• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Pesawat Casa CN A-2909 Diduga Ditembak Menggunakan Senjata M-16

by M Zulfikar Akbar
24 Maret 2020, 09:14
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi Pesawat TNI. (Antara)

Ilustrasi Pesawat TNI. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

Pesawat Casa CN A-2909 diduga ditembak dengan senjata jenis M-16 oleh orang tak dikenal (OTK) sesaat hendak mendarat di Bandara Oksibil, Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegbin) pada Senin (23/3/2020).

Komandan Lanud Silas Papare Sentani Marsekal Pertama Tri Bowo seperti dilansir dari Antara pada Senin (23/3/2020) mengatakan, dari lubang yang terdapat di dinding pesawat diperkirakan karena peluru kaliber 5,56 mm dari senjata api yang diduga berjenis M-16. Namun untuk memastikannya masih perlu dilakukan penyelidikan termasuk apakah senjata api yang digunakan berasal dari helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juni 2019.

”Memang benar pesawat Casa CN A-2909 ditembaki OTK ketika hendak mendarat di Lapangan Terbang Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang pada Senin (23/3/2020),” kata Tri Bowo.

Baca Juga:  Masyarakat Papua Marah, Manokwari Rusuh

Pesawat TNI AU dengan pilot Mayor (P) Ari Wicaksono membawa sekitar tiga ton bahan makanan dan bahan campuran milik Pemda Pegbin. Menurut Tri Bowo, setelah menurunkan barang yang diangkut pesawat langsung kembali ke Lanud SP di Sentani.

”Dari pengecekan terdapat tujuh bekas tembakan yang diduga dari senjata jenis M-16. Pesawat ditembaki saat hendak mendarat dan saat ini sedang dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi pesawat,” jelas Tri Bowo.

Dia menjelaskan, berbagai barang yang dibawa CASA itu merupakan pesanan Bupati Pegunungan Bintang yang meminta bantuan mengangkut bahan bangunan untuk membangun gereja. Permintaan bantuan tersebut diajukan resmi sehingga disetujui dengan mengerahkan pesawat Casa CN A-2909.

Baca Juga:  KPU Harus Independen, Maybrat Kacau karena Lembaga bukan Masyarakat

”Kami masih belum dapat dipastikan kelompok mana yang melakukan penembakan,” ujar Tri Bowo.

Sementara itu, ​​​​​​​Kapendam XVII Cenderawasih Kol CPL Eko Daryanto secara terpisah mengaku, belum bisa memastikan apakah senjata api yang digunakan berasal dari reruntuhan helikopter MI 17 atau bukan. Sebab, hal itu masih butuh penyelidikan intensif untuk memastikannya.

Helikopter MI 17 yang jatuh di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang membawa 12 kru dan penumpang dengan 11 pucuk senjata api berbagai jenis.

”Saat evakuasi jenazah pada Sabtu (15/2/2020), 11 pucuk senjata api tidak ditemukan di reruntuhan helikopter dan diduga sudah diambil warga,” ujar Eko. (jpc)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Jawa Pos
Tags: papuapesawat ditembakpesawat tnitni au
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ini Riwayat Perjalanan 1 Pasien Positif Korona di Bontang

Next Post

Rekomendasi Wisata Kuliner di Kalimantan Timur

Related Posts

Presiden Jokowi dan Menkominfo Diputus Bersalah Soal Internet di Papua
Nasional

Presiden Jokowi dan Menkominfo Diputus Bersalah Soal Internet di Papua

3 Juni 2020, 21:00
Tidak Kena Moratorium, Siapkan Dua Provinsi Baru untuk Papua
Nasional

Tidak Kena Moratorium, Siapkan Dua Provinsi Baru untuk Papua

24 Januari 2020, 13:00
500 Ribu URL Hoaks Beredar Tentang Papua, Jangan Mudah Percaya!
Nasional

500 Ribu URL Hoaks Beredar Tentang Papua, Jangan Mudah Percaya!

3 September 2019, 16:30
Buntut Kerusuhan Manokwari, Lapas Sorong Dibakar, 258 Napi Kabur
Nasional

Buntut Kerusuhan Manokwari, Lapas Sorong Dibakar, 258 Napi Kabur

20 Agustus 2019, 12:00
Masyarakat Papua Marah, Manokwari Rusuh
Breaking News

Masyarakat Papua Marah, Manokwari Rusuh

19 Agustus 2019, 11:53
Separatis Kembali Tembaki Anggota Polri dan TNI
Nasional

Separatis Kembali Tembaki Anggota Polri dan TNI

15 Agustus 2019, 14:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.