• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Habis Beras, Pemerintah Bakal Impor Garam Industri

by M Zulfikar Akbar
20 Januari 2018, 08:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
IMPOR GARAM: Pemerintah memutuskan untuk mengimpor garam industri sebanyak 3,7 juta ton demi memenuhi kebutuhan industri dalam negeri. (ANTARA FOTO/Saiful Bahri)

IMPOR GARAM: Pemerintah memutuskan untuk mengimpor garam industri sebanyak 3,7 juta ton demi memenuhi kebutuhan industri dalam negeri. (ANTARA FOTO/Saiful Bahri)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah memutuskan untuk mengimpor garam industri sebanyak 3,7 juta ton demi memenuhi kebutuhan industri dalam negeri. Garam impor ini rencananya dimanfaatkan oleh lebih dari 100 perusahaan yang bergerak di sektor seperti petrokimia, kaca, lensa, hingga makanan dan minuman.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, keputusan ini dihasilkan dari rapat koordinasi terbatas berdasarkan masukan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selaku pemberi rekomendasi impor dan Kementerian Perindustrian yang mengetahui angka alokasi garam industri. Impor ini masih diperlukan sebab Indonesia masih belum bisa memproduksi garam industri dengan kadar Natrium Chlorida (NaCl) dengan kadar 97,4 persen.

Darmin melanjutkan, impor ini tidak akan digelontorkan secara bertahap, namun akan dikucurkan per bulan tergantung kemampuan penyerapan industri. “Kami akhirnya memutuskan impor garan industri sebesar 3,7 juta ton per bulan, tapi kan tiak sekaligus juga, lihat dulu paling kemampuan industri berapa sebulannya,” ujar Darmin ditemui di kantornya, Jumat (19/1).

Baca Juga:  Setelah di Pedalaman, Kini Harga Garam Naik dan Langka di Sangatta

Darmin melanjutkan, awalnya terdapat perdebatan ihwal volume garam industri yang sedianya akan diimpor. Sebab, sebelumnya ada ketidaksesuaian data antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kemenperin. Ia mengatakan, Kemenperin meminta agar keran impor garam industri dibuka sebanyak 3,7 juta ton. Tetapi, KKP ingin bahwa rekomendasi impor diberikan untuk 2,2 juta ton terlebih dulu, lalu jumlahnya bisa menyesuaikan sesuai kebutuhan. Darmin menjelaskan, KKP masih mengutip angka berdasarkan rapat sebelumnya.

Namun, Darmin tidak setuju jika rekomendasi impor diberikan secara pasrial. Sebab, ia takut rekomendasi impor tidak kunjung terbit meski industri tengah membutuhkan garam tersebut. “KKP tetap meminta bahwa rekomendasi impor garam industri sebanyak 2,2 juta ton dulu saja tahun ini, tapi data Kementerian Perindustrian bilang 3,7 juta ton. Saya sebagai yang Menko di bidang ini kemudian tak ingin kejadian seperti tahun-tahun kemarin terulang lagi, ketika ada situasi tertentu malah tidak keluar rekomendasinya,” ungkap dia.

Baca Juga:  Keran Impor Jagung Dibatasi hingga Maret

Berharap Hanya Sekali Setahun

Karena angkanya sudah ditetapkan di awal, Darmin berharap rekomendasi impor garam industri ini hanya diterbitkan sekali dan berlaku sepanjang tahun ini. Artinya, jumlah impor garam industri pun dipatok hanya 3,7 juta ton dan tidak bertambah lagi sepanjang tahun ini.

Dengan ini, artinya skema impor garam industri sudah berubah dibanding tahun lalu. Di tahun sebelumnya, pemerintah tidak memberikan batasan terkait jumlah impor garam yang bisa diimpor. Maka dari itu, Darmin tak heran jika realisasi impor garam industri di tahun lalu lebih banyak dibanding volume impor garam industri tahun ini. “Untuk garam industri, kami tidak memerlukan rekomendasi setiap impor lagi. Ini akan dilakukan Menteri Perdagangan dengan batas 3,7 juta ton itu. Sebelumnya ini tidak ada batas,” jelasnya.

Baca Juga:  Kaltim Impor Komoditas Rp62,9 Triliun

Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa industri tentu terbantu dengan sistem importasi garam industri yang baru ini. Menurut dia, terlalu banyaknya rekomendasi impor garam industri dari KKP ini justru menghambat ekspansi beberapa perusahaan di Indonesia. “Kemarin kan terjadi beberapa penundaan (impor garam industri), sehingga beberapa investor termasuk beberapa negara yang sudah berinvestasi doi Indonesia sudah melayangkan surat,” pungkas Airlangga. (gir)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Garamimpor
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ternyata ini Dampak Buruk Membentak Anak

Next Post

ASTAGA!! Satu Bangunan Beserta Isinya Hanyut di Laut

Related Posts

Modus Impor Batu Bata, Mobil Mewah Selundupan Asal Singapura-Jepang Rugikan Negara Rp 48 M
Nasional

Modus Impor Batu Bata, Mobil Mewah Selundupan Asal Singapura-Jepang Rugikan Negara Rp 48 M

18 Desember 2019, 12:00
Harga Bawang Putih Naik Dua Kali Lipat, Pemerintah Kembali Rencanakan Impor
Kaltim

Harga Bawang Putih Naik Dua Kali Lipat, Pemerintah Kembali Rencanakan Impor

24 April 2019, 20:00
Ini Penyumbang Kemiskinan Terbesar di Kaltim
Kaltim

Kaltim Impor Komoditas Rp62,9 Triliun

6 Februari 2019, 10:30
Mengais Rezeki di Momen Pergantian Tahun 
Nasional

Keran Impor Jagung Dibatasi hingga Maret

30 Januari 2019, 15:30
26 Importir Diizinkan Pasok Bawang Putih
Breaking News

26 Importir Diizinkan Pasok Bawang Putih

22 April 2018, 07:00
Kebijakan Impor Daging Kerbau Disorot
Breaking News

Kebijakan Impor Daging Kerbau Disorot

23 Januari 2018, 07:10

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.