• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Terkait Berlanjutnya Pembangunan Masjid Al Faruq, Dewan Sebut Suara Kolektif

by BontangPost
11 Mei 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Syafruddin(DOK/METRO SAMARINDA)

Syafruddin(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, M Taufik Fauzi, bahwa pembangunan Masjid Al Faruq di Lapangan Kinibalu Samarinda tak lepas dari restu para wakil rakyat di DPRD Kaltim, bukan sekadar isapan jempol. Karena wakil rakyat di Karang Paci-sebutan DPRD Kaltim- nyatanya mengamini ucapan tersebut.

Hal itu diakui anggota DPRD Kaltim, Syafruddin ketika dikonfirmasi media ini, Kamis (10/5) kemarin. Ketua Fraksi PKB ini menyebut, langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim membangun Masjid Al Faruq dilakukan setelah mendapatkan restu dari legislatif Karang Paci.

“Iya, itu keputusan bersama anggota DPRD Kaltim. Keputusan itu sifatnya mayoritas. Bukan minoritas. Saya juga terlibat di dalamnya,” kata Syafruddin membenarkan kelanjutan pembangunan Masjid Al Faruq.

Baca Juga:  Spesial Bulan Oktober, Hotel GK Samarinda Siapkan Diskon Khusus Lho....

Dia menyebut, proyek yang akan dibangun di atas lahan seluas 16.261 meter persegi itu telah disahkan di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kaltim 2018. Dengan demikian, proyek tersebut kini tinggal menunggu proses pengerjaan.

“Kalau sudah jadi nomenklatur APBD, maka tidak ada alasan untuk menghalangi-halangi lagi. Sudah jadi bagian dari nomenklatur. Dan itu memang sudah disahkan DPRD dan Pemprov Kaltim,” ucap dia.

Diakui, usulan pembangunan masjid berlantai tiga dengan kapasitas 3.500 jemaah itu, semula diwarnai pro kontra dari masyarakat. Namun setelah berulang kali dibahas, baik di tingkat Komisi maupun Badan Anggaran (Banggar), usulan tersebut pada akhirnya disetujui DPRD Kaltim.

“Meskipun awalnya penuh dinamika. Tapi dengan disepakatinya nota APBD, artinya DPRD sudah menyetujuinya. Keputusan itu kolektif. Baik di Komisi maupun Banggar,” sebutnya.

Baca Juga:  Pengunduran Diri Mesti Klir Sebulan Sebelum Hari Pemungutan Suara

Sebagai wakil rakyat yang pernah bersuara keras menolak proyek bernilai Rp 15 miliar itu, Syafruddin mengaku hanya bisa mengikuti keputusan tersebut. Sebab, sekali pun menyuarakan penolakan, namun pada akhirnya keputusan dikembalikan kepada keputusan kolektif kolegial dewan.

“Saya yang bersuara keras mengkritik. Tapi mayoritas (anggota DPRD) menyetujui. Di DPRD itu sistem mayoritas, bukan minoritas. Itu keputusan bersama. Saat itu saya juga terlibat,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Kaltim itu.

Sebagai pribadi, Udin tetap menolak pembangunan Masjid Al Faruq. Dia merasa, selain belum begitu penting, proyek tersebut juga dibangun di atas tanah bersejarah. Pasalnya, Lapangan Kinibalu merupakan saksi bisu lahirnya para atlet bola hebat yang pernah dimiliki Benua Etam.

Baca Juga:  Terkait Bonus Atlet, Dispora Tujukan ke KONI 

“Secara pribadi, saya mengkritik dan menolak. Keberadaan Masjid Al Faruq, itu dibangun di lapangan bersejarah. Di situ juga merupakan kawasan terbuka hijau. Terus jarak antar masjid di daerah itu juga cukup dekat,” ucapnya.

Meski begitu, pria asal Bima ini secara tegas menolak, bahwa di balik keputusan DPRD Kaltim menyetujui pembangunan Masjid Al Faruq ada unsur politik. Begitupun dengan kesepakatan politik. Menurut dia, keputusan itu melibatkan semua unsur.

“Tidak ada itu (kesepakatan politik, Red.). Secara pribadi tidak ada. Itu pembahasan melibatkan semua unsur. Dibahas dan diparipurnakan. DPRD dan pemerintah hanya mengalokasikan anggaran. Bukan dikelola pribadi. Semua untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya. (drh)

Tags: Metro SamarindaPembangunan Masjid Al Faruqpolemik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gunung Merapi Meletus Freaktik

Next Post

Kursi Bawaslu Ramai Peminat

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.