• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tenaga Kerja di Bontang Sering Bermasalah, Dewan Usul Bentuk Pansus

by Fitri Wahyuningsih
30 Juli 2020, 08:52
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Anggota Komisi I DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Berbagai persoalan terkait tenaga kerja mengemuka sepanjang semester pertama tahun ini. Tenaga kerja yang upahnya tak dibayar, upah tak sesuai kontrak, hingga pemutusan kerjasama tanpa alasan yang jelas. Semua ini cukup disayangkan, mengingat Bontang lekat dengan citra kota industri.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, anggota Komisi I DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Tenaga Kerja. Usul ini diutarakan dalam rapat paripurna ke-5 masa sidang III DPRD Bontang, Rabu (29/7/2020) siang.

“Masalah tenaga kerja adalah masalah bersama. Jadi baiknya bila dibentuk Pansus Tenaga Kerja,” terang Bakhtiar dalam interupsinya.

Politisi Nasdem itu menjelaskan, dengan adanya pansus, pengawasan terhadap tenaga kerja Bontang bakal lebih fokus. Ini juga dimaksudkan agar persoalan serupa tidak lagi terulang. Kata BW– sapaan akrabnya– pekerja adalah komponen utama industri. Tak ada mereka, pabrik tak beroperasi. Maka seyogyanya bila hak-hak pekerja dijaga. Pemerintah mesti banyak terlibat dalam pemenuhan tersebut. Tentunya dalam hal mendorong perusahaan menunaikan tanggung jawab. Sesuai kesepakatan pekerja dan pemberi kerja.

Baca Juga:  Yassier Bakal Kawal Anggaran DED Program Kotaku di Berbas Pantai

Bakhtiar turut menyinggung kasus eks pekerja di salah satu perusahaan di Bontang yang baru dibayar pesangonnya usai 6 tahun diputus kerja. Itupun lepas dewan memanggil perusahaan terkait.

“Itu bayangkan, pekerja enggak dibayarkan pesangonnya sampai 6 tahun. Jangan sampai ada kasus seperti ini lagi. Memprihatinkan,” urainya usai rapat.

Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni sepakat dengan pernyataan Bakhtiar bila masalah tenaga kerja adalah persoalan bersama. Harus dicarikan solusi agar persoalan yang mengemuka tak semakin marak. Atau bahkan tak terulang. Soal usulan pembentukan pansus, ia menyilakan internal dewan membahasnya.

“Sepakat kalau masalah tenaga kerja adalah masalah bersama, dan harus diselesaikan bersama,” terang Wali Kota Neni. (*)

Baca Juga:  Komisi I Minta Dinkes Genjot Serapan Anggaran
Tags: bakhtiar wakkangdprd bontangpansus tenaga kerja
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Batal ke Mekkah, Diaspora Indonesia Ikhlas Nonton Haji lewat internet

Next Post

Jokowi Sebar BLT Rp2,4 Juta Buat Usaha

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.