• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Teror Rumah Pimpinan KPK, Polisi Temukan Terduga Pelaku

by M Zulfikar Akbar
10 Januari 2019, 14:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Gedung KPK. (jawapos)

Gedung KPK. (jawapos)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif yang berada di Jalan Kalibata Selatan, Nomor 42 C, Jakarta Selatan diteror bom molotov. Rabu dini hari (9/1). Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, dinding rumah Laode menghitam karena terbakar bom molotov.

Menurut saksi-saksi yang berada di lokasi, kejadian pelemparan bom molotov ini terjadi pada pukul 00.15. Anita, 39, mengatakan sempat mendengar suara pecahan kaca di depan rumah Laode. Namun, dirinya baru tau jika suara pecahan kaca tersebut merupakan bom molotov ketika rumah tetangganya itu sudah ramai dengan Polisi. “Ada bunyi pecahan kaca disertai bunyi ‘buuuk’ di jalanan dekat rumahnya,” ungkap dia.

Selain mendengar suara pecahan kaca. Dirinya juga sempat mendengar sepeda motor yang ngebut pasca pecahan kaca tersebut terdengar. “Suara motornya sember, dia ngebut,” kata dia.

Saksi lainnya Suwarni mengatakan pada Pukul 05.00, Suwarni membuka lapak dagangan kue di depan rumah Laode. Saat itu, menurut dia suasana jalan sepi. Lima belas menit kemudian atau  tepatnya pada Pukul 05.15, Suwarni melihat sopir Laode yang bernama Bambang datang menggunakan sepeda motor. Namun, kedatangan  Bambang disambut teriak histeris pembantu Laode. “Pembantu itu bilang ke sopir ada botol diduga bom,” kata Suwarni.

Baca Juga:  Ledakan di Baghdad, 31 Orang Tewas

Mendengar teriakan itu, Suwarni melihat Bambang langsung masuk ke dalam halaman rumah sambil berdiri. “Dia sebelumnya takut keluar rumah lantaran melihat bom. Habis itu, keduanya mengecek bom molotov dari dekat,” jelas dia.

Sementara itu, Sofan Abdul Bari, 71, yang juga tetangga Laode menyebutkan, setiap harinya ada dua orang anggota Kepolisian yang menjaga rumah Laode. Biasanya, mereka menjaga rumah selama 24 jam. Namun, ketika kejadian, dirinya tidak melihat dua petugas yang berjaga tersebut.

Selain itu, setiap dini hari, jalanan di depan rumah Laode hanya memiliki satu akses pintu masuk. Jadi, pelaku yang diduga melempar bom harus kembali ke pintu masuk jika ingin melarikan diri.

Baca Juga:  Dilema Seleksi Capim KPK: Sepi Pendaftar, Sulit Terpantau Publik

Pantauan Jawa Pos,rumah Laode yang baru saja diancam bom molotov terlihat sepi. Namun, anggota Kepolisian yang memakai seragam, tampak lalu lalang setiap beberapa menit sekali.

Kejadian ancaman Bom di rumah laode ternyata bukan hanya satu-satunya. Di Jatiasih, Bekasi, Rumah Pimpinan KPK Agus Raharjo juga mendapat ancaman. Di depan rumahnya, Agus mendapati tas berisi pipa paralon serupa dengan bom Pipa.

Tas yang awalnya dicurigai merupakan sebuah bom, ternyata berisi paralon besar yang di dalam terdapat paku, kabel, baterai, serta serbuk. Atas dua kejadian itu, pihak Kepolisian langsung membentuk tim khusus. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Argo Yuwono membenarkan jika tim khusus tersebut masih terus menyelidiki dugaan ancaman bom molotov tersebut.

“Pada prinsipnya memang benar ada kejadian tadi malam dini hari di rumah ketua KPK di Bekasi dan di rumah wakil ketua di Kalibata. Jadi untuk di kediaman pak Laode ada bom molotov. Ada 2 bom molotov yang dilemparkan sekali tidak nyala dan tidak pecah. Yang kedua pecah, “ungkap dia.

Baca Juga:  ‘Teror’ Kuyang Masih Menghantui

Pihak Kepolisian, kata Argo telah mendapati sejumlah petunjuk, salah satunya ialah hasil rekaman CCTV di rumah Laode. Menurut Argo, sudah ada dua terduga pelaku yang terekam kamera pengawas. “Berdasarkan rekaman CCTV di rumah korban, terlihat ada dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor dan helm full face dari arah sebelah kiri rumah,” jelas dia.

Dalam rekaman itu, sebut Argo, terlihat dua orang tersebut berhenti dan melemparkan botol berisi cairan sebanyak dua kali. “Pada lemparan pertama, tidak pecah terbakar karena terkena tembok dan jatuh di lantai 1. Namun, pada lemparan kedua botol berisi cairan itu pecah dan terbakar,” ucap dia.(bry/jpg)

Tags: pimpinan kpkteror
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

MUI Tegaskan Tidak Dukung Paslon

Next Post

Sandar di Karimunjawa, Kapal Pesiar Angkut 208 Wisatawan Mancanegara

Related Posts

Dilema Seleksi Capim KPK: Sepi Pendaftar, Sulit Terpantau Publik
Nasional

Dilema Seleksi Capim KPK: Sepi Pendaftar, Sulit Terpantau Publik

26 Juni 2019, 10:30
Ledakan di Baghdad, 31 Orang Tewas
Internasional

Ledakan di Baghdad, 31 Orang Tewas

16 Januari 2018, 07:30
HEBOH! Ini Respon Netizen Soal Teror di Lempake
Bontang

HEBOH! Ini Respon Netizen Soal Teror di Lempake

29 Juni 2017, 16:19
‘Teror’ Kuyang Masih Menghantui
Bontang

‘Teror’ Kuyang Masih Menghantui

5 Januari 2017, 13:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.