bontangpost.id – Buaya yang sempat menyerang seorang remaja di RT 24, Kampung Mandar, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, akhirnya ditangkap, Kamis (24/9/2020) malam.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dibantu Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda Bajuri membutuhkan waktu nyaris 3 jam untuk mencari keberadaan buaya berjenis kelamin betina itu.
Bajuri menjelaskan, tim BKSDA tiba di lokasi penangkapan sekira pukul 21.21 Wita. Dilakukan briefing 15 menit. Setelahnya, dengan menggunakan kapal kayu menyusuri perairan sekitar Kampung Mandar tempat remaja 14 tahun diserang buaya.
Sejumlah kendala dihadapi tim kala mencari keberadaan buaya tersebut. Seperti, daerah penyisiran terbilang luas. Kedua, medan penyusuran banyak berjejer pohon bakau. Sehingga tim mesti lebih awas.
“Pencarian kan juga malam hari. Sudut pandang tim juga terbatas,” beber Bajuri kepada bontangpost.id.
Usai menyusuri laut dengan deretan pohon-pohon bakau nyaris 3 jam, tim akhirnya mendapati lokasi bersemayam predator itu. Evakuasi tidak butuh waktu lama. Karena tim yang turun adalah profesional yang juga dilengkapi peralatan memadai. Posisi keberadaan buaya ditemui sekitar 100 meter dari bibir pantai Kampung Mandar.
“Agak masuk daerah yang bakaunya berjejer,” ujarnya.
Ditambahkan, tim dapat memastikan buaya yang dievakuasi ini adalah yang menyerang remaja di Kampung Mandar. Pasalnya, ada ciri-ciri fisik ditinggalkan predator berukuran 2,85 meter itu. Yang memudahkan identifikasi. Semisal ada bekas luka di bagian bibir. Pun ada satu gigi buaya yang lepas. Kedua ciri fisik ini hadir usai korban melakukan perlawanan kala buaya melakukan penyerangan.
“Gigi buaya itu kan lepas satu. Tertinggal di betis korban. Nah, buaya yang ditemukan ini juga tidak ada giginya satu, dan bagian bibir luka,” kata Bajuri.
Adapun di lepas pantai dekat lokasi kejadian, telah memasang papan peringatan. Agar warga setempat dan dari luar daerah yang berkunjung untuk lebih hati-hati. Tidak berenang di sekitar lokasi. Karena di sana masih ada buaya yang beredar.
“Masih ada buaya. Jadi kami minta warga hati-hati di sana,” tandasnya. (*)







