• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Anggaran Belanja Munculkan Kesenjangan 

by BontangPost
30 September 2018, 11:36
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menetapkan APBD Perubahan 2018 senilai Rp 10,132 triliun. Anggaran tersebut akan dialokasi untuk kepentingkan pelayanan, kepegawaian, dan pengembangan sarana publik. Namun demikian, di anggaran perubahan tersebut, terdapat kesenjangan antara belanja langsung dan belanja tidak langsung.

Belanja tidak langsung dialokasikan senilai Rp 5,90 trilun. Sedangkan belanja langsung senilai Rp 4,22 triliun. Hal itu menunjukkan, anggaran pemerintah masih didominasi untuk kepentingan pelayanan dan kepegawaian. Ketimbang alokasi anggaran yang dapat menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Kritikan itu terkonfirmasi dalam paripurna DPRD Kaltim. Sebagian fraksi di Gedung Karang Paci, julukan DPRD Kaltim, mempersoalkan ketimpangan belanja di APBD Perubahan Kaltim 2018 tersebut. Kritik itu salah satunya datang dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Baca Juga:  Tahun Perdana, Isran Tak Ingin Urus APBD 

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Restuardy Daud mengungkapkan, ketimpangan tersebut karena adanya penambahan belanja pegawai serta bagi hasil pajak antara provinsi dan kabupaten/kota. “Belanja pegawai Rp 1,7 triliun dan belanja bagi hasil pajak kepada kabupaten/kota senilai Rp 2,4 triliun. Itu merupakan belanja wajib,” ungkapnya, Kamis (27/9) lalu.

Belanja pegawai pada APBD 2018 senilai Rp 1,672 triliun. Kemudian bertambah sebesar Rp 37,18 miliar atau 2,22 persen di APBD Perubahan. Pengganggaran di anggaran perubahan direncanakan untuk tambahan gaji, tunjangan, serta penghasilan lainnya yang diberikan kepada pegawai daerah.

”Kemudian belanja hibah dialokasikan sebesar Rp 1,05 triliun pada APBD 2018. Kami melakukan penambahan Rp 22,45 miliar. Sehingga menjadi sebesar Rp 1,07 triliun pada APBD Perubahan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA, Dua Paslon Abstain 

Selain itu, komponen belanja tidak langsung lebih tinggi ketimbang belanja langsung disebabkan peningkatan belanja bantuan sosial. Semula dialokasikan sebesar Rp 5,5 miliar. Kemudian bertambah Rp 309,25 juta. Sehingga menjadi sebesar Rp 5,80 miliar.

Bantuan keuangan kepada kabupaten/kota dan partai politik juga mengalami penambahan sebesar Rp 139,99 miliar. Sebelumnya di APBD 2018 sebesar Rp 551,85 miliar. Meningkat menjadi Rp 691,85 miliar di APBD Perubahan.

”Belanja tidak terduga yang dilakukan pengurangan sebesar Rp 7,016 miliar. Pada APBD 2018 sebesar Rp 17,5 miliar. Kemudian menjadi Rp 10,48 miliar pada APBD Perubahan,” bebernya.

Sedangkan belanja langsung, kata Restuardy, dialokasikan untuk belanja pegawai, belanja barang, jasa, dan belanja modal. ”Dalam penambahan belanja langsung ini terdapat pemenuhan pembayaran kegiatan multi years contract,” ucapnya.

Baca Juga:  Pembukaan CPNS Samarinda Diundur

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Muspandi menyarankan, ketimpangan belanja langsung dan belanja tidak langsung tersebut harus dijawab Pemprov Kaltim. Dengan pengalokasian anggaran pada sejumlah sektor yang memiliki pengaruh bagi pengembangan ekonomi.

“Khususnya di bidang pertanian, perindustrian, maritim, dan industri pariwisata. Karena itu sebagai alternatif pundi-pundi pendapatan asli daerah. Itu dilakukan sebagai solusi menurunnya pendapatan di bidang sumber daya mineral dan batu bara,” sarannya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: APBD-PMetro Samarindasamarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Harga dan Stok Ikan Terpantau Stabil 

Next Post

Awas Tertipu Tulisan Tribunnow.site

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar
Kaltim

72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar

23 Desember 2022, 10:00
Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka
Kaltim

Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka

21 April 2022, 10:00
Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan
Kaltim

Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan

18 April 2022, 11:30
Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi
Kriminal

Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi

14 April 2022, 12:30
Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim
Kaltim

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim

19 September 2021, 10:25

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.