• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tak Ada Anggaran, Legislator Bontang Urunan Bangun Portal Jembatan Jalan Pontianak

by Fitri Wahyuningsih
24 Juli 2020, 15:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kondisi Jembatan Jalan Pontianak Kelurahan Gunung Telihan, mengalami ambruk bagian bawahnya dan retak. (Zaenul/Bontangpost.id)

Kondisi Jembatan Jalan Pontianak Kelurahan Gunung Telihan, mengalami ambruk bagian bawahnya dan retak. (Zaenul/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kerusakan Jembatan di Jalan Pontianak, Kelurahan Gunung Telihan sudah serius. Butuh dibangun ulang. Namun sembari menunggu, perlu dibangun portal untuk mengurangi jumlah kendaraan yang lalu lalang. Jadi masalah, karena organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tak punya dana.

Khawatir hal buruk menimpa warga, anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal menginisiasi agar seluruh biaya pemasangan portal ditanggung sepenuhnya oleh dewan. Bukan menggunakan anggaran dari Sekretariat Dewan, tapi kocek pribadi seluruh anggota Komisi III.

“Ya sudah, daripada bahaya. Semua anggota Komisi III harus sumbang portal,” ujarnya, yang disambut aplaus peserta rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK) Bontang.

Baca Juga:  Anggaran Tak Kunjung Diajukan, Dewan Tunda Pembahasan Lokasi Pemakaman Bontang Barat

Faisal menjelaskan, bila menunggu anggaran cair, bisa-bisa jembatan itu tak miliki portal sama sekali. Kelamaan ditunggu. Sementara kondisi jembatan sudah memprihatinkan. Pondasi sudah ada yang patah. Tanah di bawahnya bahkan meluber sampai ke kolong jembatan.

“Masalahnya kalau kita menunggu. Tidak dipasang itu portal. Jangan tunggu kejadian baru dipasang. Sudah, Komisi III saja yang danai,” tegasnya.

Adapun yang dibutuhkan sejatinya tak banyak. Hanya kayu ulin beberapa batang. Dipasang berderet sebelum jembatan. Nilainya tak terlampau tinggi. Dia menaksir itu menghabiskan sekitar Rp 10 juta rupiah.

“Pasang, rincikan biayanya. Kirim ke kami (Komisi III),” ujarnya.

Pemasangan portal ini cuma langkah taktis yang bisa diambil. Sembari menunggu Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat turun. Dana sekitar Rp 6,3 miliar. Itu akan digunakan untuk merombak total jembatan. Mulai struktur dasar, hingga badan jembatan. Karena jembatan Pontianak merupakan prioritas PUPRK, bila tak ada aral 2021 mendatang pembangunan baru bisa dimulai.

Baca Juga:  Amir Tosina Sebut Perbaikan Tugu Selamat Datang Tak Mendesak

Langkah mitigasi ini ditawarkan PUPRK Bontang melalui Kabid Bina Marga PUPRK Bontang, Bina Antasariansyah. Kala mengikuti RDP bersama Komisi III DPRD Bontang beberapa waktu lalu.

“Jangan terlena kita. Sewaktu-waktu bisa krak ini. Harus ada tindakan mitigasi diambil,” ujar Bina ketika RDP bersama Komisi III.

Kata Bina, pemasangan portal penting guna membatasi jumlah kendaraan yang melintasi jembatan. Dengan cara ini, setidaknya mobil berkapasitas besar, katakanlah truk pengangkut tanah dan batu tidak bisa lewat. Hanya mobil pribadi dan motor.

Harus lebih dari satu portal di pasang. Setidaknya enam buah. Dari arah Soekarno-Hatta (Bontang Lestari), harus sudah dijejer 3 portal beberapa meter sebelum jembatan. Hal serupa juga diberlakukan di arus jalan sebaliknya. Dari arah Jalan Asmawarman menuju Jembatan Pontianak, pun mesti dijejer 3 “penghalang jalan”.

Baca Juga:  Soroti Dampak PLTU Teluk Kadere, Dewan Bakal Panggil Pihak Terkait

Rencana pemasangan portal berderet ini tak ubahnya tamparan bagi publik. Pasalnya, sudah ada spanduk peringatan agar truk tidak melintas dipasang pihak Kelurahan Gunung Telihan. Ukurannya cukup besar, sekitar 3×3 meter. Namun nyatanya peringatan itu tak diabaikan. Kendaraan besar santai saja melenggang. Bahkan sebuah portal kayu yang secara swadaya didirikan warga setempat, juga dilepas. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprd bontangdpuprk bontangjembatan pontianak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Demi Lancarnya PJJ di Bontang, Disdikbud Garap Semua Opsi

Next Post

Thermo Gun Tidak Rusak Sel Otak

Related Posts

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans
Bontang

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans

3 September 2025, 12:30
Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan

29 Agustus 2025, 15:00
DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD
DPRD Bontang

DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD

29 Agustus 2025, 11:53
Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026

29 Agustus 2025, 11:00
Proyek SDN 007 Bontang Utara Jadi Sorotan DPRD, Terlambat Lelang Dikhawatirkan Molor
DPRD Bontang

Komisi A DPRD Bontang Usul Operasi Timbang Serentak Dilaksanakan Berkala

29 Agustus 2025, 10:00
DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak
DPRD Bontang

DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak

29 Agustus 2025, 08:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.