• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kesaksian Sahabat Pemancing yang Ditabrak Tanker: Ucapkan Takbir, Hilang Bersama Kapal Karam

by BontangPost
14 Januari 2021, 11:48
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sadaruddin, pemancing yang selamat usai kapal ditabrak tanker menceritakan kronologi kejadian yang membuat satu rekannya hilang. (Edwin/KP)

Sadaruddin, pemancing yang selamat usai kapal ditabrak tanker menceritakan kronologi kejadian yang membuat satu rekannya hilang. (Edwin/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

Allahuakbar… Allahuakbar… Allahuakbar…. Hujan, angin kencang, serta ombak bergulung hebat di perairan Telaga Serang. Muhammad Thaha terus melafazkan takbir. Bahaya yang datang tak membuatnya beranjak sedikitpun. Tetap duduk. Di atas kapal. Berukuran 12 x 1,5 meter.

EDWIN AGUSTYAN, Santan Iir

Thaha, Sadaruddin, Mustarin, dan M Yunus masih memancing hingga sekira pukul 03.00, Ahad (10/1/2021). Baru berhenti setelah hujan deras mengguyur. Alam yang tidak bersahabat tetap membuat mereka tenang.

Setengah jam berselang mereka melihat tanker mendekat. Lampu kapal nampaknya tidak terlihat oleh awak tanker. Sementara para pemancing tak bisa mendengar hal lain, karena suara bising generator set.

Keempatnya panik. Jarak antara kapal dan tanker sudah terlampau dekat. Usaha mencari parang untuk memotong tali sauh tak menemui hasil. Tak ada lagi yang bisa dilakukan. Kecuali meninggalkan kapal.

Baca Juga:  Istri Pemancing yang Hilang: Doakan Suami Saya Ditemukan

Bagian tengah kapal dihantam tanker. Mengenai mesin. Yunus dan Mustarin lari menuju arah depan kapal, lalu cebur ke laut lepas. Sadaruddin masih terus berusaha mengajak Thaha melompat. Namun yang diajak tak bergeming.

Sadaruddin baru meninggalkan kapal setelah pelan-pelan mulai karam. Sedangkan Thaha tetap di tempatnya. Guru SDN 016 Santan Tengah itu akhirnya hilang. Belum ditemukan. Sampai berita ini ditayangkan. Dari penuturan sang istri, Thaha memang diketahui tak mahir berenang.

“Saya sudah mengajak dia (Thaha) melompat. Tapi dia tetap duduk seperti ini (memperagakan gestur berdoa). Dia terus ngomong Allahuakbar. Itu saja yang dibilang,” kata Sadaruddin (54).

Dia duduk di samping kanan Thaha saat kejadian. Dia memunggungi Mustarin. Sementara Thaha satu deret dengan M Yunus. “Kami duduk menghadap belakang kapal. Karena angin dari arah depan,” tutur pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu.

Baca Juga:  Pencarian Pemancing yang Hilang Terkendala Cuaca Buruk

Melompat dari kapal, Sadaruddin tidak sepenuhnya aman. Dia mesti berenang bersisian dengan tanker. Bapak tujuh anak itu baru merasa sedikit tenang setelah tanker melewatinya. “Saya cuma melihat bagian bawah tanker berwarna cokelat. Takut kena baling-balingnya,” ungkapnya.

Dari kejauhan dia mendengar sayup-sayup orang minta tolong dari arah kapal. Namun, tenaganya sudah habis. Tak banyak yang bisa dia perbuat.

Selama berenang, Sadaruddin terus memandang kapal pemancing lain. Jaraknya sekira 300 meter. 10 menit berenang, dia menemukan jeriken. “Saya banyak minum air laut,” terangnya.

Sekira sejam mengarungi laut, dia sampai di kapal pemancing. Tanpa banyak rehat, dia bersama pemancing lain coba mendatangi lokasi kejadian. Berharap Thaha ditemukan. Tapi hasilnya nihil. Mereka akhirnya dibawa ke Bontang. Bersandar di dermaga Berebas Pantai sekira pukul 07.30 Wita. Lalu melaporkan peristiwa yang nyaris merenggut nyawa itu ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bontang.

Baca Juga:  Pencarian Nelayan yang Hilang Dilanjutkan

Katanya, Thaha menggunakan baju merah dan celana kuning. Serta topi. Dia sangat berharap orang yang sudah dianggapnya adik itu bisa ditemukan. “Saya dua kali makan satu piring dengannya,” tuturnya.

Dalam perjalanan menuju Telaga Serang. Berjarak 15 nautical mile atau 27,78 kilometer dari Pelabuhan Tanjung Laut Indah. Thaha, kata Sadaruddin, tampak riang sekali. Dia banyak bercanda. Tertawa lepas. Hal itu terus diingatnya.

Selamat dari kejadian itu, Sadaruddin mesti melawan trauma. Dia tak pernah lagi tidur nyenyak. Bayang-bayang saat tanker menabrak kapal terus berputar di kepalanya. “Saya teringat terus. Susah tidur,” ungkapnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kapal nelayan tertabrak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bulan Depan 8 Kabupaten/Kota di Kaltim Dapat Vaksin, Bontang Dijatah 3.840 Dosis

Next Post

Syekh Ali Jaber Wafat

Related Posts

Kapal Nelayan Bontang Tenggelam di Perairan Muara Berau, 11 Orang DievakuasI
Bontang

Kapal Nelayan Bontang Tenggelam di Perairan Muara Berau, 11 Orang DievakuasI

25 Maret 2024, 14:00
Kronologi Nelayan Bontang 31 Jam Terombang-ambing usai Kapalnya Ditabrak Tanker di Perairan Kutim
Bontang

Kronologi Nelayan Bontang 31 Jam Terombang-ambing usai Kapalnya Ditabrak Tanker di Perairan Kutim

14 Oktober 2023, 17:07
Nelayan Bontang Terombang-ambing di Laut, Diduga Ditabrak Kapal Tanker
Bontang

Nelayan Bontang Terombang-ambing di Laut, Diduga Ditabrak Kapal Tanker

14 Oktober 2023, 12:14
Polisi Pastikan Tak Ada Orang Terdampar di Pulau Birah-Birahan
Kaltim

Polisi Pastikan Tak Ada Orang Terdampar di Pulau Birah-Birahan

22 Januari 2021, 08:00
Diduga Ada Orang Terdampar, Keberadaan Thaha Belum Diketahui
Bontang

Diduga Ada Orang Terdampar, Keberadaan Thaha Belum Diketahui

20 Januari 2021, 16:00
Pencarian Pemancing yang Hilang Terkendala Cuaca Buruk
Bontang

Pencarian Pemancing yang Hilang Resmi Dihentikan

19 Januari 2021, 17:28

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.