• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Plt Kadisdik Bantah Larang TK2D Terlibat Aksi 

by BontangPost
27 September 2018, 11:03
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Plt Kadisdik Kutim, Roma Malau.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Plt Kadisdik Kutim, Roma Malau.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Terkait pemberitaan sebelumnya, dalam aksi damai forum TK2D yang dilaksanakan Selasa lalu, perihal larangan Dinas Pendidikan (Disdik) terhadap Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D)-nya agar tidak terlibat kegiatan tersebut.

Hal itu dibantah oleh Plt Kadisdik Kutim, Roma Malau. Dirinya menyatakan, tidak pernah melarang pegawai TK2D-nya mengikuti aksi ini. Menurutnya, ia mempersilahkan pegawai untuk mengikuti kegiatan apapun yang dianggap positif, dengan persyaratan tidak mengganggu pelayanan publik.

“Maaf, kami tidak pernah melarang TK2D baik guru maupun non guru untuk mengikuti aksi damai. Kami hanya menyampaikan jangan sampai pelayanan publik terganggu. Karena Disdik merupakan pelayanan dimana di antaranya adalah anak-anak sekolah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (26/9).

Baca Juga:  Kelangkaan Tabung Melon Kian Parah, Keseriusan Disperindag Dipertanyakan

Dia mengaku tidak akan membatasi hak TK2D dalam mengeluarkan pendapat. Baginya, hak demokrasi boleh digunakan siapapun. “Disdik tidak pernah melarang TK2D di bawah kami untuk membatasi hak suaranya.  Sedangkan posisi saya kemarin sedang di Bengalon ada manasik haji cilik PAUD. Saya kaget melihat statement di koran pagi ini,” ungkapnya.

Roma menerangkan, ia tidak pernah menyatakan larangan. Jikapun ada, hanya kasubagnya yang memberi imbauan. Baginya itu merupakan hal wajar, ketika mengingatkan pegawai honor untuk lebih memprioritaskan pekerjaan yang lebih luas sasarannya.

“Tidak ada larangan, itupun kasubag umum saya yang menyampaikan seperti kalimat di atas tadi, karena pelayanan publik. Kasihan jika siswa kami tak ada gurunya, hanya disampaikan jangan terganggu pelayanan publik itu saja,” tandasnya.

Baca Juga:  Ayah Kandung Bejat, Siap Disidang

Saat dikonfirmasi, salah seorang guru yang mengajar di salah satu SD Sangatta Utara, bernama Putri Aisyah mengaku, tetap melakukan aksi damai. Menurutnya ia ingin menuntut gaji yang tidak dibayar tepat waktu walaupun dirinya bekerja setiap saat.

“Kami ingin keluhan selama ini di dengar. Tenaga pendidik saja masih menerima gaji dengan rapelan. Semoga ke depannya dengan aksi yang kami lakukan, bisa mengubah keadaan,” harapnya. (*/la)

Tags: demoSangatta PostTK2D Disdik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sah Kampanye Via Medsos, Asal Terdaftar 

Next Post

Tes CPNS Gawean BKN, BPKP Tak Bisa Berbuat Apa-Apa

Related Posts

Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong
Bontang

Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong

18 Agustus 2026, 18:38
Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur
Kaltim

Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur

12 April 2026, 21:40
Aktivis Mahasiswa Khariq Ditangkap Polda Metro Jaya di Bandara, tanpa Surat Perintah
Nasional

Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Tiga Orang Tewas

30 Agustus 2025, 09:09
Demo Mahasiswa Bontang Tuntut Tuntaskan Banjir, Ini Kata Pemkot
Bontang

Demo Mahasiswa Bontang Tuntut Tuntaskan Banjir, Ini Kata Pemkot

12 September 2022, 15:43
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.