• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

DPKP Butuh Peralatan yang Baru dan Asli

by BontangPost
15 April 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
DIPAJANG: Baju anti panas dan api yang dipajang di kantor DPKP tingkat 1.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

DIPAJANG: Baju anti panas dan api yang dipajang di kantor DPKP tingkat 1.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Beberapa peralatan kerja anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kutim kebanyakan berbahan sintetis atau tergolong kualitas rendah.

Sepatu lapangan salah satunya. Seharusnya, semua pekerja lapangan mendapatkan sepatu yang laik. Dalam artian harus asli. Tidak yang imitasi atau sintetis. Karena hal itu merupakan standar dalam bekerja dan tentunya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

“Harga sepatunya cukup mahal, Rp 3 jutaan. Hanya sebagian saja yang pakai. Jadi yang lainnya hanya pakai sepatu yang biasa saja,” ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,  DPKP,  Joko Sutikno.

Selain sepatu, ada pula pakaian anti api dan panas.  Pakaian ini juga memiliki beberapa tingkatan ketahanan.  Mulai tingkatan satu hingga tiga. Meskipun begitu,  pihaknya hanya mampu membeli nomor dua.  Tingkatan sedang.

Baca Juga:  Mobnas Jangan Dibawa Mudik, Kecuali untuk Kunjungan Kerja 

Padahal,  pakaian kelas tinggi  sangat dibutuhkan.  Salah satunya untuk menyelamatkan warga yang terjebak dalam ruangan atau harta benda yang penting.

“Kami hanya punya dua baju.  Masing-masing baju tahan panas dan tahan api. Tetapi kami pakai kadar dua saja.  Karena harganya cukup mahal,” katanya.

Masalah lainnya,  kebutuhan  tersebut hampir semua terbilang uzur. Begitupun dengan armada ‘perang’ untuk memadamkan api.

Saat ini hanya memiliki 16 mobil yang tersebar di tujuh kecamatan. Yakni Sangatta Utara,  Sangatta Selatan,  Bengalon,  Muara Wahau, Sangkulirang, Muara Ancalong,  dan Muara Bengkal.

“Tetapi kami tidak patah semangat. Meskipun belum terpenuhi semuanya,  tetapi semangat kami tinggi. Karena paling utama bekerja dan memberikan pelayanan  terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Baca Juga:  Proposal  Pendidikan Ramadan 

Kebutuhan lainnya yang terbilang penting ialah kendaraan yang dapat menjangkau gedung bertingkat. Pihaknya belum memiliki kendaraan tersebut.

“Kita berdoa saja tidak terjadi kebakaran.  Kalau terjadi,  terpaksa menggunakan  peralatan yang ada saja.  Tetapi kalau bisa,  kami sangat membutuhkannya,” katanya. (dy)

Tags: pemkab kutimPeralatan KeselamatanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Warga Keluhkan Minimnya Sosialisasi Denda Air 

Next Post

DKP Buka 66 Lapak Ikan

Related Posts

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
Utang Proyek PL Mulai Dibayar
Breaking News

Janji Dilunasi Pemkab Kutim, Kontraktor Masih Resah

21 Januari 2019, 19:20
Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang
Pemkot Bontang

Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

3 Januari 2019, 18:01
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.