SAMARINDA – Ketua DPD Demokrat Kaltim, Syaharie Jaang mengaku sudah mendapat restu dari pengurus pusat partainya untuk maju sebagai calon gubernur (cagub). Meski restu lisan, namun baginya itu sudah cukup untuk dijadikan modal melaju ke Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018.
“Alhamdulillah saya telah mendapatkan restu dari DPP Partai Demokrat. Secara lisan sudah dapat restu. Saat ini, DPP masih fokus pada 101 pilkada di Indonesia. Mungkin pertengahan Februari ini kepastiannya,” ujar Jaang kepada wartawan.
Wali Kota Samarinda itu menyebut, cagub memang menjadi targetnya. Pasalnya, pihaknya sudah melakukan survei internal maupun eksternal. Hasilnya membuat Jaang semringah.
“Survei sudah dilakukan. Hasilnya masih rahasia. Tapi yang pasti, saya cagub, bukan wakil,” tegasnya.
Lalu, siapa yang akan mendampinginya di pilgub? Jaang menyebut jika segala kemungkinan bisa saja terjadi. “Politik itu dinamis. Tidak bisa diprediksi. Bisa saja yang mendampingi saya nanti baru muncul saat pendaftaran,” kilahnya.
Lobi politik memang harus dilakukan Jaang. Pasalnya, dengan raihan lima kursi di DPRD Kaltim, Demokrat membutuhkan koalisi. Pasalnya, untuk bisa mengusung cagub-cawagub, minimal harus memiliki 11 kursi. Artinya, partai berlambang segitiga mercy itu membutuhkan tambahan enam kursi lagi.
“Komunikasi dan silaturahmi terus dilakukan ke semua partai. Untuk calon wakil, tidak ada kriteria khusus. Yang penting sama-sama punya visi dan misi mensejahterakan masyarakat Kaltim,” katanya.
Sebagai informasi, akhir Januari lalu, Jaang tepergok bersua dengan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar, yang juga ketua DPD Gerindra Kaltim. Keduanya bertemu di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.
“Bertemu dengan siapapun itu biasa. Baik dengan Pak Yusran atau Bu Rita (Rita Widyasari Bupati Kutai Kartanegara). Kan sekadar silaturahmi saja. Lagian, pertemuan itu dalam suasana santai. Jangan hanya karena politik, silaturahmi terputus,” ujar pria yang juga ketua Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) itu lagi.
Optimisme tinggi juga diutarakan DPC Demokrat Bontang. Ketua Demokrat Bontang, Ubayya Bengawan menegaskan, berdasarkan hasil keputusan partai, Demokrat Bontang memutuskan untuk mengusung Jaang sebagai cagub.
“Keputusan ini sudah disepakati seluruh DPC Demokrat se-Kaltim. Sedangkan DPD mendukung keputusan tersebut,” beber pria yang juga anggota DPRD Bontang itu.
Untuk mendukung Jaang, kata Ubayya, Demokrat sudah melakukan beberapa pergerakan. Khususnya di Bontang, sekretariat Demokrat Bontang juga merangkap sebagai Posko Pemenangan Syaharie Jaang. Selain itu, sosialisasi dukungan Jaang juga sudah dilakukan ke masyarakat.
“Pak Jaang juga sudah pernah datang ke Bontang, untuk silaturahmi dan sosialisasi kepada para tokoh masyarakat serta tokoh kepemudaan. Kami memfasilitasi kunjungan tersebut beberapa waktu lalu,” kata Ubayya.
Ketua Demokrat Kutim, Alfian Aswad juga menyampaikan hal yang sama. Dia menegaskan, pihaknya mendukung penuh segala langkah yang diambil Jaang. Apalagi menurutnya, Jaang sendiri adalah ketua Demokrat Kaltim yang telah lama mengabdikan dirinya bagi masyarakat Samarinda, maupun masyarakat Kaltim.
“Saya kira, dengan pengalaman beliau, baik sebagai Wakil Wali Kota Samarinda dua kali, Wali Kota Samarinda dua Kali, serta dengan latar belakar wiraswasta pengusaha, insya Allah bisa memimpin Kaltim ke depannya. Kami di Kutim siap bekerja ekstra untuk memenangkan beliau,” sebut Alfian kepada Bontang Post (induk Metro Samarinda), beberapa waktu lalu. (gun)
Perolehan Kursi DPRD Kaltim
Partai Kursi
Golkar 12
PDIP 7
Gerindra 6
Demokrat 5
PKB 5
PAN 5
Hanura 5
PKS 4
Nasdem 3
PPP 3







