• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Guru dan Murid Wajib Rapid Tes

by Redaksi Bontang Post
19 Desember 2020, 14:47
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
KBM tatap muka di satuan pendidikan Bontang bakal digeber pada 11 Januari mendatang. Pengunduran ini bertujuan agar sekolah melakukan simulasi. (Dok)

KBM tatap muka di satuan pendidikan Bontang bakal digeber pada 11 Januari mendatang. Pengunduran ini bertujuan agar sekolah melakukan simulasi. (Dok)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pembelajaran tatap muka (PTM) di masa transisi bakal dimulai pada awal semester genap mendatang. Berdasarkan kalender akademik jatuh di awal Januari. Persiapan dilakukan oleh pihak sekolah. Baik itu membentuk tim khusus, mempersiapkan sarana protokol kesehatan, hingga penyebaran angket persetujuan orangtua.

Kepala SMA 1 Sumariyah mengatakan ada ketentuan yang diusulkan menyambut PTM kali ini. Berupa seluruh guru dan pelajar harus mengantongi hasil pemeriksaan rapid tes. “Supaya aman paling tidak telah melakukan rapid tes,” kata Sumariyah.

Dasar usulan itu mengacu terhadap surat keputusan bersama (SKB) empat menteri. Disinggung mengenai pembiayaan, untuk guru rencananya bakal diambil dari dana sekolah.

Namun, ia belum bisa menyebutkan dari pos penerimaan mana. Sementara untuk pelajar menjadi beban orangtua.

“Kami juga akan mencari solusi jika ada faktor tertentu sehingga pelajar tidak bisa melakukan rapid. Untuk guru kami akan cari payung hukumnya,” ucapnya.

Baca Juga:  PTM Diizinkan, Disdikbud Tunggu Instruksi Wali Kota

Jangka waktu surat bebas Covid-19 maksimal dua pekan sebelum PTM dimulai. Meski demikian, usulan ini belum dibawa ke jenjang lebih tinggi. Berupa rapat koordinasi musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS).

“Semua kepala sekolah membaca SKB empat menteri harusnya sepaham,” tutur dia.

Diketahui, di SMAN 1 terdapat tenaga pengajar sekira 60 orang. Sedangkan jumlah pelajar yakni 741. Terbagi dalam 21 rombongan belajar (rombel). Sekolah yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan, Gang Piano 11, Bontang Baru ini tidak menerapkan skema sif. Mengingat terdapat guru yang memberikan materi selama 42 jam pembelajaran tiap pekannya.

Selain itu penerapan dua sif juga mengakibatkan guru bakal berada di sekolah dari pagi hingga sore. Pengaturan jam mengajar ini yang bakal rumit. Tak hanya itu dua sif juga membutuhkan mobilisasi penuh. Sehubungan dengan pengawasan penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Syarat Vaksin Tak Berlaku untuk Murid SD

Nantinya, SMAN akan menjalani PTM mulai 07.30 hingga 12.45 Wita. Sehari terdapat 10 jam pembelajaran. Satu jam pembelajaran berdurasi 30 menit. Skemanya, pelajar yang masuk diatur berdasarkan nomor absensi. Bagi nomor ganjil akan mengikuti PTM di pekan pertama. Sementara nomor genap akan mengikuti kegiatan belajar-mengajar (KBM) secara daring.

Tiga tim pun telah terbentuk oleh sekolah. Meliputi tim pembelajaran, kesehatan, dan humas. Ketiganya memiliki peran yang berbeda. Tim pembelajaran tugas mereka fokus terhadap kegiatan di kelas. Sementara tim kesehatan memiliki kewajiban jika terjadi pelajar yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.

Sebelumnya diberitakan, Jubir Tim Gugus Tugas Adi Permana menyarankan sebaiknya tenaga pengajar menjalani pemeriksaan atau screening terlebih dahulu. Sebelum terlibat dalam proses kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka. “Minimal mereka rapid tes untuk mengetahui kondisi tubuhnya,” kata Adi.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Melonjak, Sekolah Tatap Muka di Bontang Terancam Batal

Tujuannya agar dapat melakukan deteksi dini. Sehingga kasus tidak menyebar lebih luas. Apalagi situasinya ini rentan mengingat langsung melakukan kontak dengan anak. Meskipun diketahui imunitas anak lebih tinggi dibandingkan orangtua.

Termasuk riwayat klinis tenaga pengajar harus menjadi pertimbangan utama. Jika memiliki penyakit komorbid tentunya akan ditentukan keputusannya pada saat Disdikbud menggelar koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19. “Harus diidentifikasi gurunya. Apakah fit semua atau tidak,” pungkasnya. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pembelajaran tatap muka
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Predator Seksual Anak Dipenjara, Dikebiri, Lalu Dipermalukan

Next Post

BPK Soroti Penanganan Covid-19 di Kaltim, Penyaluran Bansos Tidak Tepat Penerima dan Terlambat

Related Posts

SD Negeri 001 Bontang Utara Mulai PTM, Kelas Dibagi Dua Sif
Bontang

PTM 100 Persen di Bontang, Durasi Belajar Kembali Normal

23 Mei 2022, 19:23
PTM Dinilai Rentan Penularan Hepatitis Akut dan Covid-19
Pendidikan

PTM Dinilai Rentan Penularan Hepatitis Akut dan Covid-19

12 Mei 2022, 20:37
SKB 4 Menteri Terbaru Bolehkan PTM 100 Persen
Nasional

SKB 4 Menteri Terbaru Bolehkan PTM 100 Persen

12 Mei 2022, 10:24
Lima Sekolah Hentikan PTM
Bontang

Lima Sekolah Hentikan PTM

14 Februari 2022, 16:07
Tiga Sekolah di Bontang Lockdown
Bontang

Tiga Sekolah di Bontang Lockdown

11 Februari 2022, 11:53
Belum Dapat Izin Satgas Covid-19 Provinsi, SMA di Bontang Tak Bisa Gelar PTM
Bontang

SMA Inisiatif PTM 50 Persen, Gunakan Skema Hybrid

11 Februari 2022, 11:00

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.