• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tiga Sekolah di Bontang Lockdown

by Redaksi Bontang Post
11 Februari 2022, 11:53
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Empat pelajar dan karyawan sekolah positif Covid-19, SMK Negeri 3 sementara waktu menerapkan pembelajaran jarak jauh

Empat pelajar dan karyawan sekolah positif Covid-19, SMK Negeri 3 sementara waktu menerapkan pembelajaran jarak jauh

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tren sebaran covid-19 di Kota Taman meningkat. Bahkan tiga sekolah mengubah skema pembelajaran dari luring menjadi daring. Setelah pelajarnya dinyatakan reaktif pasca menjalani pemeriksaan covid-19. Tiga sekolah itu yakni SMA 1, SMK 3, dan SMP 1.

Kepala SMA 1 Sumariyah mengambil langkah antisipasi. Pasalnya dua pelajarnya dinyatakan reaktif saat pengambilan sampel, Rabu (9/2) lalu. Salah satu pelajar terdeteksi saat ingin mengikuti kegiatan MTQ. Sisanya mengambil inisiatif karena kondisi tubuhnya tidak fit.

“Terus pelajar itu periksa juga. Karena kami mengimbau untuk melakukan pemeriksaan antigen mandiri bagi siswa yang sakit dan mampu,” kata Sumariyah.

Ia menjelaskan pelajar tersebut terakhir masuk Selasa (8/2). Berdasarkan informasi yang diperoleh pelajar itu mengalami demam. Langkah yang dilakukan oleh sekolah ialah mengubah skema pembelajaran seluruh rombel menjadi daring. Keputusan ini sudah mulai sejak Kamis (10/2) kemarin. Durasinya selama lima hari.

Baca Juga:  Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Bertahap Sesuai Kesiapan Sekolah

“Ini bentuk antisipasi. Karena guru-guru yang menyampaikan materi sebelumnya juga khawatir,” ucapnya.

Pihaknya telah melakukan komunikasi dengan satgas. Sehubungan dengan tindak lanjut dari kondisi ini. Ia mengaku belum mendapatkan informasi kapan pelajar itu menjalani pemeriksaan swab PCR.

“Kami tidak tahu pelajar ini terpapar dari mana. Sebab tidak ada riwayat perjalanan dari luar daerah,” tutur dia.

Sekolah pun sebenarnya telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari pendeteksian suhu tubuh, penyediaan sarana cuci tangan, pemberlakuan penggunaan masker, hingga pengaturan jarak.

“Sebenarnya kami tidak ingin terjadi. Tetapi begini padahal prokes juga ketat,” terangnya.

Tak hanya itu, sekolah juga mengeluarkan kebijakan bagi pelajar yang kurang fit untuk menempuh penyampaian materi secara daring. Terkhusus mereka yang mengalami gejala seperti demam.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah di Bontang Online Lagi

“Kami sudah buat surat edarannya,” terangnya.

Sementara untuk SMK 3 tercatat ada empat pelajar dan empat karyawan sekolah hasil pemeriksaannya serupa, Selasa (8/2). Hasil ini didapatkan setelah sebagian siswa secara acak menjalani pemeriksaan rapid antigen yang dilakukan oleh Puskesmas Bontang Barat. Sementara guru dan karyawan di satuan pendidikan itu seluruhnya mengikuti pemeriksaan.

Kepala SMK 3 Hamsiah mengatakan akibat kondisi itu sekolahnya mengembalikan skema pembelajaran menjadi jarak jauh. Hingga dua pekan mendatang. Tetapi keputusan itu hanya menyasar X dan XII. Sebab kelas XI sudah menjalani masa praktek kerja industri. Seluruh yang reaktif telah menjalani swab PCR. Saat ini mereka menunggu hasilnya.

“Jadi untuk pelajar kami pilih anak-anak yang kurang fit saat itu. Kalau guru dan karyawan semuanya,” urainya.

Baca Juga:  Disdikbud Bontang Ubah Skema Pembelajaran Tatap Muka

Adapun penghentian PTM terbatas juga terjadi di SMP 1. Pasalnya di satuan pendidikan tersebut terdapat delapan pelajar dengan hasil pemeriksaan reaktif. Sekolah pun telah melakukan disterilisasi selama lima hari sambil menunggu hasil tracing dari Tim Gugus Tugas Covid-19.

“Dia masuk hasil tracing ayahnya yang juga guru di salah satu SMK. Jadi kami melakukan PJJ sejak kemarin,” kata Riyanto.

Dijelaskan, siswa itu terakhir melakukan kegiatan belajar secara luring pada Senin (7/2) lalu. Akibat dari kejadian ini, sebanyak 17 pelajar dan 4 guru masuk dalam daftar tracing. Proses itu akan berkoordinasi dengan Puskesmas Bontang Utara 1.

“Mereka yang kontak erat akan dicek,” ucapnya.

Bila ditemukan tambahan positif, aktivitas PJJ akan diperpanjang selama dua pekan. Sesuai dengan aturan yang berlaku. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pembelajaran tatap mukaptm
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

SMA Inisiatif PTM 50 Persen, Gunakan Skema Hybrid

Next Post

Enam Proyek di Bontang Jadi Perhatian KPK

Related Posts

SD Negeri 001 Bontang Utara Mulai PTM, Kelas Dibagi Dua Sif
Bontang

PTM 100 Persen di Bontang, Durasi Belajar Kembali Normal

23 Mei 2022, 19:23
PTM Dinilai Rentan Penularan Hepatitis Akut dan Covid-19
Pendidikan

PTM Dinilai Rentan Penularan Hepatitis Akut dan Covid-19

12 Mei 2022, 20:37
SKB 4 Menteri Terbaru Bolehkan PTM 100 Persen
Nasional

SKB 4 Menteri Terbaru Bolehkan PTM 100 Persen

12 Mei 2022, 10:24
Lima Sekolah Hentikan PTM
Bontang

Lima Sekolah Hentikan PTM

14 Februari 2022, 16:07
Kapasitas PTM di Bontang Turun Jadi 50 Persen
Bontang

Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah di Bontang Online Lagi

13 Februari 2022, 12:25
Tracing di 3 Sekolah Sasar Siswa yang Kontak Erat
Bontang

Tracing di 3 Sekolah Sasar Siswa yang Kontak Erat

12 Februari 2022, 15:34

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.