• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Demi Lancarnya PJJ di Bontang, Disdikbud Garap Semua Opsi

by Fitri Wahyuningsih
24 Juli 2020, 13:49
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kabid Dikdas Disdikbud Bontang, Saparuddin. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Kabid Dikdas Disdikbud Bontang, Saparuddin. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Selain memanfaatkan televisi lokal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang tetap menggodok pemberian kuota gratis. Ini dimaksudkan agar semua tantangan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebisa mungkin diminimalisasi.

“Televisi jalan. Kuota juga tetap digarap,” kata Kabid Pendidikan Dasar (Diadikbud) Bontang, Saparuddin kala disambangi di Gedung Autis Center, beberapa waktu lalu.

Saparuddin menjelaskan, wacana pemberian kuota internet gratis bagi seluruh siswa jenjang SD-SMP di Bontang diseriusi pemerintah. Alasannya, karena tak semua mata pelajaran bisa ditayangkan di televisi. Hanya mata pelajaran prioritas saja. Katakanlah Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA untuk jenjang SD. Sementara masih ada mata pelajaran lain. Tak boleh diabaikan. Harus diajarkan juga kendati pandemi melanda.

Selain itu, kata Sapar, Disdikbud menghindari kesan negatif dari publik. Seolah pemerintah hanya melayani mereka yang tidak memiliki ponsel dan ngeluh kuota. Sementara mereka yang punya perangkat (Ponsel dan laptop) tidak dilayani kepentingannya.

Baca Juga:  Saparuddin Ditunjuk Jadi Plt Kepala Disdikbud Bontang, Bambang Resmi Pensiun

“Ini kami (Disdikbud) mencari solusi terbaik untuk semua tantangan selama PJJ,” tegas Saparudin.

Berdasar data yang dihimpun Disdikbud Bontang untuk pelaksanaan PJJ ini, diketahui ada 54 SD di Bontang. Baik negeri pun swasta. Total siswa 19.097. Siswa SD yang mampu daring 14.788 orang. Yang luring, 2.384 siswa. Sementara kombinasi (luring dan daring) sebesar 1.895 siswa.

Sementara untuk SMP. Total ada 27 sekolah terdata. Meliputi sekolah negeri dan swasta. Dengan total 8.327 siswa se-Bontang. Mereka yang mampu daring 7.975 dan luring hanya 245 siswa. Dari paparan data, cukup banyak siswa SD tak mampu daring.

Untuk realisasinya, sebisa mungkin secepatnya. Sapar tak bisa memastikan kapan tepatnya. Kendati data siswa sudah demikian detil, namun lagi-lagi Disdikbud terhalang dana. Untuk kuota nilainya memang tinggi. Ditaksir, nencapai Rp 1 miliar lebih. Itu cuma untuk satu bulan.

Baca Juga:  Pengadaan Tablet untuk Pelajar Bontang Siap Didistribusikan, Tahap Awal Menyasar 1.600 Siswa SD Negeri

“Kami masih hitung-hitung ini. Karena nilainya memang tinggi,” bebernya.

SUSUN BUKU LKS

BILA dalam pelaksanaannya, masih ada siswa tak bisa belajar melalui televisi dan daring (ponsel dan laptop), Disdikbud sudah ambil ancang-ancang. Akan ada buku lembar kerja siswa (LKS) yang disusun. Menyesuaikan kurikulum 2013 dan kondisi dunia pendidikan di Bontang.

Tim penyusun ialah guru-guru di Bontang. Berdasarkan jenjang pendidikan dan kelas. Serta berdasarkan mata pelajaran. Yang menunjuk tim penyusun ialah guru, bukan Disdikbud. Dari hasil musyawarah mereka.

“Nanti teman-teman guru yang musyawarah. Mereka yang tunjuk tim penyusun,” beber Saparudin.

Kata Saparudin, LKS disusun tim guru, nama penyusun tertera di LKS. Namun hak cipta ada dipegang Disdikbud Bontang. Nantinya, seluruh kebutuhan, mulai mencari penerbit hingga pendanaan jadi tanggungan Disdikbud. Setelahnya, bila buku siap, akan dibagikan kepada seluruh siswa di Bontang. Mulai SD-SMP juga. Sesuai tupoksi Disdikbud kota.

Baca Juga:  Rotasi Guru Masih Dipandang Hukuman

Lebih jauh, sejatinya yang dilakukan Disdikbud ialah melakukan kombinasi pembelajaran. Semua tantangan coba “dipatahkan”. Agar PJJ selama pandemi ini berjalan lancar. Kata Sapar, tantangan pasti akan terus ada. Tapi setidaknya bisa diminilalisasi. Dan tingkat “kefatalannya” dikurangi.

“Buku akan dibagi ke semua siswa. Pokoknya tidak ada alasan tidak bisa belajar. Walaupun pandemi,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: disdikbud bontangpjj
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Operasi Patuh Mahakam 2020 Digelar, Masyarakat Diimbau Perhatikan Aturan Berkendara

Next Post

Tak Ada Anggaran, Legislator Bontang Urunan Bangun Portal Jembatan Jalan Pontianak

Related Posts

Antusias Sambut MBG, SMA 1 Bontang Minta Pedagang Kantin Tetap Dilibatkan
Society

Antusias Sambut MBG, SMA 1 Bontang Minta Pedagang Kantin Tetap Dilibatkan

9 Desember 2025, 11:27
SMPN 9 Bontang Mantapkan Budaya Peduli Lingkungan, Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi
Society

SMPN 9 Bontang Mantapkan Budaya Peduli Lingkungan, Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi

7 Desember 2025, 19:22
Konsisten Jaga Lingkungan, SDN 016 Tihi-Tihi Naik Peringkat Raih Adiwiyata Provinsi
Society

Konsisten Jaga Lingkungan, SDN 016 Tihi-Tihi Naik Peringkat Raih Adiwiyata Provinsi

7 Desember 2025, 17:41
SDN Bontang Utara 008 Raih Juara II Turnamen Tut Wuri Handayani 2025
Society

SDN Bontang Utara 008 Raih Juara II Turnamen Tut Wuri Handayani 2025

7 Desember 2025, 14:00
Wawali Bontang Tinjau Langsung Trotoar MT Haryono, Siswa dan Orang Tua Apresiasi
Society

Wawali Bontang Tinjau Langsung Trotoar MT Haryono, Siswa dan Orang Tua Apresiasi

5 Desember 2025, 08:00
Pemkot Bontang Serahkan Penghargaan Adiwiyata, Disdikbud Komit Terus Gaungkan Program ke Seluruh Sekolah
Society

Pemkot Bontang Serahkan Penghargaan Adiwiyata, Disdikbud Komit Terus Gaungkan Program ke Seluruh Sekolah

3 Desember 2025, 19:09

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.