serta tokoh masyarakat Bontang dan para satgas anti narkoba sekolah dilakukan pada Jumat (27/10) lalu. Acara tersebut juga dirangkai dengan penandatangan berita acara serah terima bangunan Mako Polres Bontang secara simbolis, dan penukaran plakat.
Dalam sambutannya, Neni mengatakan bahwa masyarakat Bontang akan sama-sama mendengar arahan dari Kapolda Kaltim. “Saya hadir karena akan ada penandatanganan penyerahan Mako Polres Bontang yang dilengkapi sarana dan prasarananya,” jelas Neni.
Hal tersebut sebagai bentuk upaya agar Polres bisa melakukan tugasnya dengan baik yakni melayani, mengayomi, dan melindungi. Mudah-mudahan dengan sapras yang disediakan, masyarakat Bontang tidak kesulitan lagi untuk mengurus keperluannya seperti membuat SIM. Apalagi, saat ini dikatakan Neni sudah ada aplikasi SIM online dan juga Bontang Command Center (BCC). “Bontang juga punya command center, sehingga tahun depan bisa disinergikan dengan BCC milik Polres Bontang,” ujarnya.
Neni pun mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin. Dia mendoakan semoga Allah SWT selalu memberkahinya. “Semoga apa yang dicita-citakan pak Kapolda dapat tercapai,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase yang juga Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Kapolda Katim. Basri menyatakan, jika berbicara narkoba di Bontang, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo saat ini sudah darurat narkoba. Maka dari itu, perang melawan narkoba harus terus digalakkan. Apalagi, Kaltim saat ini berada dirangking ke-3 terkait kasus narkoba. Sementara Bontang berada di peringkat ke-4. “Sejak kami dilantik kami sudah mendapat instruksi dari Gubernur Kaltim untuk melakukan sosialisasi menanggulangi narkoba, Alhamdulillah dari peringkat ke-2 turun menjadi peringkat ke-4,” bebernya.
Bontang juga sudah melantik Satgas Anti Narkoba di beberapa sekolah dan target semua sekolah. Sementara itu, Basri juga mengatakan bahwa BNNK Bontang menggandeng perusahaan untuk bekerjasama. Sehingga setiap penerimaan karyawan diwajibkan melampirkan surat bebas narkoba. “Untuk PCC, kami telah mengkrosceknya dan di Bontang nihil. Saya minta arahan dan petunjuk dari Kapolda terkait penanggulangan bahaya narkoba,” pintanya.
Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Pol Safaruddin mengatakan, hebatnya silaturahmi dapat memanjangkan umur dan memperbanyak rezeki. Sehingga, semakin banyak orang yang dikenal, maka semakin banyak juga rezeki dari orang-orang yang telah dikenal. Apalagi, sedekah kepada orang yang bersilaturahmi merupakan kebaikan yang dijanjikan dan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda.
“Saya berterima kasih kepada masyarakat Bontang. Karena selama saya jadi Kapolda, Alhamdulillah situasi di Bontang tetap aman dan kondusif,” jelas Safaruddin saat silaturahim dengan tokoh masyarakat bontang di Auditorium Taman 3 Dimensi, Jumat (27/10) kemarin.
Situasi di Bontang yang tetap aman dan kondusif ini, dikatakan Safaruddin bukan merupakan keberhasilan polisi. Karena anggota Polri di Polres Bontang jumlahnya tidak terlalu banyak dan tidak mungkin polisi membuat aman Kaltim dan Bontang tanpa bantuan semua pihak. Tetapi kondusifitas di Bontang ini berkat peran serta semua masyarakat Bontang. “Harapan saya, teruskan kerja sama memelihara keamanan di Bontang. Karena merasa aman merupakan kebutuhan utama bagi semua orang,” ungkapnya.
Acara pun dilanjutkan dengan dialog bersama tokoh masyarakat Bontang dan pembagian piagam penghargaan.(ra/mga)







