• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Cina Boy, Asen Jaga, Patok Lele “Hidup” Kembali

by BontangPost
16 Oktober 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PERMAINAN TRADISIONAL: Salah satu permainan asen jaga saat dipertandingkan.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PERMAINAN TRADISIONAL: Salah satu permainan asen jaga saat dipertandingkan.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim mengadakan perlombaan permainan tradisional, sebagai upaya mengingatkan kembali kepada masyarakat daerah.

Permainan tradisional saat ini mulai tergeser dengan permainan modern, terlebih gadget yang dianggap sangat mempengaruhi. Sehingga permainan tradisional asli Indonesia yang dinilai penting ini mulai punah.

“Permainan tradisional memiliki nilai-nilai edukasi yang tinggi. Itu merupakan cikal bakal prestasi, sehingga harus terus digalakan di sini,” ujar Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kutim Adiludin.

Lelaki yang juga menjabat Koordinator Bidang Permainan Tradisional ini menegaskan, permainan tradisional itu sengaja dilombakan untuk memberi ruang bagi warga Kutim, dalam menyalurkan hobi permainan jaman dahulu.

“Lomba ini merupakan salah satu rangkaian HUT Kutim. Tidak hanya anak, bahkan masyarakat yang sudah dewasa juga sudah tidak memainkannya lagi,” tuturnya.

Baca Juga:  Diduga Selingkuh, TK2D Puskesmas Dipecat

Ada tiga kategori perlombaan yang dipertandingkan, yakni permainan Cina Boy, Asen Jaga dan Patok Lele. Permainan tersebut diikuti sekira 53 tim yang terdiri dari umum, pelajar, OPD di lingkungan pemkab, maupun TNI Polri kelas putra dan putri.

“Dasar permainan tradisional ini mulai berkurang diminati, karena jarang dilaksanakan. Sehingga kami adakan untuk mengangkat kembali permainan tradisional yang mulai ditinggalkan,” pungkasnya.

Ia berharap permainan tersebut dapat terus dilaksanakan. Agar terus berkontinyu dan mengajak generasi penerus supaya lebih mengenal dan terjaga di masa mendatang.

“Saya ingin melestarikan budaya ini, agar anak cucu tetap tahu,” harapnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pelestarian BudayaPermainan TradisionalSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

25 Persen Vaksin MR Belum Berjalan

Next Post

Kutim Waspada Napi Kabur dari Palu

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.