• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Peringati Hari Pers, PWI-Bontang Post Kampanye Anti-Hoax

by BontangPost
10 Februari 2017, 13:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
ANTI-HOAX: Puluhan karyawan Bontang Post dan anggota PWI Bontang turun ke jalan untuk membagikan 1.000 koran dan 1.000 stiker untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN), (9/2) kemarin.  (Fahmi Fajri/Bontang Post)

ANTI-HOAX: Puluhan karyawan Bontang Post dan anggota PWI Bontang turun ke jalan untuk membagikan 1.000 koran dan 1.000 stiker untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN), (9/2) kemarin. (Fahmi Fajri/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebar Ribuan Koran Gratis dan Stiker

BONTANG – Aksi memperingati Hari Pers Nasional (HPN) digelar, Kamis (9/2) kemarin. Aksi turun ke jalan dilakukan di traffic light Bontang Baru. Sebanyak 1.000 stiker anti-hoax dan 1.000 koran Bontang Post dibagikan kepada masyarakat Kota Taman.

Kegiatan tersebut merupakan gawean Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bontang berkerja sama dengan Bontang Post dan Kaltim Post Group (KPG), yang meliputi Kaltim Post, Samarinda TV (STV), Metro Samarinda, Sangatta Post, bontangpost.id, dan prokal.co.

“HPN di Bontang diperingati dengan sederhana. Kami membagikan 1.000 stiker anti-hoax dan 1.000 koran,” kata ketua PWI Bontang, Agus Susanto.

Melalui momen ini, lanjut Agus, insan pers berkomitmen melawan berita bohong alias hoax yang marak bermunculan akhir-akhir ini. Dia menekankan, tugas jurnalis adalah menyampaikan kebenaran.

“Kebenaran banyak dicemari oleh berita hoax. Pers harus berani melawan hoax. Pers harus menjunjung tinggi prinsip-prinsip pers sebagai penjaga kebenaran dan demokrasi,” kata pria yang juga Direktur Bontang Post itu.

Baca Juga:  Harga Bawang Merah Naik, Setelah Harga Cabai Turun Usai Lebaran

Saat ini, kata dia, hoax dibuat dalam situs-situs yang menyerupai situs berita. Kemudian, disebarluaskan ke berbagai media sosial (medsos). Sehingga, medsos berubah menjadi wadah penyebarluasan berita yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Dengan kami turun ke jalan, kami sampaikan kepada masyarakat dan berharap khalayak menjadi tahu akan pentingnya memilah berita yang valid dan hoax,” kata dia.

Sementara, Seksi Kesejahteraan dan Pembelaan Wartawan PWI Bontang, Rachman Wahid menambahkan, untuk menangkal hoax, masyarakat harus bijak menggunakan medsos. Akibat banyaknya berita bohong, tak jarang menimbulkan gejolak sosial di masyarakat.

“Dengan melaksanakan tugasnya sesuai kode etik jurnalistik, wartawan dapat menangkal berita bohong yang beredar di medsos,” katanya.

Baca Juga:  WASPADA!!! Modus Penipu Catut Nama Kemenkeu

Ditambahkannya, berita bohong bukan produk jurnalistik, sehingga wartawan harus bisa memberikan informasi yang benar kepada masyarakat sesuai dengan kode etik jurnalistik.

“Wartawan jangan memberikan informasi yang membingungkan, bahkan menyesatkan masyarakat. Informasi yang diberikan harus memberikan kebaikan kepada masyarakat,” tukasnya.

Redaktur Pelaksana Bontang Post, Guntur Marchista Sunan mengungkapkan, pemerintah bersama Dewan Pers terus berupaya menangkal hoax. Bahkan, dalam pertemuan antara seluruh pimpinan perusahaan media di Jakarta, 3 Februari lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan jika media cetak menjadi salah satu penyeimbang di tengah maraknya berita hoax.

“Pak Menteri memberi apresiasi kepada media mainstream yang masih menjalankan tugas-tugas jurnalistik secara profesional. Sehingga tak tergoda jurnalis medsos atau masuk jerat hoax,” kata Guntur, yang juga menghadiri ajang tahunan Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Hotel Millenium Jakarta, kala itu.

Baca Juga:  Pelatih Nasional PABSI ke Bontang 

Dia menyebut, sampai saat ini media cetak masih menyajikan konten berita yang berimbang. Sementara medsos, lebih mengedepankan kecepatan yang membuat penulisnya sebagai jurnalis dan pemimpin redaksi.

“Pada prinsipnya, kami masih menjunjung tinggi kode etik dan UU Pers (UU 40/1999 tentang Pers, Red.),” katanya.

Salah satu yang terus didorong Bontang Post dan KPG adalah sertifikasi wartawan. Bontang Post dengan segala sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki, telah menjalankan Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/II/2010 tentang Standar Kompetensi Wartawan.

“Profesi guru kalau mau mengajar harus bersertifikasi. Dokter kalau mau praktik juga sertifikasi. Masa profesi wartawan tidak disertifikasi. Padahal wartawan itu profesi. Sama dengan guru dan dokter. Kalau istilahnya Dewan Pers, wartawan tidak bersertifikasi itu sama saja abal-abal,” kata Guntur. (rw)

Tags: bontangKampanye Anti HoaxLipsus HPN
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Distribusi Komoditas Jadi Penyebab Biaya Hidup Mahal

Next Post

Bontang Jadi Pilot Project E-Warong

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.