• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Pemkot Dinilai Tak Serius dalam Penataan Kota

by Fitri Wahyuningsih
8 April 2021, 09:30
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Bakhtiar Wakkang minta pemkot serius dalam penataan kota, dengan menegakkan aturan tanpa tebang pilih. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Bakhtiar Wakkang minta pemkot serius dalam penataan kota, dengan menegakkan aturan tanpa tebang pilih. (Fitri Wahyuningsih/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang menilai pemerintah amburadul dalam menata kota. Aturan yang dibuatnya tidak ditegakkan. Kalau pun ditegakkan, cenderung tebang pilih. Azas keadilan diabaikan.

Sorotan tegas ini disampaikan Bakhtiar menyusul banyaknya aduan yang diterima dari masyarakat. Pun berdasarkan pantauan yang dilakukan langsung di lapangan.

Politikus NasDem itu menjelaskan, dirinya bingung dengan cara Pemkot Bontang menata kota. Ia menilai pemerintah tebang pilih dalam melaksanakan fungsinya sebagai pengayom masyarakat. Untuk memastikan masyarakat berada di jalur yang tepat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

”Jadi timbul pertanyaan dimana abainya mereka (pemerintah). Ada aturan yang sengaja tidak dilaksanakan dan ada juga yang tidak diketatkan. Apakah ini azas keadilan?” katanya ketika berbincang dengan bontangpost.id, Rabu (7/4/2021) sore.

Baca Juga:  Agus Haris Tolak Wajib Antigen dan PCR bagi Peserta SKD CPNS 2021

Dia memberi contoh ketidakadilan dan ketidakjelasan pemerintah. Pelaku usaha kuliner di Komplek Olahraga Taman Prestasi (atau Lang-Lang). Pemerintah mengatakan lokasi tersebut memang tidak diperuntukkan untuk wisata kuliner. Hanya untuk olahraga. Pedagang di sana pun tidak dalam pembinaan pemerintah.

”Tapi kenapa baru sekarang (dilarang)? Kenapa dulu mereka dibiarkan?” tanya Bakhtiar.

Bakhtiar tetap menuntut solusi pemerintah. Bagi para pedagang di Lang-Lang. Bukan membiarkan nasib mereka menggantung tak jelas. Penghidupan mereka sangat menggantung dari sana. Ada keluarga perlu diberi makan.

”Di mana lagi orang mau cari makan. Kalau nanti warga lari ke hal-hal negatif karena tuntutan ekonomi, seperti narkotika atau mencuri, pemerintah harus tanggungjawab itu,” tegasnya.

Sikap tak jelas dan tak konsisten pemerintah juga terlihat dengan keberadaan Pasar Seng di Tanjung Limau. Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bontang, hanya ada 3 pasar tradisional. Yakni Pasar Citra Mas Loktuan, Pasar Taman Rawa Indah, dan Pasar Telihan. Tidak ada Pasar Seng. Artinya, secara hukum ilegal.

Baca Juga:  BW Minta Kasus Penebangan Bakau Ilegal Diselidiki

”Tapi kan dibiarkan saja. Apakah itu azas keadilan?” kembali Bakhtiar menanyakan ketegasan pemerintah.

Dari kedua contoh diberikan, Bakhtiar menuntut pemerintah lekas mencarikan solusi. Ada solusi bagi pedagang di Lang-Lang. Ada juga solusi bagi pedagang Pasar Seng, agar mereka tidak melanggar regulasi ketika menjalankan aktivitasnya.

”Saya bicara dari sisi kemanusiaannya bahwa perlu ada solusi bagi mereka,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Plh Wali Kota Bontang Aji Erlynawati membantah jika pemerintah dikatakan tak serius alias amburadul dalam penataan kota.

Lapangan Lang-Lang yang sampai saat ini belum dibuka dikatakan Aji bagian dari instruksi pusat. Fasilitas olahraga menurutnya sampai saat ini masih tutup. Apalagi PPKM Mikro diperpanjang.

Baca Juga:  Lima Tokoh di Bontang Diusulkan Jadi Nama Jalan

“Lang-Lang itu bukan pusat kuliner, tapi pusat olahraga. Bukan tebang pilih, kami hanya buka tempat olahraga Sport Center, karena kepentingan pembinaan atlet, tidak untuk umum,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan pedagang kuliner di pusat olahraga Bessai Berinta memang hal bagus, dan berdampak baik bagi roda perekonomian. “Nanti akan ditata itu, sudah ada perencanaannya dengan teman-teman Dispopar,” bebernya.

Sementara perihal Pasar Seng. Aji menyebut, pemerintah tengah berupaya mencarikan solusi. “Harus bijak lah, banyak hal yang harus dipertimbangkan. Kami akan koordinasi bagaimana solusi terbaik dengan wali kota terpilih,” tandas wanita yang juga menjabat sebagai Sekkot Bontang ini. (*)

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Stadion Bessai Berinta Masih Ditutup, Taman Dibuka

Next Post

Belum Rampung, Pasar Sementara Citra Mas Sudah Diresmikan

Related Posts

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans
Bontang

Rusunawa Api-Api Bontang Perlu Fasilitas Kesehatan dan Kendaraan Ambulans

3 September 2025, 12:30
Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Bontang Minta Penghuni Rusunawa Jaga Kebersihan

29 Agustus 2025, 15:00
DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD
DPRD Bontang

DPRD Bontang Bakal Panggil Sekolah dan Disdik Soal Dugaan Kekerasan Guru SD

29 Agustus 2025, 11:53
Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026
DPRD Bontang

Komisi C DPRD Dorong Lanjutan Pembangunan Jalan Gotong Royong di 2026

29 Agustus 2025, 11:00
Proyek SDN 007 Bontang Utara Jadi Sorotan DPRD, Terlambat Lelang Dikhawatirkan Molor
DPRD Bontang

Komisi A DPRD Bontang Usul Operasi Timbang Serentak Dilaksanakan Berkala

29 Agustus 2025, 10:00
DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak
DPRD Bontang

DPRD Bontang Geram, Ornamen Kota di Simpang Ramayana Belum Satu Tahun Sudah Rusak

29 Agustus 2025, 08:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.