• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Jelang Pilgub Kaltim 2018, Sofyan Hasdam Realistis

by BontangPost
3 Februari 2017, 13:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
PENGALAMAN SEGUDANG: Andi Sofyan Hasdam, salah satu kandidat di Pilgub Kaltim 2018. Tampak pria yang juga ketua Bapilu Wilayah Kalimantan DPP Golkar ini saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus DPD II Golkar Bontang, 28 Januari lalu.(Fahmi Fajri/Bontang Post)

PENGALAMAN SEGUDANG: Andi Sofyan Hasdam, salah satu kandidat di Pilgub Kaltim 2018. Tampak pria yang juga ketua Bapilu Wilayah Kalimantan DPP Golkar ini saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus DPD II Golkar Bontang, 28 Januari lalu.(Fahmi Fajri/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

 

BONTANG – Mantan Wali Kota Bontang dua periode, Andi Sofyan Hasdam digadang-gadang menjadi salah satu kandidat kuat di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bapilu) Wilayah Kalimantan DPP Golkar ini juga punya basis massa; dukungan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang dipimpinnya saat ini.

Bagi “Bapak Pembangunan Bontang” ini, kenduri demokrasi tahun depan merupakan kesempatan untuk mengabdikan ilmu dan pengetahuan demi kemajuan Benua Etam. Sukses membangun Bontang menjadi modal baginya untuk membangun Kaltim.

“Ini sunah. Mengingat usia saya, ini kesempatan terakhir bagi saya mengabdikan ilmu dan pengetahuan yang saya miliki untuk membangun Kaltim. Jika Allah SWT menghendaki saya akan maju pada Pilgub Kaltim, insya Allah saya akan pegang amanah tersebut,” kata suami dari Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni ini.

Kendati demikian, Sofyan Hasdam tetap realistis. Dia enggan mengejar jabatan. Baginya, nomor satu atau dua tidak masalah. Bahkan, dia mengaku lebih cocok mengisi kursi calon wakil gubernur (cawagub).

“Saya lebih cocok jadi cawagub. Kan, sama-sama mengabdi untuk Kaltim,” katanya.

Meski demikian, baliho pencalonan Sofyan Hasdam sebagai calon gubernur (cagub) bertebaran di seluruh kabupaten/kota di Kaltim.

“Pemasangan baliho ini mutlak dilakukan untuk mengangkat popularitas dan elektabilitas. Yang pasti saya tetap menunggu hasil survei. Kalau hasilnya (survei, Red.) rendah dan partai tidak mendukung, tentu saya tidak akan maju. Karena, mekanisme pencalonan di Golkar mengacu pada hasil survei,” katanya.

Lalu, apa motivasi Sofyan Hasdam ikut serta dalam kenduri demokrasi terbesar di Kaltim? Menurutnya, apa yang dilakukan murni panggilan hati. “Saya terpanggil demi mengabdi untuk kemajuan Kaltim yang membesarkan saya,” katanya.

Sofyan Hasdam mengaku sedih. Menurutnya, Kaltim yang dikenal kaya dengan cadangan minyak dan gas (migas) melimpah, justru pembangunannya tidak maksimal. Sebagai provinsi kaya, mestinya Kaltim tidak lagi menggantungkan pertumbuhan ekonomi dari migas. Karena potensi sumber daya alam (SDA) yang tidak bisa diperbaharui itu akan habis.

“Contohnya sekarang. Migas belum habis, tapi harga minyak anjlok. Dampaknya pun begitu besar. Seluruh kabupaten/kota di Kaltim krisis. Ke depan, saya mendorong membangun industri non-migas,” tegasnya.

Dijelaskannya lagi, salah satu industri non-migas yang berpotensi untuk dikembangkan adalah turunan produk sawit dan karet. Di Kaltim, komoditas itu jumlahnya melimpah. “Saat ini, industri perkebunan sawit yang luasannya sekitar 2 juta hektare hanya sebatas CPO (Crude Palm Oil). Makanya mesti dikembangkan,” bebernya.

Sebagai informasi, Sofyan Hasdam merupakan kader senior Golkar. Partai beringin itu menjadi satu-satunya parpol yang dapat mengusung cagub-cawagub seorang diri tanpa harus berkoalisi. Total kursi Golkar di DPRD Kaltim adalah 12 kursi.

Rencananya, Golkar akan mengumumkan langkah politiknya pada Pilgub Kaltim di Berau, 10-13 Februari mendatang. Di sana, akan digelar rapat kerja khusus (rakersus). Di mana, rakersus itu nanti akan menentukan sikap Golkar di pilgub, apakah berkoalisi atau tidak, serta siapa calon yang akan diusung.

Hampir dipastikan, ketua DPD Golkar Kaltim Rita Widyasari akan diusung menjadi cagub. Untuk pendampingnya, nama-nama besar sudah bermunculan. Selain Sofyan Hasdam, dan kader Golkar lainnya, ada juga kader partai lain seperti Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang yang juga ketua DPD Demokrat Kaltim, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar yang juga ketua Gerindra Kaltim, dan tokoh lainnya. (gun)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jelang Pilgub Kaltim 2018, Jaang Incar Nomor Satu

Next Post

Tuntaskan Masalah Sampah, Ingin Memperindah Loktuan 

Related Posts

DPK Bontang Genjot Standarisasi Perpustakaan, Layanan Disabilitas hingga E-Book Diperluas
Society

DPK Bontang Genjot Standarisasi Perpustakaan, Layanan Disabilitas hingga E-Book Diperluas

23 April 2026, 20:00
Jelang Pengukuhan SPS Kaltim Temui Kapolda, Soroti Peran Media dan Polisi di Era Digital
Kaltim

Jelang Pengukuhan SPS Kaltim Temui Kapolda, Soroti Peran Media dan Polisi di Era Digital

23 April 2026, 18:53
Hari Kartini, Kepala DPK Bontang: Perempuan Pilar Demokrasi Berkualitas
Society

Hari Kartini, Kepala DPK Bontang: Perempuan Pilar Demokrasi Berkualitas

23 April 2026, 18:48
Program Inklusi Perpustakaan Bontang Terhenti karena Keterbatasan Anggaran
Society

Program Inklusi Perpustakaan Bontang Terhenti karena Keterbatasan Anggaran

23 April 2026, 17:00
Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu
Kriminal

Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

23 April 2026, 16:29
Puluhan Tahun Menanti Jembatan, Warga Busang-Kutim Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai
Kaltim

Puluhan Tahun Terisolasi, Warga Long Joq Kutim Pertaruhkan Nyawa Demi Seberangi Sungai

23 April 2026, 16:08

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penertiban Beras Basah Bontang Berlanjut, Empat Gazebo Warga Dibongkar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.