• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pelaku Bisnis Kerajinan Tak Bisa Maksimalkan Potensi Pelaksanaan MTQ

by Fitri Wahyuningsih
10 Juni 2021, 15:31
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Ketua Asosiasi Industri Kerajinan (Asik) Bontang Hadarudin mengatakan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) cukup berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan mereka beberapa hari ini. Kendati begitu, jumlahnya tak terlalu signifikan. Mengingat masih ada sejumlah pembatasan yang pemerintah terapkan.

”Ya, alhamdullilah ada lah. Lumayan bila dibanding hari biasa,” kata Hadaruddin ketika disambangi bontangpost.id di Ido Niaga, Jalan Sultan Hasanuddin, Berbas Pantai, Bontang Selatan, Kamis (9/6/2021) siang.

Pelaku industri kerajinan tak bisa maksimal menyerap potensi bisnis selama event akbar ini digelar. Mengingat pemerintah melarang mereka menjajakan produk langsung di seluruh venue MTQ. Yang jumlahnya ada 10 venue.

Pembatasan ini diambil sebab pemerintah menghindari potensi kerumunan yang diciptakan pembeli dan pedagang. Sebabnya, opsi yang ditawarkan kala itu, pengrajin boleh menampilkan produk di venue, tapi tak perlu dijaga. Cukup ditampilkan saja.

Baca Juga:  Mudahkan Permodalan UMKM, Berharap Pajak Meningkat

”Kalau cuma didisplay, ya untuk apa. Kan begitu,” ujanya.

Tidak hilang akal, Asik menawarkan usulan alternatif ke pemerintah melalui Diskop-UKMP. Agar mereka tetap bisa diberdayakan. Yakni, mengarahkan seluruh delegasi kafilah dan tamu pemerintah keliling ke sentra kerajinan atau pusat cinderamata. Selain di Ido Niaga, pusat cideramata di Bontang berpusat di UKM Center, Jalan HM Thamrin, Api-Api, Bontang Utara.

”Kami tawarkan seperti itu, bisa di UKM Center, Ido Niaga, atau tempat lain,” ungkapnya.

Usulan itupun diterima. Usai berlaga, sebut Hadaruddin, delegasi kafilah biasanya diantar penghubung (Liaison officer/LO) untuk menyambangi sentra kerajinan. Hadarudin mengaku, cara itu rupanya cukup mendongrak pendapatan mereka. Khusunya di Ido Niaga. Tempat ia berdagang juga. Meski begitu, nilainya tak terlalu signifikan. Mengingat tak seluruh delegasi atau tamu pemerintah diarahkan keliling sentra kerajinan. Hanya beberapa saja.

Baca Juga:  Produk UMK Bontang Siap Dipasarkan Di Dunia Maya

Hadarudin menaksir, ada sekitar 100-an tamu MTQ yang menyambangi Ido Niaga. Mereka tidak datang bersamaan. Namun berdasar daerah asal masing-masing. Dari tamu-tamu tersebut, tentu tak semua melakukan transaksi. Dia menaksir, peningkatan omzet pengrajin di Ido Niaga selama MTQ berada di angka 60-70 presen.

”Sebenarnya masih kurang. Tapi tetap harus disyukuri. Jelas ada peningkatan kalau dibanding hari biasa,” ungkapnya. (*)

Tags: Pelaku UsahaUMKM
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Alasan Kunjungi Kerabat, Polisi Pergoki Istri Berduaan dengan Pria Lain di Hotel

Next Post

Basri Rase Janji Prioritaskan Pembangunan di Kampung Sidrap

Related Posts

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas
Pemkot Bontang

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas

7 Agustus 2026, 11:00
DKUMPP Bontang Data Pelaku UMKM, Asdar; Tahap Awal via WhatsApp
Bontang

DKUMPP Bontang Data Pelaku UMKM, Asdar; Tahap Awal via WhatsApp

3 Juli 2025, 13:20
Kabar Gembira untuk UMKM, Perbankan Genjot KUR Lebih Banyak Tahun ini
Nasional

Kabar Gembira untuk UMKM, Perbankan Genjot KUR Lebih Banyak Tahun ini

26 Januari 2024, 16:00
1.262 UMKM Diajukan Terima BLT
Bontang

1.262 UMKM Diajukan Terima BLT

22 September 2020, 07:27
Pangan Stabil Jelang Ramadan
Bontang

Dongkrak Ekonomi Usai Pandemi, Kadin Siapkan Strategi Bisnis

14 Mei 2020, 21:00
Pemprov Diminta Tegas Awasi TKA
Bontang

UMKM Sulit Akses Jasa Perbankan, Pemkot Dorong Perbankan Permudah Pengkreditan

14 Mei 2019, 14:31

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.