• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Jual Solar ke Malaysia dengan Harga Lebih Murah, ini Dalih Pertamina

by Redaksi Bontang Post
6 Oktober 2020, 08:41
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi solar.

Ilustrasi solar.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – PT Pertamina (Persero) menjual solar premium atau minyak diesel kecepatan tinggi (High Speed Diesel/HSD) dengan harga miring ke negeri Jiran, Malaysia. Volume HSD yang diekspor sekitar satu kargo atau 31,8 ribu kiloliter (200 ribu barel) dengan nilai USD 9,5 miliar.

Keputusan BUMN energi itu pun menjadi pertanyaan para anggota dewan di Senayan. Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar Kardaya Warnika melihat isu penjualan solar dengan harga lebih murah ke Malaysia sungguh tidak mengenakkan.

“Itu isu negatif buat Pertamina,” ungkapnya dalam rapat dengan pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan PT Pertamina (Persero), Senin (5/10/2020).

Dia menambahkan, meski yang diekspor Pertamina adalah HSD, namun orang awam tetap akan memahaminya sebagai ekspor solar. “Pengertian umum HSD, ada kata-kata dieselnya, itu solar juga pengertian orang awam,” katanya.

Baca Juga:  Penurunan BBM Disambut Positif, Tetap Waspadai Kondisi Minyak Dunia

Atas dasar itu, dia meminta Pertamina untuk menjelaskan keputusan soal ekspor solar tersebut. Direktur Utama PT Kilang Pertamina International (KPI) Ignatius Tallulembang menyampaikan, selama pandemi Covid-19, permintaan terhadap bahan bakar jenis solar turun drastis.

Merespons penurunan permintaan, perseroan pun telah mengoperasikan kilang Pertamina pada kapasitas minimum atau Turn Down Ratio 75 persen.

“Dengan kapasitas tersebut ternyata masih dihasilkan solar berlebih karena demand solar di dalam negeri selama pandemi sangat rendah. Sehingga menyebabkan penampung tidak mampu lagi,” katanya.

Kapasitas produksi solar minimum telah melewati kapasitas penampungan (storage) nasional lantaran rendahnya permintaan. Pada kondisi normal, permintaan solar mencapai 13,5 juta barel.

Namun selama pandemi, atau kumulatif mulai April 2020, permintaan solar hanya 10,6 hingga 12,9 juta barel. Masalah rendahnya permintaan hingga menyebabkan keterbatasan penampungan ini harus dicarikan jalan keluar.

Baca Juga:  Perusahaan Beri Pelajaran, Siswa Antusias 

Tallulembang lantas menjelaskan, ada dua alternatif solusi yang bisa diambil. Pertama, menyetop operasi kilang. Kedua, mencari pasar lain yang bisa menyerap produk solar.

“Kalau kita stop, bukan solar saja yang nggak bisa dihasilkan, tapi produk lain seperti gasoline, LPG, dan lain-lain. Maka guna menekan kerugian lebih besar, dilakukan penjualan ekspor solar,” terangnya.

Dia menegaskan, penjualan kargo mendesak ini dilakukan untuk menghindari stop operasi kilang. Sementara itu, terkait harga yang lebih murah, Tallulembang menyampaikan, tentu harga jual HSD menyesuaikan harga pasar secara Free on Board (FoB).

“Karena mengikuti mekanisme pasar, saat itu harganya seperti itu ya kami lepas sesuai harga pasar yang ada pada saat itu,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:  Antrean Panjang Solar, Kapolres: Masih Aman dari Pengetap
Tags: ekspor solarpertamina
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Alat Kesehatan RSUD Bertambah, Najirah Sumbang Produk Anestesi Terbaik

Next Post

Akademisi Menolak Omnibus Law

Related Posts

Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina
Nasional

Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina

19 September 2026, 14:00
Pertamina Didesak Buka Penyebab Hujan Abu di Balikpapan, Warga Mengaku Sesak Napas
Kaltim

Pertamina Didesak Buka Penyebab Hujan Abu di Balikpapan, Warga Mengaku Sesak Napas

26 Juni 2026, 21:24
Ahok Sebut Proyek Kilang Balikpapan “Ngaco Banget”, Ada Dosa Lama yang Harus Dibongkar
Kaltim

Ahok Sebut Proyek Kilang Balikpapan “Ngaco Banget”, Ada Dosa Lama yang Harus Dibongkar

3 Maret 2025, 17:00
Pertamina Diminta Terbuka terkait Berulangnya Kebakaran di Instalasi Kilang Balikpapan
Kaltim

Pertamina Diminta Terbuka terkait Berulangnya Kebakaran di Instalasi Kilang Balikpapan

28 Mei 2024, 14:00
Kebakaran di Kawasan Kilang Pertamina Balikpapan, hingga Pagi Ini Api Belum Berhasil Dipadamkan
Kaltim

Kebakaran di Kawasan Kilang Pertamina Balikpapan, hingga Pagi Ini Api Belum Berhasil Dipadamkan

25 Mei 2024, 09:00
Perkuat Sinergi, 4 Anak Usaha Pertamina Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Infrastruktur Kilang LNG
Society

Perkuat Sinergi, 4 Anak Usaha Pertamina Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Infrastruktur Kilang LNG

20 Oktober 2021, 10:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.