• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Tiga Petinggi Sunda Empire Ditetapkan Jadi Tersangka

by M Zulfikar Akbar
29 Januari 2020, 15:30
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Dua petinggi Sunda Empire, Nasri Banks dan Ratna Ningrum ditetapkan tersangka oleh Polda Jawa Barat. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Dua petinggi Sunda Empire, Nasri Banks dan Ratna Ningrum ditetapkan tersangka oleh Polda Jawa Barat. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA — Fenoma Sunda Empire bakal berakhir. Polri memastikan telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong terkait Sunda Empire, yakni Nasri Bank, Ratna Ningrum dan Rangga Sasana. Ketiganya telah ditangkap Polda Jawa Barat.

Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombespol Saptono Erlangga menuturkan, setelah memeriksa sejumlah saksi dan meminta keterangan ahli. Dilanjutkan dengan melakukan gelar perkara dengan kesimpulan kasus tersebut memenuhi unsur pidana sesuai pasal 14 dan Pasal 15 Undang undang nomor 1/1946.

”Terkait penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran,” tuturnya.

Untuk Nasri dan Ratna telah ditangkap dan berada di Polda Jawa Barat. Untuk Rangga Sasana juga telah dilakukan penangkapan di Tambun, Bekasi. Saat ini dalam proses perjalanan menuju ke Bandung. ”Tiga tersangka sudah tertangkap,” jelasnya.

Baca Juga:  Separatis Kembali Tembaki Anggota Polri dan TNI

Dia mengatakan, informasi-informasi yang disebarkan ketiganya merupakan berita bohong. Ketiganya menyebarkan informasi itu untuk mendapatkan pengakuan. ”Informasi itu tidak jelas kebenarannya,” terangnya.

Sementara Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Asep Adi Saputra menuturkan, dalam kasus itu telah diperiksa 11 saksi, dari saksi yang mengetahui peristiwa deklarasi hingga ahli. Dari ahli itu ada sosiolog dan sejarawan. ”Keterangan ahli ini yang digunakan untuk menentukan langkah komprehensif,” paparnya.

Menurutnya, diharapkan semua pihak tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga, tidak menimbulkan keonaran di masyarakat. ”Fenomena ini ditangani Polri ya,” terangnya.

Sebelumnya, muncul fenomena kerajaan baru di Indonesia. Dari kerajaan Agung Sejagat dan Sunda Empire. Mereka mengklaim berbagai informasi yang tidak masuk akal. Misalnya Sunda Empire mengklaim akan mengambil kekuasaan dari Vatikan.

Baca Juga:  Kasus Match Fixing, Setelah Laporan Keuangan, CCTV PT Liga Indonesia Coba Dihapus

Bahkan, mengklaim PBB dibentuk di Bandung. Semua informasi tidak masuk akal itu disebutkan, padahal semua itu bertolak belakang dengan fakta yang ada. (idr/kpg)

Source: Prokal
Tags: berita bohonghoakspolrisunda empire
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Diskes Pantau TKA di Teluk Kadere

Next Post

Armada Angkutan Sampah di Bontang Sudah Tua

Related Posts

Polres Bontang Pastikan Poster Konser Nadin Amizah dan Tulus di Berbas Pantai Hoaks
Bontang

Polres Bontang Pastikan Poster Konser Nadin Amizah dan Tulus di Berbas Pantai Hoaks

31 Oktober 2025, 08:56
Jumlah Berita Hoaks Naik Hampir 10 Kali Lipat Jelang Pemilu 2024
Bontang

Jumlah Berita Hoaks Naik Hampir 10 Kali Lipat Jelang Pemilu 2024

20 November 2023, 12:42
Waspada Hoaks Pengangkatan Honorer
Hoaks atau Tidak?

Waspada Hoaks Pengangkatan Honorer

31 Mei 2022, 11:00
Dicopot dari Jabatan, 6 Fakta Kapolres Nunukan yang Pukul Bawahan
Nasional

Dicopot dari Jabatan, 6 Fakta Kapolres Nunukan yang Pukul Bawahan

27 Oktober 2021, 12:38
Jadwal Vaksinasi TNI-Polri Ditunda
Bontang

Hoaks, Satgas Penanganan Covid-19 Bakal Swab Acak Malam Hari

13 Juli 2021, 20:38
Hoaks KRI Nanggala-402 Ditembak Kapal Selam Prancis
Hoaks atau Tidak?

Hoaks KRI Nanggala-402 Ditembak Kapal Selam Prancis

29 April 2021, 19:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.