• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Kota di India Paling Tercemar

by M Zulfikar Akbar
6 Maret 2019, 14:55
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi. (tribunnews)

Ilustrasi. (tribunnews)

Share on FacebookShare on Twitter

NEW DELHI – Studi terbaru menunjukkan bahwa India adalah salah satu negara dengan polusi yang paling mengkhawatirkan. Setengah dari peringkat 50 kota dengan polusi tertinggi diisi Negeri Bollywood tersebut.

CNN melansir, dokumen World Air Quality Report 2018 menunjukkan bahwa kota dengan polusi tertinggi tahun lalu adalah Gurugram. Indeks polusi kota yang berbatasan dengan New Delhi itu mencatat rata-rata 135,8. Tiga kali dari batas maksimal polusi udara yang ditetapkan Lembaga Perlindungan Lingkungan AS.

Banyak kota urban India yang mengikuti jejak Gurugram. Termasuk New Delhi yang berada di peringkat ke-11. Dari 30 peringkat teratas, kota-kota India menempati 22 posisi. ’’Laporan ini adalah peringatan bagi India. Upaya pemerintah dan semua elemen belum cukup,’’ ujar aktivis Greenpeace India Pujarini Sen kepada The New Indian Express.

Baca Juga:  Ekspor Batu Bara, India Berpotensi Jadi Pasar Terbesar

Menurut IQAir AirVisual, perusahaan yang melakukan studi, India disusul beberapa negara tetangga. Di antaranya, Tiongkok, Pakistan, dan Bangladesh.

Sejatinya, secara rata-rata nasional, polusi India lebih baik dibanding Bangladesh dan Pakistan. Namun, kota-kota penyangga ekonomi di tanah Hindustan itu menjadi aktor utama.

Menurut Bloomberg, India merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia. Namun, pertumbuhan itu bukan tanpa akibat. World Bank menyebut beban jaminan kesehatan dan penurunan produktivitas di India akibat polusi mencakup 8,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) nasional. ’’Kita harus melakukan hal yang lebih nyata daripada sekadar janji politik,’’ imbuh Sen.

NDTV melansir bahwa polusi udara di India merugikan ekonomi. Menurut riset International Food Policy Research Institute (IFPRI), kerugian itu mencapai USD 30 miliar (Rp 423 triliun) per tahun. Samuel Scott, salah seorang peneliti IFPRI, memperkirakan bahwa Negara Bagian Delhi, Haryana, dan Punjab menjadi area yang paling terdampak polusi tersebut.

Baca Juga:  Efek Lockdown di India, Himalaya terlihat Setelah 30 Tahun

’’Di hari-hari tertentu, indeks polusi Delhi bisa mencapai 20 kali lipat batas aman menurut WHO. Dan penyebab terbesar adalah pembakaran lahan pertanian,’’ ungkapnya.

Scott menambahkan, banyak faktor yang membuat India semakin tercemar. Mulai asap kendaraan bermotor, limbah industri, sampai petasan yang dinyalakan pada momen tertentu. Pada perayaan Diwali, penduduk biasanya menyalakan petasan. ’’Bukan hanya penduduk area urban. Namun, rakyat desa di pinggiran Negara Bagian Haryana juga terdampak kesehatannya,’’ ujar Avinash Kishore, peneliti IFPRI lainnya.

Beberapa pihak pun berusaha menghentikan pertumbuhan polusi tersebut. Pada 1 Maret, Mahkamah Agung India baru saja mengeluarkan maklumat untuk otoritas Haryana. Pemerintah negara bagian itu tak diizinkan melakukan proyek konstruksi di hutan lindung seluas 30 ribu hektare. ’’Jangan coba-coba melanggar perintah pengadilan,’’ ujar hakim Mahkamah Agung Arun Mishra dilansir Reuters.

Baca Juga:  Asap Pembakaran Batu Bata di Turunan RSUD Bikin Jarak Pandang Berkurang

Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Yeb Sano menegaskan, polusi udara sudah seharusnya ditanggapi serius oleh semua negara. Menurut data terbaru, polusi bisa mengakibatkan 7 juta kematian tahun depan. Kerugian global diperkirakan mencapai USD 225 miliar (Rp 3.177 triliun). ’’Polusi udara akan mencuri masa depan kita. Baik secara kesehatan maupun ekonomi,’’ ucapnya. (bil/c17/dos/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: indiapolusi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hati Baru

Next Post

Aset Akil Mochtar Tidak Laku Dilelang

Related Posts

Asap Pembakaran Batu Bata di Turunan RSUD Bikin Jarak Pandang Berkurang
Bontang

Asap Pembakaran Batu Bata di Turunan RSUD Bikin Jarak Pandang Berkurang

16 Juli 2023, 11:09
Efek Lockdown di India, Himalaya terlihat Setelah 30 Tahun
Internasional

Efek Lockdown di India, Himalaya terlihat Setelah 30 Tahun

9 April 2020, 11:00
Rusuh India
Internasional

Masjid Dibakar, Toko Dijarah, Bentrok Delhi Renggut 23 Nyawa

27 Februari 2020, 17:30
Ekspor Batu Bara, India Berpotensi Jadi Pasar Terbesar
Kaltim

Ekspor Batu Bara, India Berpotensi Jadi Pasar Terbesar

18 Maret 2019, 19:30
Polusi, 111 Sekolah Tutup
Internasional

Polusi, 111 Sekolah Tutup

15 Maret 2019, 18:00
Pria Gugat Orangtuanya karena Melahirkannya
Internasional

Pria Gugat Orangtuanya karena Melahirkannya

6 Februari 2019, 14:30

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.