• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Agus Haris Tolak Wajib Antigen dan PCR bagi Peserta SKD CPNS 2021

by BontangPost
31 Agustus 2021, 13:03
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris (Nasrullah/bontangpost.id)

Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis sejumlah ketentuan yang wajib dilaksanakan oleh peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021. Yang dijadwalkan berlangsung 2 September mendatang. Karena digelar di tengah pandemi, sejumlah aturan terkait protokol kesehatan (prokes) diterapkan.

Dalam salah satu aturan itu disebutkan, seluruh peserta tes SKD CPNS 2021 wajib swab PCR atau rapid antigen dengan hasil negatif. Selain itu, khusus peserta CPNS 2021 dan PPPK non-Guru di Jawa, Madura dan Bali wajib sudah divaksin Covid-19 minimal dosis pertama.

Hal ini sebagaimana termaktub dalam rekomendasi Satgas Penanganan Covid-19 Nomor: B-115/KA SATGAS/PD.01.02/8/2021 tanggal 21 Agustus 2021 terkait permohonan izin pelaksanaan seleksi CASN 2021.

Baca Juga:  Kemarau Bikin Air Bontang Barat Menipis, DPRD Dorong Lahan Eks Galian C Dihijaukan

Dikonfirmasi, salah seorang staf di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang yang menolak disebutkan namanya mengatakan, aturan tersebut berlaku untuk penerimaan CPNS di tingkat pusat.

Saat ini BKPSDM Bontang masih bersiap menyambut SKD. Tapi ia enggan menyebut kapan persisnya. Bagaimana teknis, dan apa saja persyaratannya. Dengan alasan, aturan SKD CNPS di daerah belum diterbitkan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, karena digelar di tengah pandemi, kemungkinan besar seluruh peserta SKD CPNS 2021 di Bontang juga wajib PCR atau antigen dengan hasil negatif.

“Di daerah belum ada. Kami juga masih nunggu. Tapi kalau mau tanya itu bisa ke Kepala Badan saja. Kami tidak boleh statement, harus satu pintu,” ujarnya sebelum buru-buru menutup telepon, Senin (30/8/2021) siang.

Baca Juga:  Paripurna Pemberhentian Legislator PDIP Bontang Digelar Hari Ini

Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris menanggapi soal aturan SKD ini. Dia berpendapat, kewajiban mengantongi PCR atau antigen menurutnya sangat memberatkan peserta SKD. Dengan asumsi sebagian besar peserta adalah lulusan baru, atau orang yang belum bekerja, maka beban untuk membawa hasil tes cukup memberatkan dari sisi ekonomi.

Di masa pandemi ini, setiap orang menahan diri agar tak mengeluarkan rupiah untuk hal-hal di luar kebutuhan hidup mendasar, utamanya pangan. Sementara, untuk mengikuti satu kali tes antigen atau PCR mesti merogoh hingga ratusan rupiah.

“Okelah kalau pasti diterima. Ini kan belum. Rakyat sudah susah, dibuat makin susah. Bagi saya aturan ini tidak administratif sekali. Karena sebenarnya tidak ada dalam aturan CPNS yang tiap tahunnya berlaku,” beber politikus Gerindra ini, Senin (30/8/2021) siang.

Baca Juga:  Kursi Wakil Ketua DPRD Bontang Segera Terisi, Dua Nama Sudah Uji Kelayakan

Selain itu, ia juga mewanti-wanti bila Bontang hendak mengadopsi aturan wajib vaksin bagi peserta SKD CPNS 2021. Menurutnya, syarat ini mestinya tak diberlakukan di Bontang.

Realitas yang terjadi di lapangan, kebutuhan dan ketersediaan vaksin tak imbang. Lebih besar kebutuhan, sementara distribusi dari pemerintah pusat terbatas bahkan kerap terhambat.

“Kalau saya pribadi, jelas menolak dua persyaratan ini. Sangat memberatkan masyarakat,” tandasnya. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, 18 Narapidana Lapas Bontang Dipindah ke Samarinda

Next Post

Kasus Korupsi Jalan Bandara Rp 5,2 Miliar, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.