• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kasus Covid-19 Melonjak, Bontang Terapkan PPKM

by Redaksi Bontang Post
12 Januari 2021, 18:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kasus tren Covid-19 di Kota Taman mengalami lonjakan signifikan. Bahkan data dari Tim Gugus Penanganan Covid-19 penambahan kasus pada Januari ini melebihi capaian tertinggi tahun lalu. Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Adi Permana mengatakan pada Agustus lalu angka kasus yakni 43. Sementara hingga pertengahan Januari ini sudah mencapai 73 kasus baru.

“Sudah kami usulkan untuk membatasi ruang gerak di masyarakat. Karena kalau tidak implikasinya angka kasus tinggal dikalikan,” kata Adi.

Ia menjelaskan tiga kriteria Pengajuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah terpenuhi. Mulai dari angka kasus aktif di atas rata-rata nasional sudah mencapai 15,8 persen. Sementara rata-rata nasional yakni 14 persen.

Kriteria selanjutnya yakni ketersediaan ruang perawatan isolasi rumah sakit. Persentasenya telah mencapai 90 persen. Dari persyaratan pengajuan di atas 70 persen.

Total bed occupancy rate (BOR) ialah 103 unit. Meliputi RSUD Taman Husada 22, RS Pupuk Kaltim 69, RS LNG 12 unit.

Baca Juga:  Hoaks, Satgas Penanganan Covid-19 Bakal Swab Acak Malam Hari

“Dua persyaratan PPKM telah terpenuhi,” ucapnya.

Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 Kota Taman 82,5 persen. Dari jumlah pasien sembuh sebanyak 1.748. Adapun rata-rata nasional yaitu 82 persen. Artinya angka kesembuhan mendekati batas acuan.

Sisanya ialah mencakup critical rate atau angka kematian. Rata-rata nasional ialah 3 persen, sedangkan Bontang berada di 1,7 persen.

Jika kebijakan ini diputuskan maka acuannya sesuai dengan yang dikeluarkan pemerintah pusat. Mulai dari pembatasan jam operasional pusat perbelanjaan, pembatasan kerja di lingkup ASN, pembatasan kapasitas tempat ibadah, hingga pembatasan aktivitas makan dan minum di pusat kuliner.

“Tidak pelarangan sifatnya tetapi pembatasan,” tutur dia.

Sementara Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang Aji Erlynawati mengatakan akan segera memberlakukan PPKM. Pihaknya akan berkoordinasi segera dengan Asisten 1 Sektkot untuk membahas catatan hasil rapat koordinasi penanganan Covid-19.

Baca Juga:  PPKM Potensi Diperpanjang

“Melihat dari data yang terkonfirmasi sudah banyak. Korban bertambah. Kami akan segera berlakukan PPKM,” kata pejabat yang akrab disapa Iin ini saat ditemui usai memimpin Rakor Penanganan Covid-19, Senin (11/1) kemarin.

Koordinasi juga membahas program jangka pendek Satgas Penanganan Covid di 2021. Selanjutnya itu akan dikemas dalam peraturan wali kota (Perwali). Terakhir meminta persetujuan dari kepala daerah.

“Jadi ke provinsi sifatnya harmonisasi. Kami juga akan revisi Perwali 21/2020 tentang peneggakan disiplin prokes,” sebutnya.

Diketahui, jumlah kasus aktif terkini mencapai 335. Dari total kasus yakni 2.120. 61 pasien dipastikan menjalani perawatan di fasilitas kesehatan. Sementara 274 pasien wajib melakukan isolasi mandiri.

Adapun jumlah pasien sembuh yaitu 1.748. Sedangkan kasus meninggal tercatat 37 atau 1,7 persen dari keseluruhan kasus. Berdasarkan infografis, enam kelurahan menjadi zona merah. Terdiri dari Belimbing, Gunung Elai, Loktuan, Api-Api, Berebas Tengah, dan Tanjung Laut. Status ini disandang karena di area tersebut terdapat 20 atau lebih kasus aktif.

Baca Juga:  PPKM Segera Diakhiri, Jokowi Tunggu Kajian Kemenkes

Sebelumnya diberitakan, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bontang dr Suhadi sepakat jika diberlakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Namun, kebijakan itu harus dilangsungkan secara menyeluruh. Dalam lingkup provinsi atau minimal kota besar. Dengan akses perpindahan masyarakat secara masif. Bukan hanya satu daerah tertentu. Misalnya Bontang atau satu kota lain. Mengingat akan percuma jika masih ada mobilisasi warga antar daerah yang cukup besar.

“Pertimbangannya geografis. Jika mobilisasi tetap jalan, sedangkan daerah lain tidak melakukan itu (PPKM) pasti tidak akan maksimal. Apalagi Bontang merupakan daerah kecil,” pungkasnya. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: covid-19 bontangppkm
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pencarian Pemancing yang Hilang Terkendala Cuaca Buruk

Next Post

Bontang Gagal Vaksinasi Covid-19

Related Posts

PPKM Resmi Dicabut, Kemenkes Anjurkan Tetap Pakai Masker
Nasional

PPKM Resmi Dicabut, Kemenkes Anjurkan Tetap Pakai Masker

31 Desember 2022, 15:28
PPKM Level 4 Diperpanjang sampai 9 Agustus
Kesehatan

PPKM Segera Diakhiri, Jokowi Tunggu Kajian Kemenkes

23 Desember 2022, 11:00
Inovasi Baru, Alat Deteksi Covid-19 Lewat Bau Keringat Ketiak
Bontang

Hasil Lab Keluar, Lima Sampel Pasien Positif Covid-19 di Bontang Tunjukan Varian Baru

13 November 2022, 17:32
Hari Pertama Isoter Dibuka, Langsung Dihuni Tiga Pasien
Bontang

Tingkat Kesembuhan Tinggi, Tersisa 7 Pasien yang Menjalankan Isoter di Rusunawa 

13 Maret 2022, 15:50
Pemkot Bontang Siapkan Langkah Antisipasi Sebelum Masuk PPKM Level Empat
Bontang

Pemkot Bontang Siapkan Langkah Antisipasi Sebelum Masuk PPKM Level Empat

18 Februari 2022, 15:00
Ada Sinyal Penerapan PPKM Level 3 di Bontang
Bontang

Ada Sinyal Penerapan PPKM Level 3 di Bontang

15 Februari 2022, 07:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.