• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sulitnya Memasarkan ‘Si Manis’ Asal Kutim 

by BontangPost
20 Maret 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
KHAS KUTIM: Hadrah dan anaknya sedang memamerkan produk buatannya, Senin (19/3).(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

KHAS KUTIM: Hadrah dan anaknya sedang memamerkan produk buatannya, Senin (19/3).(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Warga di Desa Kandolo, Kabupaten Kutai Timur mengembangkan gula aren yang berasal dari pohon areh genjah khas daerah tersebut. Hadrah, salah seorang pembuat gula aren mengatakan, dirinya ingin terus memproduksi gula. Tidak hanya gula aren, dirinyapun membuat serbuk jahe instan. Baginya produk buatannya merupakan ciri khas pangan asal Kutim.

“Kami akan terus membuat produk tersebut. Tidak hanya gula, kami juga membuat serbuk jahe instan. Kami optimis hasil buatan kami akan terus bertahan,” ujarnya saat saat ditemui di posko pamerannya, di Bontang Mangrove Park, Senin (19/3).

Ia menyadari banyaknya gula yang dijual di pasaran dengan berbagai merk. Namun tidak ada satupun yang sejenis dengan buatannya. Ia merasa sangat bersyukur dengan bantuan dari semua pihak, sehingga produksinya tetap berjalan sejak 2007 silam.

Baca Juga:  NGERI!!! Serempet Fuso, Tangan Putus, Tewas di TKP

“Sekira lebih dari 10 tahun saya memproduksi jualan saya. Saya sangat berterimakasih untuk Dinas Perkebunan Kutim, TNK, dan semua pihak lainnya. Demi mempertahankan produk tersebut, saya mengajarkan pada anak untuk meneruskan usaha ini,” ucapnya.

Namun menurut Hadrah, sejumlah kendala dalam pengembangan penjualannya kerap dihadapinya. Salah satunya pemasaran yang masih sulit, terutama di Kutim.

“Untuk penjualan masih agak sulit. Bahkan di Kutim sendiri masih minim pemasaran. Namun terkadang pegawai dinas sering membantu untuk memasarkan jika ada pameran. Mereka sangat menyenangi gula kami yang lebih manis dan rendah kalori,” kata Hadrah.

Kepala Balai Taman Nasional Kutai (TNK), Nur Patria mengatakan  pembuat gula aren genjah hanya ada di Kutim. Kami membantu mulai dari penanaman pohon aren jenis tersebut. Hingga cara pengemasan beserta memberi alat bantu kemas. Selain itu juga teknik pemasaran sudah kami ajarkan. Dirinya berharap agar produk tersebut semakin berkembang dan mampu meningkatkan taraf hidup.

Baca Juga:  Tak Targetkan Emas, IPSI Prioritaskan Proses

“Kami sangat mendukung masyarakat yang memiliki inisiatif tinggi. Produk mereka sangat baik, sehingga harus terus bertahan. Kami akan selalu berusaha membantu sebisanya,” tutupnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Sangatta PostUMKM
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ananda Belahan Hati Bunda

Next Post

Kembangkan Sektor Pariwisata di Sangatta Selatan, ‘Hidupkan Kembali’ BPPUTK

Related Posts

DKUMPP Bontang Data Pelaku UMKM, Asdar; Tahap Awal via WhatsApp
Bontang

DKUMPP Bontang Data Pelaku UMKM, Asdar; Tahap Awal via WhatsApp

3 Juli 2025, 13:20
Kabar Gembira untuk UMKM, Perbankan Genjot KUR Lebih Banyak Tahun ini
Nasional

Kabar Gembira untuk UMKM, Perbankan Genjot KUR Lebih Banyak Tahun ini

26 Januari 2024, 16:00
Pelaku Bisnis Kerajinan Tak Bisa Maksimalkan Potensi Pelaksanaan MTQ
Bontang

Pelaku Bisnis Kerajinan Tak Bisa Maksimalkan Potensi Pelaksanaan MTQ

10 Juni 2021, 15:31
1.262 UMKM Diajukan Terima BLT
Bontang

1.262 UMKM Diajukan Terima BLT

22 September 2020, 07:27
Pangan Stabil Jelang Ramadan
Bontang

Dongkrak Ekonomi Usai Pandemi, Kadin Siapkan Strategi Bisnis

14 Mei 2020, 21:00
Pemprov Diminta Tegas Awasi TKA
Bontang

UMKM Sulit Akses Jasa Perbankan, Pemkot Dorong Perbankan Permudah Pengkreditan

14 Mei 2019, 14:31

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.