• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

Berdayakan Penjahit Lokal, Sistem Pemberian Seragam Gratis Diubah

by M Zulfikar Akbar
20 September 2019, 10:21
in Pemkot Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Program pembagian seragam gratis dari Pemkot Bontang. (Dok/Bontang Post)

Program pembagian seragam gratis dari Pemkot Bontang. (Dok/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana mengubah skema pemberian seragam gratis bagi para pelajar. Hal itu direncanakan usai melihat sistem pemberian seragam gratis tersebut tidak memihak terhadap pengusaha lokal.

Untuk diketahui metode sejak dua tahun jalannya program ini, penyedia pakaian sekolah ini adalah konveksi dari luar daerah yang telah ditentukan setelah memenangi tender tersebut.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni tengah mewacanakan tahun depan para pelajar hanya akan diberikan kain untuk dirajut di penjahit yang ada di Kota Taman. Sehingga tidak hanya orang tua murid saja yang diuntungkan, akan tetapi para tukang jahit juga akan meningkat perekonomiannya. “Untuk membantu penjahit lokal,” ucapnya.

Baca Juga:  Wawali Agus Haris Soroti Pentingnya Data Akurat untuk Dongkrak PAD Bontang

Pemberian kain ini juga akan dibarengi dengan kartu smart city. Kegunaanya serupa dengan kartu e-money yaitu untuk membayar saat menjahit. Sehingga para orang tua murid tidak perlu merogoh kocek untuk biaya menjahit. “Nanti dikasih sama kartu smart city,” katanya.

Selain untuk menguatkan tailor lokal, perubahan pola ini juga untuk mengurangi kesalahan ukuran baju. Pasalnya ketika proses pembagian, ditemukan baju yang diberikan tidak sesuai dengan ukuran tubuh beberapa murid. Hal ini karena pertumbuhan murid yang begitu cepat. “Kalau yang lain (tas dan buku tulis) aman ,” ucapnya.

Bergulirnya program yang telah tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini katanya bertujuan untuk mengurangi beban para orang tua murid untuk membeli seragam sekolah. Serta untuk memotivasi pelajar untuk lebih giat dalam proses belajar mengajar.(Zaenul/Adv)

Baca Juga:  Wawali Najirah Resmikan Posyandu Terintegrasi, Kelurahan Belimbing Jadi Percontohan
Tags: neni moerniaenipemkot bontangWali Kota Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Inisiatif Perisai BPJS Ketenagakerjaan Raih Apresiasi Innovation Recognition Award dari ASSA

Next Post

Kalteng Darurat Karhutla, Bupati-Wali Kota Dilarang Tinggalkan Daerah

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.