• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

ASTAGA!! WNI Diduga Bunuh Kakak Kim Jong-un, Ini Kronologisnya

by M Zulfikar Akbar
17 Februari 2017, 09:24
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Polisi Diraja Malaysia sempat menggerebek sebuah hotel, Kamis (16/2) dalam rangka mengungkap pembunuhan atas Kim Jong-nam yang juga kakak tiri pemimpin Korea Utara Kom Jong-un.

Dari penggerebekan itulah kepolisian di negeri jiran tersebut menangkap warga negara Indonesia (WNI) bernama Siti Aisyah.

Penangkapan atas cewek kelahiran Serang, Banten, 11 Februari 1992 itu bermula saat Polisi Diraja Malaysia menangkap pacarnya terlebih dahulu. Namanya Muhammad Farid Jalaluddin (26).

Sebagaimana dikutip dari laman The Star, sumber di Kepolisian Diraja Malaysia menyebut Siti ditinggal kabur oleh tersangka pertama yang bernama Doan Thi Huong. Pemegang paspor Vietnam itu ditangkap Rabu (15/2) saat hendak kembali ke negaranya melalui Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Baca Juga:  Dituduh Bunuh Kim Jong Nam, Alhamdulillah Siti Aisyah Bebas

Rekaman CCTV menunjukkan Doan yang mengenakan kaus bertuliskan LOL (lot of laugh) sempat bersembunyi bersama Aisyah di sebuah hotel di wilayah Ampang. Namun, polisi juga mengendus empat pria lain yang diduga terlibat dalam pembunuhan atas Jong-nam.

Doan bersama Aisyah dan empat pria lainnya terekam CCTV sedang memantau KLIA sehari sebelum eksekusi atas Jong-nam. Sumber The Star menuturkan, Aisyah, Doan dan empat pria yang kini diburu sempat terlihat bersenda gurau, bahkan saling menyemprotkan cairan sembari berjalan-jalan di KLIA2.

Merujuk rekaman CCTV, Polisi Diraja Malaysia meyakini para tersangka memang telah merencanakan pembunuhan atas Jong-nam. Aksi mereka memantau KLIA2 pada Minggu (12/2) atau sehari sebelum eksekusi atas Jong-nam diyakini sebagai bagian dari rencana eksekusi.

Baca Juga:  Kemenkes Pastikan Semua WNI di Lokasi Karantina Natuna Masih Sehat

“Mereka mungkin sedang mencari titik yang tepat untuk menyerengnya (Jong-nam, red) di ruang keberangkatan,” ujar sumber itu seraya menambahkan, empat pria yang bersama Doan dan Aisyah diduga sebagai otak di balik pembunuhan.

Polisi mulanya membekuk Doan. Selanjutnya, polisi menangkap Farid Jalaluddin yang berperan sebagai sopir pengantar Aisyah ke hotel tempat Doan bersembunyi.

Doan berupaya kabur meninggalkan Aisyah, Rabu (15/2). Namun, rencana pelarian cewek Vietnam berusia 28 tahun itu gagal karena dibekuk polisi di KLIA.

Sedangkan Aisyah dibekuk saat sendirian di kamar hotel di Ampang, Kamis (16/2) pukul 02.00. Menurut polisi, puntu kamar yang ditempati Aisyah di lantai tiga tidak terkunci.

Baca Juga:  Kakak Tiri Kim Jong Un Diduga Diracun di Malaysia

Dalam penggerebekan itu Polisi Diraja Malaysia menemukan sejumlah uang termasuk tiga lembar USD 100. Polisi juga menyita dua telepon genggam. Satu handphone tanpa SIM card, sedangkan satunya dipasangi SIM card lokal.

Aisyah ternyata penggemar barang-barang bermerek. Polisi menemukan tas Louis Vuitton, kacamata Ray-Ban serta sepatu Charles and Keith di kamar hotel tempat Aisyah bersembunyi.

Polisi Diraja Malaysia sat ini tengah mendalami kaitan antara Aisyah, Doan, serta mepat pria yang kini buron dan Farid Jalaluddin. Hanya saja, Farid belum menyandang status tersangka.

“Dia bukan tersangka utama, namun membantu kami dalam penyelidikan,” kata Kepala Kepolisian Selangor Komisaris Datuk Seri Abdul Samah Mat.(ara/jpnn)

Tags: dibunuhkim jong-unmalaysiawni
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rusunawa Api-api Siap Huni, Tinggal Tunggu Serah Terima dari Kementerian

Next Post

Pengelolaan TPA Tidak Efektif 

Related Posts

205 WNI Terancam Hukuman Mati di Negara Orang
Internasional

205 WNI Terancam Hukuman Mati di Negara Orang

23 Maret 2022, 17:00
Malaysia Tuntaskan Klaster Tabligh Akbar, Tak Ada Lagi Pasien Covid-19
Internasional

Malaysia Tuntaskan Klaster Tabligh Akbar, Tak Ada Lagi Pasien Covid-19

10 Juli 2020, 10:00
Razia di Jalan Poros Bontang-Samarinda, 65 Kilogram Sabu Malaysia Gagal Beredar di Kaltim
Kaltim

Razia di Jalan Poros Bontang-Samarinda, 65 Kilogram Sabu Malaysia Gagal Beredar di Kaltim

14 Mei 2020, 12:00
Menlu: ABK WNI di Kapal Tiongkok Belum Terima Gaji, Kerja 18 Jam
Internasional

Menlu: ABK WNI di Kapal Tiongkok Belum Terima Gaji, Kerja 18 Jam

11 Mei 2020, 11:30
Kim Jong Un The Straits Times 640x480
Internasional

Dikabarkan Meninggal Dunia, Kim Jong-un Justru Berkirim Salam

27 April 2020, 10:00
Muhyiddin Yassin
Internasional

Muhyiddin Yassin Perdana Menteri Baru Malaysia

2 Maret 2020, 12:45

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.