• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tren Baru Penyelendupan Narkoba Lewat Jasa Ekspedisi

by Fitri Wahyuningsih
14 Januari 2021, 17:00
in Bontang, Kriminal
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost. id – Pekan lalu, Jumat (8/1/2021) publik heboh lantaran Sat Reskoba Polres Bontang mengagalkan peredaran nakotika. Narkotika jenis ganja seberat 235,4 gram yang dikirim dari Medan itu tiba di Bontang dengan menggunakan jasa ekspedisi.

Jauh sebelumnya, tepatnya pada Selasa (24/10/2020) polisi juga mengagalkan pengiriman paket sabu seberat 45 gram tujuan Bone, Sulawesi Selatan. Dari kejadian ini, dua tersangka diamankan.

Kasat Reskoba Polres Bontang Iptu Muhammmad Rakib Rais mengatakan, belakangan pengedar memanfaatkan jasa ekspedisi untuk menjalankan roda bisnis haram ini. Baik untuk memasok narkotika ke Bontang, atau mengirimnya keluar. Ini terjadi lantaran tak satupun perusahaan jasa ekspedisi yang beroperasi di Bontang memiliki alat pendeteksi barang alias x-ray.

Baca Juga:  15 Pil Ekstasi Ditemukan di Mobil Dinas, Kepala DPPR Balikpapan Diperiksa Polda Kaltim

“Ini sesuai hasil koordinasi dengan para penyedia jasa. Memang belum ada mesin x-ray, jadi itu yang dimanfaatkan para pengedar,” ujar Iptu Rakib.

Pengedar memilih jasa ekspedisi secara acak. Namun yang paling banyak digunakan ialah ekspedisi yang memanfaatkan transportasi darat dan laut untuk mengirimkan paket. “Sebab pengiriman melalui udara sangat mungkin terdeteksi x-ray ketika tiba di bandara,” bebernya.

Sementara, salah satu penyedia jasa pengiriman di Bontang mengakui jika belum memiliki alat pendeteksi. Supervisor J&T Bontang, Sandi mengatakan, lantaran harga alat pendeteksi cukup mahal. Sementara perusahaan belum sanggup melakukan pengadaan.

“Iya, setau saya, belum ada yang punya  mesin x-ray di Bontang. Termasuk tempat saya bekerja ini,” bebernya ketika ditemui di kantor J&T Bontang, Rabu (14/1/2021) siang.

Baca Juga:  2 Pekan Operasi Antik, 12 Pengedar Sabu Dibui

Untuk mendeteksi para pengirim barang ilegal, termasuk narkoba. Sandi mengungkapkan petugas hanya menganalisa gelagat pengirim ataupun penerima barang. Jika ada tindakan ataupun ekspresimencurigakan, petugas menyita dan memeriksa barang.

“Kalau memang barangnya ilegal kami tahan dan lansung koordinasi dengan pihak kepolisian,” pungkasnya. (*)

 

Tags: peredaran narkoba
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Berenang di Sungai, Anak 8 Tahun Diterkam Buaya

Next Post

Abon Ikan Tuna Kantongi SNI, Bukti Produk UMKM Bontang Berkualitas

Related Posts

Dibuntuti dari Berau, Pemuda Ditangkap di Kutim Bawa 2 Kilogram Sabu
Kriminal

Dibuntuti dari Berau, Pemuda Ditangkap di Kutim Bawa 2 Kilogram Sabu

9 Oktober 2026, 17:44
15 Pil Ekstasi Ditemukan di Mobil Dinas, Kepala DPPR Balikpapan Diperiksa Polda Kaltim
Kriminal

15 Pil Ekstasi Ditemukan di Mobil Dinas, Kepala DPPR Balikpapan Diperiksa Polda Kaltim

15 September 2026, 16:32
Bidan di Balikpapan Diduga Jadi Kurir 1 Kg Sabu, IRT Ikut Ditangkap Polisi
Kriminal

Bidan di Balikpapan Diduga Jadi Kurir 1 Kg Sabu, IRT Ikut Ditangkap Polisi

1 Agustus 2026, 14:11
21 Hari Operasi Antik, Polres Bontang Ungkap 16 Kasus dan Sita 49,94 Gram Sabu
Kriminal

21 Hari Operasi Antik, Polres Bontang Ungkap 16 Kasus dan Sita 49,94 Gram Sabu

31 Juli 2026, 14:25
Serang Polisi Pakai Parang Saat Dikepung di Samarinda, Bandar Narkoba Katingan Pembunuh 3 Anggota Polri Ditembak
Kriminal

Kabur ke Kaltim, Tiga Tersangka Pembunuhan Polisi Katingan Ditangkap di Jalan Poros Samarinda-Bontang

13 Juli 2026, 19:18
Polda Kaltim Tangkap Tiga Tersangka Pengedar Sabu di Loktuan Bontang
Kriminal

Polda Kaltim Tangkap Tiga Tersangka Pengedar Sabu di Loktuan Bontang

27 Juni 2026, 20:41

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.