• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

BPK Soroti Penanganan Covid-19 di Kaltim, Penyaluran Bansos Tidak Tepat Penerima dan Terlambat

by Redaksi Bontang Post
21 Desember 2020, 08:02
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Paket sembako di Kelurahan Gunung Elai berisi beras 15 kilogram, gula curah 3 kilogram, telur 4 butir, telur 1 piring isi 30 butir. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Paket sembako di Kelurahan Gunung Elai berisi beras 15 kilogram, gula curah 3 kilogram, telur 4 butir, telur 1 piring isi 30 butir. (Fitri Wahyuningsih/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Penanganan Covid-19 di Kaltim turut diawasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kaltim. Dari hasil pemeriksaan, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan Pemprov Kaltim. Seperti kemampuan tracing (pelacakan) hingga urusan penyaluran bantuan. Kepala BPK Perwakilan Kaltim Dadek Nandemar mengatakan, kesimpulan itu berdasarkan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Audit itu untuk melihat apakah pemprov sudah patuh kepada peraturan. Di pemeriksaan ini, sambung dia, melihat apakah Pemprov Kaltim sudah melaksanakan penanganan Covid-19 dengan seharusnya. Sedangkan, salah satu indikator penanganan Covid-19 yang baik adalah testing dan tracing. Misalnya bagaimana berapa durasi hasil sampel bisa diketahui dan kapasitas laboratorium dengan jumlah sampel.

Dia mengatakan, pada dasarnya upaya penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemprov Kaltim sudah cukup efektif. Namun, masih ada yang perlu diperbaiki. “Juga, ini ada penyaluran bantuan sosial yang tidak tepat penerima dan waktu penyaluran yang terlambat,” terangnya.

Baca Juga:  Dari Rp 74,7 Miliar, Dana Penanganan Covid-19 Tersisa Rp 7,1 Miliar

Dadek berpesan, pemerintah provinsi terus berupaya keras melakukan peningkatan dalam penanganan Covid-19. Sebab, masalahnya tak hanya urusan bantuan dan penanganan medis. Tetapi juga seperti pemberian insentif bagi tenaga medis/perawat hingga penanganan pemusalaran pasien Covid-19 yang meninggal. Diharapkan, hal tersebut jug dikelola dan dikomunikasikan dengan baik.

Sementara itu, Wagub Hadi Mulyadi mengatakan, pemerintah daerah terus semangat menjalankan kinerja meski dalam kondisi pandemi Covid-19. “Hasil laporan ini (BPK) Pemprov Kaltim tetap semangat bekerja dengan teliti dan profesional, juga pemerintah kabupaten dan kota. Apalagi dalam kondisi pandemi, harus tetap semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Hadi.

Pihaknya pun bekerja keras, karena hasil dari laporan ini tentu akan memengaruhi penilaian opini pengelolaan keuangan daerah. “Saran BPK dalam penanganan Covid tentu pemerintah daerah akan ikuti. Misalnya, laboratorium yang masih kurang. Hal ini dianggap kurang karena terjadi lonjakan. Kalau tidak, tentu aman saja. Jadi tidak masalah,” ujar Wagub Hadi Mulyadi.

Baca Juga:  Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 Belum Sentuh 50 Persen

Hingga saat ini, atau sejak kasus pertama ditemukan Maret lalu, kasus Covid-19 di Kaltim belum menunjukkan tanda-tanda melandai. Jumat (18/12), terdapat penambangan 280 kasus terkonfirmasi Covid-19. Sehingga, total kasus mencapai 23.656 kasus. Namun, kasus aktif masih ada 3.072 orang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltim Andi M Ishak mengatakan, meningkatnya kasus terkonfirmasi di Kaltim, menandakan masyarakat masih abai terhadap protokol kesehatan.

“Terus meningkatnya kasus positif ini menandakan penularan masih terus terjadi. Dikarenakan masyarakat mengabaikan protokol kesehatan,” kata Andi.

Dia pun meminta agar masyarakat kembali disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan penerapan 3M, yakni selalu memakai masker, menjaga jarak aman, dan membiasakan diri mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer. Dia mengingatkan, lengahnya masyarakat terhadap protokol kesehatan dapat berdampak fatal, yaitu semakin banyak yang tertular.

Baca Juga:  Pemkot Refocusing Anggaran Rp 20 Miliar, Gunakan untuk Insentif Nakes

“Masyarakat harus sadar kelalaian ini berdampak fatal. Jangan menunggu kasus harian semakin tidak terkendali. Untuk itu, tetap disiplin protokol kesehatan,” pungkasnya. (nyc/riz/k8)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bantuan covid-19penanganan covid-19
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Guru dan Murid Wajib Rapid Tes

Next Post

Sengkarut Partai Golkar Bontang; Kader Kalah, Musda Bermasalah

Related Posts

PT KMI Gelar Vaksinasi Dosis Kedua di SMP 8 Bontang
Bontang

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 Belum Sentuh 50 Persen

2 Desember 2021, 17:00
Pemkot Refocusing Anggaran Rp 20 Miliar, Gunakan untuk Insentif Nakes
Bontang

Pemkot Refocusing Anggaran Rp 20 Miliar, Gunakan untuk Insentif Nakes

24 Juli 2021, 12:30
Pupuk Kaltim

PKT Proactive Covid-19, Salurkan Bantuan Rp 840,24 Juta untuk Tenaga Kesehatan Hingga Warga yang Jalani Isoman

20 Februari 2021, 21:01
Agus Haris Tidak Sepakat Sekolah Tatap Muka Digelar
Bontang

Pemkot Bontang Diminta Siapkan Skema Jangka Panjang Tangani Covid-19

8 Januari 2021, 08:00
Dari Rp 74,7 Miliar, Dana Penanganan Covid-19 Tersisa Rp 7,1 Miliar
Bontang

Dari Rp 74,7 Miliar, Dana Penanganan Covid-19 Tersisa Rp 7,1 Miliar

27 Oktober 2020, 22:12
Penyaluran BLT Jilid II, Kualitas Beras Berbeda, Lurah Sebut Warga Legawa
Bontang

Oknum Catut Nama Pejabat Muluskan Pemberian BLT, Kelurahan Merasa Terbantu

10 Juni 2020, 21:42

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.