• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Trump Duluan, Kondom Kemudian

by BontangPost
27 Maret 2018, 09:15
in Dahlan Iskan
Reading Time: 2 mins read
0
Dahlan Iskan

Dahlan Iskan

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Dahlan Iskan

Ini gara-gara Trump resmi memulai perang dagang. Niat saya meneruskan tulisan tentang kondom kalah aktual.

Maka, wahai para penggemar kondom tertipis, marahlah pada Trump. Pagi ini terpaksa saya menulis tentang perang dagang itu.

Sesuai jadwal, perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok resmi dimulai. Jumat kemarin,waktu Indonesia. Kamis waktu Amerika.

Presiden AS Donald Trump menandatangani aturan pengenaan tarif bea masuk baja. Tidak tanggung-tanggung: langsung 30 persen. Eh, ternyata gak jadi 30 persen. Tapi 25 persen. Dan alumunium. Sebesar 15 persen.

Hebatnya, Tiongkok langsung melawan. Hari itu juga. Bahkan jam itu juga. Mengenakan bea masuk hasil pertanian dari Amerika, juga baja dan alumunium bekas. Total 120 barang Amerika yang dikenakan bea masuk 15 persen. Bahkan untuk daging babi dari Amerika dikenakan tarif 25 persen.

Baca Juga:  Suluk Pencuci Hati

Perang dagang telah resmi dimulai. Siapa yang akan menang masih harus ditunggu. Tapi Tiongkok sudah sangat siap. “Kami bukan Iraq atau Iran yang mudah diancam,” begitu statemen dari pihak Tiongkok.

Memang ada bumbu perang yang sangat sensitif saat ini: Taiwan. Trump juga menandatangani aturan perlunya pejabat-pejabat Amerika ke Taiwan. Untuk bertemu pejabat selevel di Taipei. Dan pejabat AS harus menerima kunjungan pejabat Taiwan selevel.

Bagi Tiongkok itu ibarat filsafat orang Jawa dalam mempertahankan tanah hak milik: “sedumuk bathuk, senyari bumi”.

Tiongkok menganggap Taiwan bagian dari hak miliknya. Doktrin Trump itu dianggap pengingkaran terhadap kesepakatan “one China principle”.

Tensi di Tiongkok kini tinggi sekali. Tidak hanya siap perang dagang tapi juga perang sungguhan.

Baca Juga:  Lumbung Itu Tidak Untuk Ayam

Ketika kesepakatan “one China principle” terjadi di tahun 1992 (termasuk Indonesia di dalamnya) Tiongkok masih amat miskin. Lebih miskin dari Indonesia saat itu.

Tahun 2010 sudah mengalahkan Jerman. Sebagai kekuatan ekonomi ketiga terbesar dunia.

Dua tahun kemudian mengalahkan Jepang. Sebagai kekuatan kedua ekonomi dunia.

Tahun lalu ekonomi Tiongkok sudah lebih besar dari Jerman ditambah Jepang. Sudah 12 triliun USD.

Perang dagang sekarang ini tentu bukan sekedar karena Trump mengenakan bea masuk barang Tiongkok. Bagi Tiongkok lebih karena “sedumuk bathuk senyari bumi”.

Bagi Amerika ini juga bukan sekedar ingin dapat tambahan uang. Untuk menambal APBN nya. Lalu, apa?

Inilah rahasia besar di balik semua itu: Tahun 2015 lalu Tiongkok membuat deklarasi internal. Yang mengumumkannya Li Kejiang, perdana menteri. Yang minggu lalu kembali diangkat jadi perdana menteri untuk periode kedua.

Baca Juga:  Banyak Dalih, Susah Maju

Judul deklarasi itu adalah: “Made in China 2025”.

Itulah program 10 tahun Tiongkok untuk berubah total. Di sektor industri. Dari negara industri yang mengandalkan murahnya buruh ke sifat industri gelombang keempat.

Lima tahun kemudian ekonomi Tiongkok sudah akan mengalahkan Amerika. Menjadi kekuatan ekonomi nomor 1 di dunia. Tiongkok merasa bukan Iraq atau Iran.

Kalau mau, saya bisa menguraikan 10 program utama untuk loncatan 10 tahun itu. Tapi tulisan ini akan menjadi sangat panjang. Akan melelahkan. Akan menjadi jauh kalah menarik dari tulisan, misalnya, tentang kondom tipis.

Sepuluh langkah loncatan itulah yang terus dibahas di Amerika. Sejak tahun 2015 lalu. Sekarang adalah ledakannya. (dis)

Tags: catatan dahlan iksan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ribuan Rumah Diterjang Banjir, 5.711 Jiwa Butuh Bantuan

Next Post

BREAKING NEWS! Bontang Diguncang Gempa 3,8 SR

Related Posts

Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Dag Dig Dug Pemilu Malaysia

9 Mei 2018, 09:15
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Manufacturing Hope

8 Mei 2018, 09:15
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Adu Kuat Kereta Cepat

4 Mei 2018, 09:15
Obat #Stress2019 Ala Shanghai
Dahlan Iskan

Obat #Stress2019 Ala Shanghai

3 Mei 2018, 09:15
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Problem Bule Baca Disway

2 Mei 2018, 09:15
Ideologi Republik dari Kansas
Dahlan Iskan

Ideologi Republik dari Kansas

1 Mei 2018, 09:15

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.