• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Cegah DBD, Dinkes-KB Galakkan Gerakan Jumantik 

by BontangPost
4 Juli 2018, 11:52
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Bahauddin(DOK/BONTANG POST)

Bahauddin(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

UNTUK menekan luasnya penularan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Taman, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Bontang akan menggalakkan Gerakan Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Gerakan ini pada dasarnya merupakan anggota masyarakat yang secara sukarela memantau keberadaan jentik nyamuk Aedes Aegypti  di suatu lingkungan.

Namun Diskes-KB mewacanakan, gerakan ini tidak hanya dilakukan di satu lingkungan saja, tetapi juga bisa dilakukan di setiap rumah warga. Bertajuk “Satu Rumah Satu Jumantik”, Diskes-KB mendorong setiap satu anggota rumah tangga, minimal memiliki tanggung jawab untuk memantau jentik nyamuk yang ada di rumahnya.

“Satu anggota rumah tangga ini harus bisa memotivasi dan mendorong anggota keluarga lainnya untuk memberantas setiap tempat yang berpotensi terdapat sarang maupun jentik nyamuk,” ujar Plt Kadiskes-KB,  Bahauddin.

Baca Juga:  Dinas Kesehatan Bontang Sebut RT Jangan Ajukan Pengadaan Alat Fogging, Ini Alasannya

Kata dia, pada dasarnya penyebab terjadinya DBD kebanyakan muncul dari faktor perilaku manusia itu sendiri. Seperti malas untuk membersihkan lingkungan, tidak menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), maupun minim pengetahuan tentang penyakit DBD.

“Bontang ini daerah endemis. Sehingga sangat berpotensi besar terjadi kasus demam berdarah,” ucapnya.

Untuk memaksimalkan program ini, gerakan Jumantik ini juga akan bekerjasama dengan jajaran kelurahan maupun Pokja Sehat kelurahan untuk membantu mensosialisasikan kepada warganya. Di setiap kelurahan, juga akan dibentuk supervisor  jumantik, dan diikuti oleh koordinator jumantik di setiap RT. “Nanti akan kami latih terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain itu, Diskes-KB bersama puskesmas setempat juga akan melakukan sosialisasi di kelurahan-kelurahan, utamanya di kelurahan yang memiliki kasus DBD tinggi. Berdasarkan data yang dirilis Diskes-Kb, tiga wilayah tertinggi kasus DBD mulai 1 Januari-30 Juni 2018 ini yaitu di Kelurahan Tanjung Laut, Api-Api, dan Berebas tengah. (bbg)

Baca Juga:  Warga Loktuan Bontang Meninggal Akibat DBD, Sempat Dirawat di Rumah Sakit
Tags: demam berdarahGerakan Jumantik
Share3TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Musim Hujan, Kasus DBD Meningkat 

Next Post

Surat Suara Tidak Sah di Bontang Barat Capai 161 Lembar 

Related Posts

Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Waspada, Bulan Ini 52 Warga Bontang Terjangkit DBD
Bontang

131 Kasus DBD di Bontang hingga Agustus, Tanjung Laut Indah Paling Banyak

14 Agustus 2026, 10:00
Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak
Bontang

Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak

13 April 2026, 12:00
Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School
Bontang

Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School

30 September 2025, 11:00
Kasus DBD di Bontang Terus Bertambah, Warga Diminta Waspada
Bontang

Kasus DBD di Bontang Terus Bertambah, Warga Diminta Waspada

29 September 2025, 09:00
Warga Loktuan Bontang Meninggal Akibat DBD, Sempat Dirawat di Rumah Sakit
Bontang

Warga Loktuan Bontang Meninggal Akibat DBD, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

16 September 2025, 08:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.