• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Korban Banjir Sulsel Jadi 59 Orang

by M Zulfikar Akbar
26 Januari 2019, 19:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

GOWA – Evakuasi dan penanganan darurat bencana banjir, longsor dan puting beliung di Sulawesi Selatan (Sulse) hingga hari ketiga kemarin (25/1), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 59 orang meninggal dunia dan 25 orang hilang.

Total 106 desa terdampak bencana yang tersebar di 61 kecamatan. 13 kabupaten di Sulsel terdampak yakni Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap , Bantaeng, Takalar, Selayar, dan Sinjai.

Data sementara per 25 Januari pukul 12.00 WIB, tercatat 59 orang meninggal, 25 orang hilang, 47 orang luka-luka, serta 6.596 jiwa terdampak. Jumlah total pengungsi dilaporkan 3.481orang.

Sementara kerusakan fisik yang ditimbulkan meliputi 79 unit rumah rusak, 4.857 unit terendam, dan 11.876 hektar sawah terendam banjir. Kerusakan sarana fisik antara lain 10 jembatan, 16,2 km jalan, 2 pasar, 12 unit fasilitas peribadatan, 6 fasilitas pemerintah, dan 22 unit sekolah.

Baca Juga:  Banjir Sulsel, 100 Warga Hilang , 31 Korban Tewas

Kapusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, banjir dan longsor menyebabkan banyak korban dan kerusakan di banyak wilayah. Banjir menyebabkan 45 orang meninggal dunia, sementara longsor menyebabkan 14 orang meninggal dunia.

Longsor yang menimbulkan banyak korban terjadi di Dusun Pattiro Desa Pattallikang Kecamatan Manuju Kab Gowa. ”Longsor terjadi saat hujan lebat. Material longsor menutup separuh Dusun Pattiro dan menimbun belasan rumah,” katanya kemarin (26/1)

Sutopo menuturkan, material longsor berasal dari bukit Pattiroang yang berada di belakang perkampungan. Saat kejadian sisi bukit tiba-tiba runtuh disertai gemuruh tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.

Hingga kemarin, Sutopo mengatakan banjir sudah surut di beberapa wilayah. Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban. Bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak. BPBD bersama BNPB, TNI, Polri, Basarnas, Kemensos, Kemenkes, Kementerian PU Pera, SKPD, NGO, relawan dan berbagai unsur lainnya terus membantu penanganan darurat.

Baca Juga:  Lima Hari Pascabanjir Sulsel, Jenazah Ibu-Bayi Ditemukan, Tertimbun Sambil Berpelukan

Kepala BNPB, Doni Monardo telah memberikan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 1,15 milyar dan logistik senilai Rp 828,9 juta untuk penanganan darurat di Sulawesi Selatan. ”Bantuan langsung diterima Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah di Kantor Gubernur Sulsel,” ujar Sutopo.

Dana siap pakai yang dimiliki BNPB difokouskan untuk operasional tanggap darurat bagi BPBD Sulsel, BPBD Gowa, BPBD Jeneponto, BPBD Maros dan BPBD Kota Makassar. Bantuan logistik berupa tenda gulung 250 lembar, sandang 425 paket, selimut 560 lembar, paket perlengkapan keluarga 100 paket, perlengkapan bayi 202 paket, matras 240 lembar, kantong mayat 30 lembar, karung pasir 300 lembar, makanan siap saji 540 paket, lauk pauk 714 paket, dan makanan tambahan gizi 690 paket.(tau/jpg)

Baca Juga:  Banjir Sulsel, Korban Meninggal Jadi 68 Orang
Tags: banjir sulsel
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rekrutmen CPNS 2019 Diprioritaskan untuk 48 Daerah

Next Post

6 Ton Miras CT Gagal Diedarkan

Related Posts

Lima Hari Pascabanjir Sulsel, Jenazah Ibu-Bayi Ditemukan, Tertimbun Sambil Berpelukan
Nasional

Lima Hari Pascabanjir Sulsel, Jenazah Ibu-Bayi Ditemukan, Tertimbun Sambil Berpelukan

28 Januari 2019, 11:30
Banjir Sulsel, Korban Meninggal Jadi 68 Orang
Nasional

Banjir Sulsel, Korban Meninggal Jadi 68 Orang

28 Januari 2019, 11:00
Banjir Sulsel, 100 Warga Hilang , 31 Korban Tewas
Nasional

Banjir Sulsel, 100 Warga Hilang , 31 Korban Tewas

24 Januari 2019, 15:30

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.