• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Harga Bawang Putih Naik Dua Kali Lipat, Pemerintah Kembali Rencanakan Impor

by M Zulfikar Akbar
24 April 2019, 20:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
JAGA PASOKAN: Isran Noor (empat kiri) meninjau harga bahan pokok di Pasar Segiri, Selasa (23/4).CATUR/KALTIM POST

JAGA PASOKAN: Isran Noor (empat kiri) meninjau harga bahan pokok di Pasar Segiri, Selasa (23/4).CATUR/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA- Pemerintah berupaya menstabilkan harga bawang putih jelang Ramadan dan Idulfitri dengan membuka keran impor. Pasalnya, harga bawang putih di pasaran saat ini sedang melambung. Biasanya hanya Rp 25 ribu per kilogramnya, namun saat ini sudah mencapai Rp 50 ribu.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda mengatakan, kenaikan harga jelang Ramadan merupakan hal biasa, karena hampir semua daerah terjadi. Hal itu terjadi akibat meningkatnya permintaan barang. Tapi kenaikan harga tidak terlalu berfluktuasi besar, sehingga masih bisa diatasi.

“Kita berusaha memantau 34 provinsi di Indonesia agar seluruh stok terjamin dan tidak menyebabkan kenaikan harga,” ujarnya saat inspeksi dadakan di Pasar Segiri, Samarinda, Selasa (23/4). Meski ada kenaikan harga, dia menilai Kaltim sebagai salah satu daerah yang sangat bagus dalam menerapkan harga bahan makanan. Hampir semua sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Baca Juga:  Modus Impor Batu Bata, Mobil Mewah Selundupan Asal Singapura-Jepang Rugikan Negara Rp 48 M

Ini dapat dipenuhi karena stok di Kaltim sangat tercukupi. Berdasar laporan yang ia terima, Bulog sudah menyediakan 21 ribu ton beras, sedangkan kebutuhan hanya 3.000 ton per bulan. Artinya stok beras di Bulog cukup hingga beberapa bulan ke depan.

“Sejak dua hari lalu sudah dilakukan pemantauan harga di Balikpapan dan Samarinda. Dari 14 komoditas yang dipantau ada beberapa yang sudah mengalami kenaikan harga seperti bawang putih. Harganya di pasaran sudah mencapai Rp 50 ribu,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, pemerintah sudah menggelontorkan komoditas yang mengalami kenaikan. Seperti Balikpapan sudah diberikan stok bawang putih sebesar 2,5 ton, Samarinda 11 ton. “Itu harus bisa membantu menurunkan harga yang sudah cukup tinggi di pasaran,” katanya.

Baca Juga:  Bawang Putih Merangkak Naik

Dia mengatakan, untuk bawang putih saat ini 90 persen masih impor. Oleh karena itu, pihaknya berusaha menjaga kestabilan harga mungkin dengan memasok lebih banyak bawang impor. Tingginya impor bawang saat ini masih dibutuhkan untuk kestabilan harga.

“Permintaan yang cukup banyak membuat harga di pasaran meningkat tajam. Kita masih butuh impor agar harganya lebih rendah. Namun, kita tetap tingkatkan produktivitas bawang dalam negeri. Agar sedikit demi sedikit bisa mengurangi ketergantungan impor dengan pemenuhan kebutuhan dari petani lokal,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa observasi di pasar tradisional dan distributor. Untuk suplai bahan pangan di Samarinda dan sekitarnya cenderung aman. Hanya, di beberapa yang sudah mengalami kenaikan harga, seperti cabai, bawang putih, dan bawang merah.

Baca Juga:  Kebijakan Impor Daging Kerbau Disorot

“Untuk suplai sangat aman. Kenaikan ini disebabkan kebiasaan harga yang sudah naik. Makanya kita imbau masyarakat jangan panik dan membeli berlebihan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau untuk para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan karena permintaan yang melonjak. Boleh menaikkan tapi jangan terlalu tinggi, agar tidak memengaruhi inflasi Kaltim. “Kenaikan harga pasti terjadi. Namun, kami berusaha menekan agar kenaikannya tidak terlalu memberikan tekanan terhadap tingkat inflasi kita,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga bawangimpor
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ingin Lepas dari Isolasi, Warga Sekerat Dukung Pabrik Semen

Next Post

Lestarikan Terumbu Karang, Pupuk Kaltim Ajak Kelompok Kimasea Produksi Terumbu Buatan

Related Posts

Harga Bawang Merah Meroket, Kini Tembus Rp 50 Ribu Per Kilogram
Bontang

Harga Bawang Merah Meroket, Kini Tembus Rp 50 Ribu Per Kilogram

12 Mei 2020, 15:30
Modus Impor Batu Bata, Mobil Mewah Selundupan Asal Singapura-Jepang Rugikan Negara Rp 48 M
Nasional

Modus Impor Batu Bata, Mobil Mewah Selundupan Asal Singapura-Jepang Rugikan Negara Rp 48 M

18 Desember 2019, 12:00
Ini Penyumbang Kemiskinan Terbesar di Kaltim
Kaltim

Kaltim Impor Komoditas Rp62,9 Triliun

6 Februari 2019, 10:30
Mengais Rezeki di Momen Pergantian Tahun 
Nasional

Keran Impor Jagung Dibatasi hingga Maret

30 Januari 2019, 15:30
26 Importir Diizinkan Pasok Bawang Putih
Breaking News

26 Importir Diizinkan Pasok Bawang Putih

22 April 2018, 07:00
Dirjen Minta Harga Bawang Ditekan
Kaltim

Dirjen Minta Harga Bawang Ditekan

18 April 2018, 11:33

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.