bontangpost.id – Pemancing Thaha yang dilaporkan hilang di perairan Telaga Serang, Bontang sejak Minggu (10/1/2021) lalu dikabarkan terdampar di perairan Pulau Birah-birahan, Kecamatan Sandaran, Kutai Timur. Pemancing asal Marangkayu itu dikabarkan ditemukan warga yang bermukim di pulau tersebut.
Kakak ipar korban, Musfahuddin menjelaskan, keluarga menerima kabar soal keberadaan Thaha pada Selasa (19/1/2021) sekira pukul 10.00 Wita. Nomor ponsel Musfahuddin yang dihubungi perdana.
“Iya itu saya yang dihubungi. Saya tidak tahu dapat nomor saya dari mana,” beber Musfahuddin kepada bontangpost.id, Rabu (20/1/2021) siang.
Menerima kabar itu, Musfahuddin lantas meminta si pemberi kabar mengirimkan gambar warga terdampar itu. Untuk memastikan, apakah itu benar Thaha atau bukan. Tapi pemberi kabar tak bisa mengirim gambar. Lantaran dia sendiri merupakan orang kedua yang mendapat informasi itu. Sementara orang pertama yang kabarnya menemukan Thaha di pulau Birah-birahan tak memiliki ponsel berkamera.
“Setelah dapat informasi, langsung disampaikan ke kami pihak keluarga,” bebernya.
Menerima informasi itu, pihak keluarga lantas berinisiatif mengirim beberapa orang ke Pulau Birah-birahan. Hingga keberangkatan itu, pihak keluarga sendiri belum bisa memastikan apakah orang yang terdampar itu benar Thaha.
“Ada 12 orang pakai dua kapal berangkat. Hari ini (Rabu) tambah satu kapal lagi,” bebernya.
Lanjutnya, pada Rabu malam keluarga yang diutus ke Pulau Birah-birahan terpaksa harus setop sementara di perairan Tanjung Pagar, Kecamatan Sandaran, Kutim. Pasalnya, cuaca sedang tak baik. Air pasang, kapal yang mereka tumpangi tak berani menembus Pulau Birah-birahan.
“Jadi berhenti dulu. Tadi pagi mulai lagi. Tapi sampai sekarang (Pukul 13.10 Wita) belum ada kabar,” bebernya.
Pencarian ke Pulau Birah-birahan itu baru melibatkan pihak keluarga Thaha saja. Lantaran mereka berangkat atas inisiatif sendiri. Namun keluarga telah menghubungi Basarnas Kutim dan Polairud untuk memberikan pendampingan.
“Sudah kami infokan. Semoga yang terdampar itu benar keluarga kami,” tandasnya. (*)







