• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pilih Solidaritas atau PHK?

by BontangPost
8 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Foto Zainudin Aspan/Kaban BKPP
(Foto Dhedy/Sangatta Post)

Foto Zainudin Aspan/Kaban BKPP (Foto Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

 

TIDAK dipungkiri jika saat ini Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di Kutai Timur (Kutim) melebihi kebutuhan. Saat ini jumlah TK2D yang tersebar di 18 kecamatan mencapai 5.965 orang. Padahal idealnya, Kutim hanya membutuhkan 5 ribu TK2D.

Jika pemangkasan dilakukan, maka dengan terpaksa sebanyak 965 orang akan menjadi korban. Akan tetapi, pemerintah tidak menginginkan hal tersebut. Karenanya, semua TK2D yang sudah terdata, akan tetap dipertahankan meskipun kondisi keuangan Kutim melorot drastis.

Dikatakan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan, (BKPP) Kutim Zainuddin Aspan, konsekuensi dipertahankannya semua TK2D, ialah diterapkannya pemotongan gaji sebesar Rp 200 ribu. Sebenarnya, hal ini tidak diinginkan. Karena Kutim dilanda defisit, terpaksa kebijakan ini diberlakukan.

“Kalau tidak banyak yang dikeluarkan. Dari pada di PHK. Jadi kami lakukan potongan Rp200 ribu untuk mempertahankan semuanya. Selain itu, TK2D juga mendapatkan BPJS Kesehatan. Jadi ini sangat wajar,” kata Zainuddin.

Karena dirinya yakin, jika sebagian TK2D tidak dirangkul seluruhnya, maka akan menambah beban bagi pemerintah. Salah satunya, akan bertambahnya jumlah pengangguran di Kutim. Hal inilah yang tidak diinginkan oleh pemerintah. Karenanya, dengan terpaksa diberlakukan kebijakan pemotongan.

“Karena pasti teriak (Kalau PHK,red). Saat ini juga kita masih menentukan besaran gaji TK2D. Apakah Rp1,2 juta atau Rp1,4 juta. Itu semua kita tunggu dari bupati,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah, juga mengaminkan jika potongan tersebut untuk mempertahankan semua TK2D yang terdata di Kutim. Akan tetapi, mengenai kejelasannya, pihaknya masih akan membicarakannya kepada Bupati.

“Itu masih dihitung (besaran potongan,red). Masih dirembukkan dengan Bupati. Karena itu keputusan Bupati. Yang jelas,  kalau menerima banyak TK2D, kalau maksimal, ya harus berkurang (gaji,red). Itu untuk memenuhi semua kebutuhan TK2D. Jadi tunggu saja. Kalau Bupati sudah acc,  baru kami sampaikan,” kata mantan Kadisperindag itu. (dy)

 

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Legal Opinion Bukan Harga Mati

Next Post

Harap Pencacah Plastik Dimanfaatkan Maksimal

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.