• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Diduga Terlibat Korupsi Dana Hibah, Anggota Panwaslu Diberhentikan Sementara 

by BontangPost
9 Maret 2018, 11:33
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul (Dok Metro Samarinda)

Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul (Dok Metro Samarinda)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Anggota Komisioner Panwaslu Balikpapan, Jumiko, akhirnya diberhentikan sementara oleh Bawaslu Kaltim. Keputusan tersebut diambil setelah bersangkutan ditahan pihak kejaksaan. Jumiko diduga melakukan korupsi dana hibah pemilihan kepala daerah tahun 2014-2015.

Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul mengungkapkan, keputusan tersebut diambil setelah melakukan rapat internal bersama komisioner lainnya, Kamis (8/3) kemarin. Tindakan tersebut diambil dengan tujuan agar yang bersangkutan fokus menjalani proses hukum di pengadilan.

“Sejak hari ini (kemarin, Red.) kami menetapkan yang bersangkutan diberhentikan sementara dari keanggotaan Panwaslu Balikpapan. Setelah ini, akan ada langkah lebih lanjut dari Bawaslu untuk menentukan status yang bersangkutan di Panwaslu,” katanya.

Setelah pemberhentian sementara tersebut, lanjut dia, Bawaslu akan segera menyampaikan laporan ke Bawaslu RI dan Badan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Setelah laporan diproses, akan ada keputusan lanjutan terkait status Jumiko sebagai anggota Panwaslu Balikpapan.

Baca Juga:  Harga Sembako Terpantau Stabil 

Ia menegaskan, pemberhentian secara tetap dari keanggotaan Panwaslu bisa saja diambil. Mekanismenya, Bawaslu provinsi menyampaikan laporan pada Bawaslu RI, bahwa yang bersangkutan tidak lagi bisa menjalankan tugas sebagai anggota Panwaslu.

“Maksimal tiga bulan berhalangan tetap, yang bersangkutan bisa diberhentikan secara tetap. Nanti Bawaslu RI dan DKPP yang akan memberhentikannya. Bisa saja yang bersangkutan diberhentikan secara tetap sebelum tiga bulan, tetapi kami belum bisa mengambil langkah itu,” ujar Saipul.

Pemberhentian secara tetap juga bisa diambil Bawaslu RI dan DKPP, jika Kejaksaan menetapkan Jumiko dinyatakan secara sah melakukan tindak pidana korupsi. Karena itu, terbuka kemungkinan untuk melakukan pergantian antar waktu.

“Kalau nanti dinyatakan sebagai terdakwa atau tiga bulan tidak lagi bisa menjalankan tugas, maka langkah pemberhentian secara tetap akan kami lakukan. Tetapi ini masih menunggu proses hukum dan hasil konsultasi dengan Bawaslu RI,” ucapnya.

Baca Juga:  Putusan PN Samarinda Dipertanyakan 

Demi menstabilkan kinerja Panwaslu Balikpapan, Divisi Pengawasan yang dipegang Jumiko, dialihkan pada Ketua Panwaslu. “Karena divisi ini menjadi unsur utama dalam pemilu, jadi harus segera diambil alih anggota yang lain,” ujarnya.

Ketua Panwaslu Balikpapan, Ahmad Aziz mengatakan, setelah Jumiko ditahan kejaksaan, pihaknya mengambil langkah cepat dengan melakukan pembagian tugas  di internal Panwaslu.

“Divisi yang dipegang pak Jumiko, diserahkan pada saya. Sedangkan pengawasan di wilayah kecamatan, kami upayakan berbagi tugas dengan anggota komisioner lain, masing-masing mengawasi tiga kecamatan,” ungkapnya.

Selain melakukan pembagian tugas, demi tetap memaksimalkan kinerja pengawasan menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, dirinya akan meningkatkan kinerja pengawasan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Baca Juga:  PAN Segera Buka Lowongan

“Meski pak Jumiko tidak lagi bisa menjalankan tugas, saya akan dibantu pegawai dan Panwascam. Kami akan tetap bekerja seperti biasa, walaupun terjadi penambahan tugas, tetapi kami upayakan tetap menjalankan tugas dengan baik,” katanya.

Sehari sebelumnya, Jumiko ditahan pihak Kejaksaan Negeri Balikpapan. Ia diduga melakukan tindak pidana korupsi dana hibah tahun anggaran 2014/2015 senilai Rp 969 juta. Jumiko ditahan bersama dua pegawai Panwaslu lainnya yang juga diduga terlibat dalam kasus serupa. (*/um)

Tags: Bawaslu Kaltimkasus korupsiMetro Samarindapanwaslu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hanya Tiga Orang PPK di Pileg dan Pilpres

Next Post

Gubernur “Kritik” Rizal Effendi 

Related Posts

Kejari Bontang Temukan Kejanggalan Lift Pasar Tamrin Rp3,7 Miliar, Komponen Diduga Dirakit di Balikpapan
Bontang

Kejari Bontang Temukan Kejanggalan Lift Pasar Tamrin Rp3,7 Miliar, Komponen Diduga Dirakit di Balikpapan

24 Oktober 2026, 13:10
Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat
Kriminal

Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat

15 Desember 2025, 16:57
Hasil Survei KPK Tempatkan Kutim Daerah Paling Rentan Korupsi di Kaltim, Ini Kata Bupati
Kaltim

Hasil Survei KPK Tempatkan Kutim Daerah Paling Rentan Korupsi di Kaltim, Ini Kata Bupati

12 Desember 2025, 19:05
Sikapi Survei KPK, Wawali Bontang; Evaluasi Secara Menyeluruh
Bontang

Sikapi Survei KPK, Wawali Bontang; Evaluasi Secara Menyeluruh

12 Desember 2025, 11:11
Hasil SPI KPK 2025 Kaltim; Pemkab Kutim Paling Rentan Korupsi, Berikut Peringkat Bontang
Kaltim

Hasil SPI KPK 2025 Kaltim; Pemkab Kutim Paling Rentan Korupsi, Berikut Peringkat Bontang

10 Desember 2025, 21:36
Kasus Korupsi RPU di Kutim Mengemuka, Bupati Pilih Tidak Berkomentar
Kriminal

Kasus Korupsi RPU di Kutim Mengemuka, Bupati Pilih Tidak Berkomentar

7 Desember 2025, 14:25

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.