BONTANG – Taman Pendidikan Alquran (TPA) Al Amanah berhasil mengkhatam alquran dua belas santri, di Musala Al Amanah, Minggu (26/2) kemarin. Kegiatan tersebut merupakan acara khatam massal pertama yang digelar TPA Al Amanah, seiring setahun musala tersebut dibangun.
Acara pun dimulai dari pemberian syahadah atau ijazah kepada santri yang dikhatam. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi rodiatam mardiah atau pemberian makan santri, yang dilakukan pengasuh atau guru ngaji dan orang tua. Sebagai sebuah simbol kecintaan mereka terhadap santri dalam memberikan yang terbaik.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Basri Rase, Ketua DPRD Bontang Nursalam, Camat Bontang Selatan Asdar Ibrahim, dan Lurah Tanjung Laut Indah Rosianton Herlambang.
Wawali Bontang Basri Rase mengungkapkan, atas nama pribadi dan Pemkot Bontang ia memberikan aprsiasi setinggi-tingginya kepada takmir musala, para guru, dan orang tua sehingga acara yang penuh rasa kekeluargaan ini dapat berjalan dengan sukses.
“Kegiatan ini pun sejalan dengan program pemerintah smart city, yaitu menuju Bontang yang cerdas, cerdas dalam intelektual dan spiritual,” ucapnya.
Sementara itu, Pengasuh TPA Al Amanah Ramli menjelaskan, sebanyak dua belas santri yang dikhatam ini terdiri dari lima laki-laki dan tujuh perempuan. Mereka ini merupakan santri yang sudah menguasai ilmu tajwid, 24 surah pendek, bacaan dan praktek salat yang benar, dan doa sehari-hari. Ini pun berkat peran pengasuh yang menargetkan tiap tahunnya menggelar khataman massal.
“Kami menargetkan tahun depan akan lebih banyak santri lagi yang khatam alquran,” tuturnya.
Ramli menambahkan, waktu setahun tersebut bisa di kejar berkat lima pengasuh yang memberikan pelajaran ekstra. Selain mengaji di Musala Al Amanah yang rutin disela salat magrib dan isya, ditambah juga setiap sorenya mengajar di rumah para santri.
“Harapan kami di RT 16 Gang Kerapu 2 Kelurahan Tanjung laut Indah bisa menjadi kampung santri,” harapnya.







