• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Sekolah Belum Dapat Dana BOS, Guru Honorer Terancam Tak Digaji 

by BontangPost
9 Juni 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Tri Raharjo(DOK/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Tri Raharjo(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Sebagian kepala sekolah di Kaltim mengeluhkan belum cairnya dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) triwulan kedua dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pasalnya, dana tersebut digunakan untuk mendukung operasional sekolah.

Salah seorang kepala sekolah di Samarinda berinisial AS mengaku, mandeknya pencairan BOSNAS dan BOSDA ini berimbas pada lambannya pemberian gaji guru. Bahkan dirinya kerap mendapat pertanyaan dan desakan dari guru honorer.

“Sudah dua bulan ini kami belum memberikan gaji guru honorer. Kas sekolah belum cukup untuk menutupi gaji guru honorer. Makanya kami meminta pemerintah segera memberikan kepastian pada kami, agar segera mencairkan BOSNAS dan BOSDA,” pintanya, Jumat (8/6) kemarin.

Terlebih menjelang lebaran, guru honorer banyak mengharap gaji dan tunjangan tambahan dari sekolah. Sementara sekolah tidak memiliki anggaran yang dapat menutupi pembayaran gaji dan tunjangan guru honorer.

Baca Juga:  Serapan Dana MYC Tak Maksimal? 

“Memang sangat menyedihkan, Mas. Harusnya dari sekarang mereka sudah merencanakan pulang kampung, berkunjung ke rumah keluarga dan menghabiskan hari libur setelah berbulan-bulan mengajar. Tetapi karena tersendatnya BOSNAS dan BOSDA, bisa jadi mereka tidak akan bisa, jadi semua itu akan terhambat,” ungkapnya.

Dia berpendapat, seharusnya jika terdapat perubahan kebijakan dari pemerintah terkait bantuan tersebut, pihak terkait pemberitahuan terlebih dulu pada sekolah. Sehingga tidak mengganggu pengelolaan keuangan sekolah.

“Kenapa tidak dari awal diberitahukan pada kami jika ada masalah dan kendala internal di pemerintah? Ini yang membuat kami heran. Kalau saja di triwulan pertama kami dikasih informasi, tidak mungkin seperti ini,” sesalnya.

Sementara itu, Ketua Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Samarinda, Tri Raharjo menyatakan, berdasarkan informasi yang didapatkannya dari pemerintah pusat dan daerah, lambannya pencairan BOSNAS dan BOSDA tersebut karena terdapat perubahan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan bantuan tersebut.

Baca Juga:  Kupas Pembangunan di Kaltim 

“Bisa saja ini karena laporan yang belum selesai di sekolah. Bisa juga karena kesalahan laporan tahun 2016 dan 2017. Karena banyak sekolah yang belum menyelesaikan laporan itu. Sehingga pencairan BOSNAS dan BOSDA di triwulan kedua tersendat,” ungkapnya.

Dia mengaku, pencairan BOSNAS dan BOSDA pada umumnya disesuaikan dengan petunjuk aturan. Apabila belum sesuai, salah satunya belum dilaporkan penggunaan anggaran di tahun sebelumnya, maka imbasnya bantuan akan ditahan oleh pemerintah.

“Tetapi saya lihat tidak sedikit sekolah yang merevisi RKAS (Rencana Kerja Anggaran Sekolah, Red.). Sehingga bisa menggunakan anggaran lain untuk menutupi kebutuhan operasional dan penggajian guru honorer,” sebutnya.

Namun demikian, Tri tetap menyayangkan keterlambatan pencairan BOSNAS dan BOSDA tersebut. Sebab jika terdapat sekolah yang terkendala pelaporan dan teknis pengajuan dana, bisa diberikan peringatan sejak dini.

Baca Juga:  Blok Mahakam Bakal Sumbang PAD Kaltim 

“Sehingga tidak berlarut seperti ini. Pemerintah harusnya hadir di sekolah. Berikan masukan baik secara teknis maupun konseptual. Kegagalan sekolah dalam mengelola anggaran itu juga bagian dari kegagalan pemerintah. Makanya saya menilai ini disebabkan lemahnya pelaksanaan fungsi pengawasan pemerintah pusat dan daerah,” tutupnya. (*/um)

Tags: dana BOSGaji GuruHonorerMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bupati Sidak Kantor OPD 

Next Post

Organisasi Pemuda Serukan Pilgub Damai 

Related Posts

Gaji Outsourcing dan Guru SMA/SMK Nunggak 4 Bulan, DPRD Kaltim Minta Disdikbud Benahi Sistem Pembayaran
Kaltim

Gaji Outsourcing dan Guru SMA/SMK Nunggak 4 Bulan, DPRD Kaltim Minta Disdikbud Benahi Sistem Pembayaran

10 Juli 2026, 10:00
Disdikbud Bontang Siapkan BOS Rp2 Juta Per Siswa untuk Sekolah Swasta Percontohan
Bontang

Disdikbud Bontang Siapkan BOS Rp2 Juta Per Siswa untuk Sekolah Swasta Percontohan

23 April 2026, 10:15
Wali Kota Bontang Kembali Pastikan Komitmen Tidak Rumahkan Honorer Disdamkartan
Bontang

PHM Ancam Demo karena Honorer Disdamkartan Bontang Tetap Dipekerjakan

15 Juli 2025, 20:12
186 Honorer Pemkot Bontang Dirumahkan, Skema Penyelamatan Hanya Menyasar Enam Bidang
Bontang

186 Honorer Pemkot Bontang Dirumahkan, Skema Penyelamatan Hanya Menyasar Enam Bidang

9 Juli 2025, 14:01
BPKAD Bontang Bakal Kalkulasi Perubahan Pembiayaan Gaji Tenaga Honorer
Bontang

BPKAD Bontang Bakal Kalkulasi Perubahan Pembiayaan Gaji Tenaga Honorer

13 Juni 2025, 13:58
Masuk Parit di Bontang Kuala, Buaya 2,5 Meter Dievakuasi Disdamkartan
Bontang

72 Honorer Disdamkartan Bontang Diberhentikan, 60 Persen Kekuatan Berkurang

11 Juni 2025, 14:08

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.