• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Kemarau Bikin Air Bontang Barat Menipis, DPRD Dorong Lahan Eks Galian C Dihijaukan

by Redaksi Bontang Post
20 Agustus 2026, 16:40
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kondisi kawasan Kampung Timur, Kelurahan Kanaan, pascalongsor akibat aktivitas galian C pada Januari 2026. (Nasrullah/Bontang Post)

Kondisi kawasan Kampung Timur, Kelurahan Kanaan, pascalongsor akibat aktivitas galian C pada Januari 2026. (Nasrullah/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air di wilayah Bontang Barat. Cadangan air bawah tanah di kawasan tersebut disebut telah turun hingga sekitar 50 persen.

Anggota DPRD Kota Bontang Joni Alla Padang menilai kondisi itu menjadi sinyal agar pemerintah segera membenahi kawasan yang berfungsi menyimpan dan menyerap air.

Joni mendorong agar lahan-lahan kritis menjadi prioritas dalam program penghijauan. Salah satu kawasan yang menurutnya perlu mendapat perhatian khusus ialah bekas galian C.

Ia meminta Pemkot Bontang mengarahkan kegiatan penanaman pohon secara lebih terfokus ke lokasi yang kondisi lingkungannya sudah rusak. Menurutnya, upaya tersebut lebih penting dibanding sekadar mengejar jumlah penanaman.

Baca Juga:  Hak Tenaga Kerja Masjid Terapung Selambai Diabaikan

Joni juga mengingatkan agar persoalan berkurangnya air tidak hanya dilihat dari sisi distribusi. Penanganan sumber masalah di kawasan resapan, kata dia, perlu dilakukan agar ketersediaan air dapat kembali terjaga.

“Sekarang tidak lagi saling menyalahkan. Pemkot Bontang segera buat instruksi. Sentralkan program penanaman pohon ke lahan eks galian C,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).

Menurut Joni, kawasan hutan lindung yang membentang hingga Bontang Lestari memiliki peran terhadap cadangan air Bontang Barat. Pembukaan lahan dalam skala besar dinilai dapat mengurangi kemampuan tanah menyerap air hujan.

Selain pemulihan lahan, ia menilai pembatasan distribusi air oleh Perumda Tirta Taman memang diperlukan ketika pasokan menurun. Namun langkah tersebut menurutnya hanya menjadi penanganan jangka pendek apabila tidak dibarengi perbaikan kondisi lingkungan.

Baca Juga:  Tangani Aduan Pesangon Karyawan, DPRD Dorong Pembayaran Sesuai Perjanjian Kerja

Joni turut menyoroti luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dikelola pemerintah daerah. Dalam pembahasan sebelumnya, RTH milik Pemkot Bontang disebut sekitar 9,3 persen dari wilayah daratan.

Menurutnya, kawasan perusahaan dan hutan mangrove juga dapat menjadi bagian dari sistem ruang hijau yang mendukung keseimbangan lingkungan.

Ia juga mendorong anggaran tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR lebih diarahkan untuk pemulihan kawasan hijau dan lahan kritis.

“Jangan tunggu krisis semakin parah. Anggaran CSR juga dipusatkan untuk pemulihan RTH. Kami yakin ini akan bermanfaat bagi generasi penerus,” terangnya.

Sementara itu, Perumda Tirta Taman telah memberlakukan pembatasan distribusi air bersih sejak Senin (17/8/2026). Kebijakan tersebut diambil setelah debit air baku turun akibat kemarau panjang.

Baca Juga:  Dewan Minta Penerima Insentif Guru di Bontang Diperluas

Pasokan di WTP Altra dan wilayah Bontang Barat dilaporkan berkurang sekitar 50 persen. Dampaknya, durasi aliran air kepada pelanggan harus dibagi berdasarkan kondisi wilayah. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gas 3 Kg Tembus Rp250 Ribu, Bupati Mahulu Ancam Pihak yang Mainkan Harga Saat Bencana

Next Post

Jargas Bertambah, Kuota Gas 3 Kilogram Bontang 2027 Dikurangi 2.644 Metrik Ton

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.