BONTANG – Setelah lama tak terdengar adanya laporan kemunculan buaya di Sungai Bontang Kuala, belum lama ini kejadian tersebut kembali terulang. Seekor buaya dewasa tampak muncul “berjemur” di pinggiran sungai tak jauh dari lokasi RT 19 Bontang Kuala. Sontak saja, kejadian ini pun menimbulkan kepanikan tersendiri bagi sebagian warga yang melihat.
“Memang sudah sering naik berjemur ke darat. Tapi tetap saja membahayakan warga. Saya khawatir kalau ke depan akan memakan korban,” kata Yono, salah satu warga Bontang Kuala.
Dirinya pun meminta kepada pemerintah atau pihak terkait lainnya untuk peduli dan menindaklanjuti kejadian ini, sehingga warga yang tinggal di sekitaran sungai bisa tinggal dan nyaman tanpa dihantui rasa was-was.
Dikonfirmasi terpisah, Staf Keamanan dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kelurahan Bontang Kuala Kunsari menuturkan, adanya kemunculan buaya ini diakuinya bukan hal yang baru. Apalagi ketika kondisi air sungai yang meluap ketika hujan. Ditambah lagi, tidak adanya turap di sekitaran sungai sehingga menyebabkan buaya dengan mudah naik ke darat.
“Memang sudah banyak laporan warga. Baik komplain karena ayam peliharaannya yang diterkam buaya, sampai pernah buaya naik ketika warga sedang asyik menjemur pakaian,” terangnya.
Meski begitu, pihaknya mengaku sudah pernah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Taman Nasional Kutai (TNK) untuk tindaklanjutnya. Namun memang kemunculan buaya ini tak menentu waktunya.
Sehingga dirinya berpesan kepada warga, untuk selalu waspada, menjaga kebersihan sekitar, serta tidak membuang sampah ataupun sisa makanan di sungai yang dapat membuat potensi kemunculan buaya.
“Kami juga berharap di sekitaran sungai ada plang permanen berisi peringatan buaya, agar warga maupun masyarakat yang melintas bisa lebih waspada lagi,” tukasnya. (bbg)







