• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Antisipasi Hoax, Warga Harus Cerdas

by BontangPost
20 Januari 2017, 13:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Dasuki

Dasuki

Share on FacebookShare on Twitter

 

BONTANG – Di zaman serba canggih, pelbagai informasi dapat dengan mudah diakses. Kondisi tersebut justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menyebar berita bohong alias hoax. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo) pun mendorong masyarakat untuk cerdas dalam memilah berita untuk diakses di dunia maya.

Kepala Diskominfo, Dasuki mengungkapkan, pihaknya berupaya mendorong terwujudnya visi-misi pemkot, yakni Smart City, Green City, dan Creative City. “Kami ingin mewujudkan masyarakat yang smart. Jadi, secara cerdas bisa mengolah informasi yang beredar untuk mengantisipasi kejadian yang akan dan telah terjadi,” jelas Dasuki.

Menurutnya, berita-berita hoax kontra produktif dengan program Smart City. Karena pengertian Smart City adalah, warganya harus bisa mengolah informasi yang didapat dari manapun secara cerdas. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian dalam kehidupan mereka sendiri.

“Sementara ini banyak hoax yang beredar. Ada sekitar 800 ribuan situs penyebar berita hoax. Sehingga, Kemenkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) bersama Polri membuat Direktorat Cyber,” ungkapnya.

Baca Juga:  MEMBAYAR ZAKAT FITRAH di AWAL RAMADHAN

Kasi Sarana dan Prasarana Pos Komunikasi dan Informatika Diskominfo, Arianto mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sosialisasi anti-hoax. Pasalnya, dari Kemenkominfo sudah ada arahan ke daerah agar meningkatkan sosialisasi anti-hoax. Sebagai langkah awal, Arianto menyebut pihaknya bersama Kemala Bhayangkari sempat mensosialisasikan hoax dan sanksi-sanksi hukumnya.

Semua itu diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE), serta UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Sehingga, ada kewajiban bagi pemerintah untuk memberikan informasi kepada masyarakat berupa informasi yang jujur, transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta tanpa diskriminasi.

“Kami juga masih menunggu langkah-langkah selanjutnya dari Kemenkominfo, mengingat sulitnya memblokir website yang materinya bersifat hoax,” tuturnya.

Baca Juga:  Peralihan SMA/SMK Belum Maksimal

Disebutkan bahwa jumlah website dengan materi hoax berjumlah puluhan ribu. Jika ditutup 100, maka akan muncul 100 website baru dengan nama berbeda tetapi materi hampir sama. “Berita-berita tersebut, sebagian besar tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujarnya.

Di daerah sendiri, kata Arianto, selain pentingnya sosialisasi anti-hoax, penguatan media komunikasi dan informasi juga sangat membantu. Seperti di Pemkot Bontang, dengan adanya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang menyajikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam masalah hoax ini, Polri juga berperan penting. Sehingga sesuai UU ITE, mereka akan menindak tegas para pelaku yang merugikan personal maupun publik. Meskipun memang, dirinya mengakui tidak semua hoax itu buruk dan merugikan.

“Polri membentuk direktorat khusus untuk menangani hoax yakni Direktorat Cyber yang dipimpin langsung oleh perwira Polri bintang satu. Itu menandakan Kemenkominfo dan Polri serius dalam memberantas hoax yang merugikan baik, yang menyebarkan SARA, fitnah, unsur kebencian, unsur memecah belah bangsa, dan lainnya,” beber dia.

Baca Juga:  Suami Hajar Istri Pakai Sapu

Dia menyebut, di tujuh kota besar di Jawa sudah mendeklarasikan gerakan anti-hoax. Mereka membuat gerakan serta peluncuran Turn Back Hoax. Mengenai hal itu, tentu Kemenkominfo mendukung kegiatan tersebut dengan ikut berpartisipasi di dalamnya.

Arianto meminta masyarakat lebih cerdas dalam memilah berita, informasi, serta media yang benar. Pihaknya sudah membuat buletin khusus Diskominfo. Sehingga, sosialisasi anti-hoax akan ada di dalamnya.

Tak hanya itu, brosur, leaflet tentang keterbukaan informasi, UU ITE serta hoax juga sedang dibuat. “Semua itu dalam rangka memberikan pelayanan informasi yang jujur, terpercaya, transparan, serta tanpa diskriminasi,” tutupnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontanginformasi hoaxwarga
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pernah Diomeli Ketua RT, Dengarkan Curhat untuk Cari Solusi

Next Post

Sofyan Targetkan Jadi Wagub

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.