• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Frekuensi 700 MHz untuk Radio Bencana

by M Zulfikar Akbar
18 Januari 2019, 15:20
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pemerintah bakal menggunakan frekuensi radio 700 megahertz (MHz) untuk kepentingan penanggulangan bencana. Uji coba penggunaan frekuensi akan dilakukan pada awal 2019 di beberapa daerah.

Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Rudiantara mengatakan frekuensi 700 Mhz memang sudah menjadi frekuensi standar di dunia internasional dalam public protection and disaster relief (PPDR). “Beberapa negara sudah menerapkan. Indonesia masih belum karena frekuensi 700 MHz kita masih dipakai oleh beberapa stasiun TV Analog,” katanya Rabu malam (17/1).

Di beberapa daerah padat terutama Pulau Jawa, Rudi menyebut frekuensi 700 MHz selama ini disewa oleh beberapa TV. Namun ada beberapa daerah yang frekuensi tersebut masih kosong. Rudi mengatakan, akan menggunakan daerah-daerah tersebut untuk melakukan uji coba.

Baca Juga:  Dukung UMKM, Pemkot Bontang Sosialisasi Katalog Elektronik Lokal

Menurut dia, penggunaan frekuensi 700 MHz penting dalam penanggulangan bencana. Sebab, bukan hanya sekadar berskala lokal tetapi harus sinkron dengan negara-negara lain. “Sebagai contoh, patahan di barat Sumatera (subduksi lempeng indo-Australia, Red.) tidak berhenti di Indonesia, tapi kan terus memanjang ke utara ke negara lainnya,” katanya.

Jika nantinya sudah beroperasi, lanjut dia, frekuensi 700 Mhz akan didedikasikan untuk sistem peringatan dini, penyebaran informasi kebencanaan, serta sistem-sistem pendukung. Seperti pemicu sirine tsunami dan aplikasi-aplikasi kebencanaan yang dimiliki pemerintah.

Hanya saja, kata Rudi, saat ini pihaknya tidak bisa serta merta mengosongkan frekuensi 700 Mhz yang masih digunakan oleh TV analog. Rudi berharap nantinya frekuensi 700 Mhz akan clear ketika proses transformasi TV analog ke TV digital. Proses ini menunggu selesainya revisi UU Penyiaran.

Baca Juga:  Rakor Regsosek Validasi Data, Basri Minta Jangan Asal Mendata

Hingga saat ini, belum pasti kapan revisi UU penyiaran akan selesai. “Tapi kan kita nggak bisa nunggu, nggak mungkin bencana kita suruh nunggu, makanya kami akan uji coba di daerah-daerha yang kosong,” jelas Rudi.

Namun Rudi mengatakan bahwa dukungan politik untuk kepentingan ini sudah didapatkan dari Komisi 1, Rudi juga menyebut rencanannya akan dialokasikan 20 Megahertz dari digital deviden. “Kami sudah konsultasi dengan Badan Informasi dan Geospasial (BIG), BMKG, BNPN dan semua-semua lembaga terkait kebencanaan,” kata Rudi.(tau/agm/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: 700 mhzfrekuensi bencanakominfo
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hamili Siswi, Berujung Masuk Bui

Next Post

Gus Solah Pilih Netral di Pilpres

Related Posts

Wawali Najirah Dorong Pemuda Bontang Jadi Agen Perubahan
Pemkot Bontang

Wawali Najirah Dorong Pemuda Bontang Jadi Agen Perubahan

9 Oktober 2022, 20:41
Ainun Qolbi Riadi Ikut Pertukaran Pelajar ke Italia, Wawali Najirah Turut Berbangga
Pemkot Bontang

Ainun Qolbi Riadi Ikut Pertukaran Pelajar ke Italia, Wawali Najirah Turut Berbangga

30 September 2022, 19:40
Basri Wajibkan Seluruh OPD Inovasi untuk Kembangkan Pariwisata
Pemkot Bontang

Basri Wajibkan Seluruh OPD Inovasi untuk Kembangkan Pariwisata

21 September 2022, 13:32
Rakor Regsosek Validasi Data, Basri Minta Jangan Asal Mendata
Pemkot Bontang

Rakor Regsosek Validasi Data, Basri Minta Jangan Asal Mendata

19 September 2022, 19:50
Wawali Najirah Sebut Generasi Muda Butuh Penguatan Karakter
Pemkot Bontang

Wawali Najirah Sebut Generasi Muda Butuh Penguatan Karakter

19 September 2022, 18:33
Hadiri HUT SD 08 Bontang Utara, Najirah Ajak Berlomba Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pemkot Bontang

Hadiri HUT SD 08 Bontang Utara, Najirah Ajak Berlomba Tingkatkan Kualitas Pendidikan

17 September 2022, 12:38

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.