• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Suami Hajar Istri Pakai Sapu

by BontangPost
11 April 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
DIPERIKSA: Tersangka SD (membelakangi kamera) saat sedang diminta keterangan oleh petugas kepolisian, Sabtu (7/4) lalu.(POLRES BONTANG FOR BONTANG POST)

DIPERIKSA: Tersangka SD (membelakangi kamera) saat sedang diminta keterangan oleh petugas kepolisian, Sabtu (7/4) lalu.(POLRES BONTANG FOR BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Tak bisa menahan amarah melihat meja makan tak ada makanan, seorang suami tega menganiaya istrinya hingga babak belur, Jumat (6/4) lalu.

Awalnya, cacian dan makian dilontarkan sang suami kepada Mawar (46) –bukan nama sebenarnya– warga Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan. Tak puas hanya memaki istrinya, SD (46) juga menghajar istrinya memakai gagang sapu. Bahkan, tiga gagang sapu patah lantaran dipakai untuk memukul Mawar.

Dikisahkan Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasubag Humas Iptu Suyono, kronologis awal memuncaknya emosi SD terjadi sepekan sebelumnya. Saat itu, anak pertama SD pulang larut malam. SD lantas memarahi. Namun sang anak mendapat pembelaan dari Mawar. “Entah masih dendam, sepekan setelahnya barulah kejadian pemukulan dengan gagang sapu itu terjadi,” jelas Suyono, Selasa (10/4) kemarin.

Pagi itu, Jumat (6/4) lalu sekira pukul 07.30 Wita, SD pulang dari bekerja. Ketika hendak makan, dirinya mendapati tak ada makanan di atas meja. SD pun memanggil Mawar. SD bertanya kepada Mawar mengapa tidak ada makanan? “Dengan lantang istrinya menjawab bahwa dirinya tak memiliki uang karena belum gajian. Istrinya bilang ‘Beli saja sendiri di pasar, kan ada uang mu’,” ujar Suyono menirukan ucapan Mawar kepada SD.

Baca Juga:  Calhaj Bontang Jalani Tes Kebugaran

SD pun kesal serta menendang tumpukan cucian baju dan langsung ke dapur mengambil sapu. Melihat suaminya mengambil sapu, Mawar langsung berlari ke kamar. Di dalam kamar, SD bertanya mengapa Mawar tidak berangkat bekerja, namun Mawar mengaku masuk siang. “Kenapa kamu tidak keluar saja dari rumah ini? Aku sudah muak lihat kamu!” kata SD kepada Mawar.

Lantas Mawar menjawab bahwa rumah tersebut miliknya sehingga dia tak akan keluar dari rumah itu. SD pun memukul Mawar mulai dari betis sampai paha. Pemukulan dilanjutkan ke bagian badan Mawar, punggung, dan kepala hingga berulang kali.

Kata Suyono, SD memukul Mawar dengan keras hingga gagang sapu patah. Masih tak puas, SD mengambil sapu lainnya. Menerima pukulan bertubi-tubi, sambil menangis Mawar meminta SD menghentikan penganiayaan. “Sudahlah pak, sakit semua badanku kau pukul terus. Lebih baik bunuh saja aku agar hilang penderitaanku,” kata Suyono menirukan kata-kata korban.

Baca Juga:  1.360 Rumah Tak Laik Huni

Pemukulan sempat berhenti pukul 09.30 Wita. Setelah kejadian itu, SD meminta Mawar membelikan rokok satu slop. Saat Mawar meminta uang, bukan uang yang diterima, SD justru kembali memukul Mawar. Sambil membawa jaket dan kunci motor, Mawar berlalu menuruti perintah SD.

Mawar pun pulang dari warung, dirinya hanya membawa 1 bungkus rokok. Melihat Mawar tak menurut, SD kembali naik pitam.

Pukul 12.00 Wita, Mawar berangkat kerj. Saat pulang kerja, Mawar tidak kembali ke rumahnya namun pulang ke rumah kakak iparnya dan menceritakan hal yang telah dialaminya. “Mawar pun diajak ke rumah sakit dan ke Polres untuk membuat laporan polisi,” terang Suyono.

Kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Mawar sudah sering terjadi. Bahkan sejak 2006 lalu, suaminya sudah tak pernah memberinya uang belanja dan jika diminta justru suaminya marah. Dari hasil pemeriksaan tersangka, Suyono mengatakan SD merasa kesal dan dongkol saat sedang mendidik anaknya yang saat itu pulang larut malam malah justru dibela sama istrinya. Tak hanya itu, istrinya juga sering melawan perintahnya hingga membuatnya frustrasi. “Atas laporan dari istrinya, tersangka pun kami amankan Sabtu (7/4) lalu sekira pukul 22.40 Wita di rumahnya dan tanpa perlawanan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Neni Harap Angka KDRT Turun 

Atas perbuatannya, SD diduga melanggar Pasal 44 ayat 1 UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. “Ancaman hukumannya paling lama 5 tahun dengan denda paling besar Rp 15 juta,” tukasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangkdrtkriminal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bontang Juara 1 Lomba PHBS Tingkat Provinsi 

Next Post

Belajar dari Banyuwangi

Related Posts

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat
Bontang

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat

30 Desember 2025, 13:29
Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain
Kriminal

Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain

30 November 2025, 16:50
Motif Pembakaran Istri dan Anak di Sangatta Akhirnya Terungkap
Kriminal

Motif Pembakaran Istri dan Anak di Sangatta Akhirnya Terungkap

17 November 2025, 17:57
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Suami di Sangatta Bakar Istri, Anak Ikut Jadi Korban
Kriminal

Suami di Sangatta Bakar Istri, Anak Ikut Jadi Korban

7 November 2025, 17:21
Ibu Kandung Dilaporkan Anak ke Polisi karena Dimarahi saat Main HP
Nasional

Ibu Kandung Dilaporkan Anak ke Polisi karena Dimarahi saat Main HP

2 November 2025, 20:02

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.