• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Komponen Harley Ternyata Milik Bos Garuda, Erick Pecat Ari Askhara

by M Zulfikar Akbar
6 Desember 2019, 12:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) melihat barang bukti motor Harley Davidson saat konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) melihat barang bukti motor Harley Davidson saat konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Keputusan itu dilakukan setelah terungkapnya bahwa komponen Harley Davidson yang diangkut pesawat Airbus A 330-900 Neo adalah milik orang nomor satu di maskapai nasional tersebut.

Erick menegaskan, sesuai peraturan Ari Askhara harus hengkang dari jabatannya.

“Saya akan memberhentikan Saudara Direktur Utama Garuda dan tentu proses ini ada prosedurnya. Tidak sampai di situ kita akan lihat lagi oknum yang tersangkut,” ujarnya Erick di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Menurutnya, kasus tersebut harus dituntaskan hingga selesai. Sebab, hal tersebut bukan hanya kasus hukum semata, namun juga telah merugikan negara.

Baca Juga:  Holding Penerbangan Pangkas Biaya Bandara

“Kami proses secara tuntas apalagi ada kerugian negara. Tidak hanya perdata, juga pidana,” jelasnya.

Erick tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang telah melakukan pengawalan dalam investigasi masuknya komponen Harley Davidson dan sepeda Brompton tak prosedural.

Ia menjelaskan, motor Harley Davidson yang diselundupkan oleh Ari Askhara telah dicari-cari oleh yang bersangkutan sejak 2018. Informasi tersebut ia peroleh dari Komite Audit Bea Cukai.

“Saudara AA memberi instruksi untuk mencari motor Harley pada tahun 2018. Pembelian dilakukan April 2019. Proses transfer dilakukan kepada rekening pribadi Garuda,” ujarnya.

Erick mengaku sedih melihat fenomena tersebut. Kejadian ini menguatkan keyakinannya bahwa tata kelola di perusahaan pelat merah betul-betul butuh perbaikan.

Baca Juga:  Pertama Kali dalam Sejarah, RI Terbitkan Surat Utang Tenor 50 Tahun

“Ini proses menyeluruh di dalam BUMN, bukan individu. Sangat sedih, ingin membangun citra BUMN, tetapi oknum di dalamnya tidak siap, inilah yang terjadi,” ucap mantan Presiden Inter Milan itu.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, proses penyelidikan terhadap nama-nama yang ada dalam claim-tag masih dilanjutkan. Salah satunya yakni inisial SAS, yang diketahui juga seorang direksi.

“Saudara SAS mengaku bahwa barang ini dibeli lewat account Instagram. Namun, saat dicek pengakuan dari SAS akan membeli ini lewat Instagram, kami tidak mendapatkan kontak dari penjual Instagram tersebut,” jelasnya.

Selain itu, SAS juga memiliki utang bank senilai Rp 300 juta yang dicairkan pada Oktober 2019 untuk renovasi rumah.

Baca Juga:  Dana Saksi Parpol Salahi Aturan

“Transfer ke rekening istrinya tiga kali senilai Rp 50 juta, terus melihat apakah dia hobi motor, atau sepeda,” imbuhnya.

Selanjutnya, pihaknya juga akan menyelidiki apakah SAS memang benar pemilik barang selundupan tersebut atau melakukannya untuk orang lain.

“Kami lihat transaksi keuangan yang berhubungan terhadap membeli motor dan membawa ke Indonesia. Terus melakukan penyelidikan motif awal, apakah benar pemilik atau melakukan untuk orang lain,” ucapnya. (jpg)

Tags: erick thohirGaruda Indonesiakementerian bumnkementerian keuanganmoge seludupansri mulyani
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kirim Lifter Muda, Negara Lain Geleng-Geleng Lihat Keberanian Indonesia

Next Post

Amerika Serikat Anggap Tiongkok Menindas Etnis Uighur

Related Posts

Wajib Pajak Siap-siap, Sri Mulyani Targetkan Pendapatan Negara Tahun 2026 Naik 9,8 Persen
Nasional

Wajib Pajak Siap-siap, Sri Mulyani Targetkan Pendapatan Negara Tahun 2026 Naik 9,8 Persen

3 September 2025, 11:28
Garuda Indonesia Buka Penerbangan Rute Jakarta–Samarinda Mulai 1 Agustus 2025
Society

Garuda Indonesia Buka Penerbangan Rute Jakarta–Samarinda Mulai 1 Agustus 2025

24 Juli 2025, 19:45
iPhone Penumpang Hilang di Garuda Indonesia, Posisinya Terlacak di Hotel Kru Pesawat
Nasional

iPhone Penumpang Hilang di Garuda Indonesia, Posisinya Terlacak di Hotel Kru Pesawat

11 Juni 2025, 08:05
Dukung WFH, PNS Dapat Uang Pulsa Rp 200 Ribu per Bulan
Nasional

Dukung WFH, PNS Dapat Uang Pulsa Rp 200 Ribu per Bulan

25 Agustus 2020, 08:00
Bakir Pasaman Raih Gelar Insinyur Profesional Utama
Nasional

Kementerian BUMN Tunjuk Bakir Pasaman sebagai Dirut Baru Pupuk Indonesia

5 Agustus 2020, 08:00
Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar
Nasional

THR Cair, Pemerintah Gelontorkan Rp 29,3 T untuk ASN Hingga TNI/Polri

12 Mei 2020, 04:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.